
Aku mulai memasak beberapa hidangan untuk makan siang aku dan Yoongi jika aku memiliki pelayan aku tidak akan susah - susah untuk membuat makanan untuknya tapi aku menyadari bahwa itu sudah menjadi kewajibanku sebagai seorang istri, setelah cukup lama memakan waktu aku pun selesai dengan masakanku
"apa aku memasak terlalu banyak...? gumam ku Yoongi pun turun dari kamar dan menghampiri ku didapur, Yoongi sedikit terkejut melihat hidangan yang aku buat "apa kau yang membuat semua ini? tanyanya " Nee.. jawabku sedikit dingin "kenapa kau membuat banyak sekali hidangan apa orang lain akan datang berkunjung disini... tanyanya " aniyo, aku hanya membuat ini semua karena aku tidak tau makanan apa yang kau suka jadi aku memutuskan untuk membuat semua hidangan yang aku tau... jawabku setelah jawabanku Yoongi tidak mengajukan pertanyaan lagi dan segera makan aku pun mulai makan juga aku sesekali melirik Yoongi untuk mengetahui apakah dia menyukai makanan yang aku buat, aku pun tidak melihat tanda-tanda keluhan dari Yoongi jadi aku beranggapan bahwa makanan yang aku buat rasanya cukup enak karena Yoongi memakannya dengan tenang, setelah selesai makan Yoongi membantuku menyimpan piring kotor di wastafel "kau tidak perlu melakukannya aku bisa sendiri... ucapku sambil membersihkan meja " hemm arasso... ucapnya sambil berjalan meninggalkan dapur dan naik ke lantai dua, aku pun melanjutkan membersihkan meja dan mencuci piring "haa masih banyak sisa ramyeon, ini bisa menjadi makan malam ku nanti... ucapku sambil menyimpannya setelah membersihkan dapur aku pun sekalian membersihkan seisi rumah mulai dari ruang tamu lalu menuju kamar " aigoo... ini cukup melelahkan... gumamku setelah selesai membersihkan kamar aku pun menuju ruang kerjaku dan Yoongi saat aku tiba di ruang kerja aku melihat Yoongi sedang berada di mejanya dan mengerjakan sesuatu, aku pun masuk dan mulai membersihkan ruang kerja saat aku sedang sibuk membersihkan tiba-tiba Yoongi menegurku "bisa kah kau bersih - bersih di tempat lain aku sedang tidak ingin diganggu... tanyanya, aku tidak peduli apa yang Yoongi katakan aku hanya makin menambah keraskan Volume penyedot debut yang aku pegang " aish.. ap yang wanita ini inginkan... gumamnya sambil mengambil lepton ya dan keluar dari ruang kerja, setelah melihat Yoongi keluar aku pun kembali mengecilkan Volume penyedot debunya "haa dasar.. kau fikir kenapa aku begini... gumamku sedikit kesal setelah beberapa jam aku pun selesai membersihkan seisi apartemen dan kemudian aku kembali ke kamarku " awww pinggang ku sakit sekali... gumamku sambil menegangkan badanku, aku melihat Yoongi berada di balkon jam menunjukkan Pukul 04:30 "apa aku harus membuat makan malam, tapi sisa ramyeon siang tadi masih banyak... gumamku " aissh kenapa kehidupan ku ini semakin rumit saja... ucapku aku pun memutuskan untuk membuat beberapa hidangan lagi dengan porsi yang sedikit, aku pun mulai memasak beberapa hidangan lagi, saat aku hampir selesai memasak tiba-tiba Yoongi turun mengunakan Jas "kau mau kemana?.. tanya ku " aku mau ketemu dengan Klein ku dan yah malam ini aku makan diluar... jawabnya sambil keluar berjalan keluar "aissh dasar pria aneh, setidaknya kau memberitahuku lebih awal dan aku tidak perlu membuat semua hidangan ini... ucapku kesal " kenapa dia sangat menyebalkan.... ucapku "mau ku apakan semua makanan ini... pikirku, aku pun mendapatkan ide cemerlang aku menyimpan semua makanan yang tadi aku buat di sebuah tempat - tempat kecil dan memasukannya dilemari es " hee kau ingin main-main denganku, baiklah mari kita bermain... gumamku sambil tersenyum licik, setelah itu aku kembali ke kamarku dan segera tidur tidak menunggu Yoongi pulang...
Pukul 06:30 di Seoul
Aku bangun cukup pagi dan melihat Yoongi masih tertidur disebelahku aku tidak tau semalam dia pulang jam berapa itu bukan urusanku, tanpa memperdulikannya aku pun segera kekamar mandi dan bersiap - siap untuk kekantor saat aku berjalan keluar kamar Yoongi masih belum bangun juga aku pun menuju dapur lalu membuat sandwich dan coklat panas buat sarapan, saat aku selesai menghabiskan sarapan ku aku tidak melihat Yoongi "apa dia masih tidur... ucapku " itu bukan urusanku lebih baik aku kekantor sekarang... ucapku sambil berjalan keluar dan meninggalkan apartemen
Aku pun tiba di perusahaan ku, aku melihat Namjoon berada didepan pintu sedang menungguku, aku pun masuk dan dia langsung menyambutku "Anyeong Haseyo Hwejangnim (Artinya adalah bapak/ ibu CEO) ... ucap Namjoon sambil mengambil jasku " chekkum (sebentar) kau tadi memanggilku Hwejangnim apa aku setua itu dimatamu... tanyaku sambil melotot ke Namjoon "Choesonghamnida (Mohon Ma'af) tapi saya harus mengunakan bahasa yang formal kepada Anda jika berada di kantor... jawabnya " haa tentu saja tapi jangan menyebutku Hwejangnim aku ini masih mudah dan yah jangan lupa kau lebih tua dari aku... ucapku "ba-baiklah Noona saya tidak akan mengulanginya lagi... ucapnya " haa apa jadwal ku hari ini... tanyaku sambil berjalan "anda ada miting sebentar lagi dengan Klein dari Inggris... jawabnya " apa semuanya sudah siap... tanya ku "ya semuanya sudah siap Noona... jawabnya " kalau begitu panggil semuanya kita akan memulai miting nya... ucapku "Baik Noona... ucapnya
Sementara ditempat lain
Yoongi masih tertidur lelap di kasurnya sampai dia terbangun karena mendengar suara henponnya dia pun mengulurkan tangannya sambil berusaha mengambil henponnya " ehmm ada apa?... Tanyaku Yoongi yang masih setengah sadar "kapten anda diminta untuk merbangkan roket sekarang juga... jawab orng di henpon " baiklah aku akan segera kesana... ucapnya dan menutup panggilan "ahh kenapa wanita itu tidak membangunkan ku... ucapnya sambil bergegas kekamar mandi dan bersiap - siap untuk pergi
Kembali ke kantor ku
Aku pun selesai dengan rapat ku itu berjalan dengan sangat baik tapi aku harus masih harus menandatangani beberapa berkas " hacci... ahh apa seseorang sedang membicarakan ku... ucapku sambil melap hidungku, setalah beberapa menit aku pun selesai menandatangani semua dokumen yang berada di meja kau "Biso Namjoon segera datang keruangan ku... ucapku, tak lama Namjoon pun datang dia mengetuk pintu dan segera masuk " apa ada yang bisa saya bantu Noona... ucapnya "apa sudah tidak ada lagi berkas yang perlu aku tanda tangani... tanyaku " semua berkas yang harus anda tanda tangani sudah berada di meja Noona semua... jawabnya, aku melihat jam ditanganku yang menunjukkan pukul 12:30 waktu makan siang "kalau begitu kajja(ayo pergi)... ucapku sambil berjalan " eodi(kemana)?... tanyanya "apa kau tidak ingin makan siang... tanyaku balik " ahh baiklah... jawabnya sambil berjalan mengikutiku, Aku dan Namjoon pun pergi kesalah satu restoran yang berada di dekat kantor ku, tentu saja Namjoon yang membawa mobilku, setalah Namjoon memarkir mobil kami berdua pun masuk kedalam restoran aku pun memesan kimchi dan Namjoon memesan Tteokbokki setelah makanannya sudah datang kami pun segera menyantapnya "ehmmm sudah lama sekali tidak makan tteokbokki di sini... ucap Namjoon sambil menikmati tteokbokki miliknya " oh ya YuRi apa kimchi nya juga masih sama seperti dulu... tanya Namjoon "Nee.... jawabku sambil terus makan " oh iya kenapa kau tidak makan siang dengan nampyeon (suami) mu... tanya Namjoon tetapi aku tidak memperdulikan pertanyaan yang diajukan Namjoon aku hanya terus melanjutkan memakan makananku "gwenchana?(apa kau baik-baik saja)... tanya Namjoon " eung (ya)... jawabku,kami pun selesai makan siang dan segera kembali kekantor...
aku berada diruangan sambil membaca beberapa buku "apa maksud pertanyaan Namjoon tadi... gumamku " apa aku tidak terlihat baik-baik dimatanya... gumamku, aku pun mengambil jaketku bersiap - siap untuk pergi, Namjoon yang melihatku keluar dari kantor lekas menyusulku "Apa anda ingin pulang?.... tanyanya " eung, wae-yo(kenapa)? apa ada dokumen yang harus aku tanda tangani lagi? tanyaku "ahh aniyo opsoyo (tidak ada)... jawabnya " kalau begitu aku pulang dulu... ucapku sambil masuk kedalam mobil dan pergi "apa dia sungguh baik-baik saja... gumam Namjoon
Tidak lama aku pun tiba di apartemen jam menunjukkan pukul 03:00 " apa aku harus membuat makan malam.. pikirku aku pun teringat tentang makanan yang kubuat semalam "tidak perlu, dia bisa memakan makanan semalam yang aku buat...gumamku aku pun memutuskan untuk tidak membuat makan malam, aku hanya pergi ke kamarku dan membersihkan badan ku setelah itu aku keruang kerja untuk mengerjakan sesuatu, Pukul 09:00 Yoongi pun pulang dan langsung naik kekamar untuk membersihkan badanya dan bersiap untuk makan malam tetapi sampainya dia didapur Yoongi tidak melihat satu masakan pun berada di atas meja makan " huff apa dia belum pulang... ucap Yoongi, saat Yoongi ingin mengecek ku diatas aku sudah berada di tangga "apa kau tidak membuat makan malam... tanya Yoongi "aku sudah membuatnya ada didalam Lemari pendingin kau tinggal memanaskannya... ucapku, sambil membuat coklat panas " panaskan untukku aku ingin makan... ucapnya "kau bisa memanaskannya sendiri aku sibuk... ucapku dan bersiap untuk kembali keruang kerja " apa kau lupa kau sekarang sudah menjadi istri seseorang... ucap Yoongi, langkah ku pun terhenti "kau seharusnya mengurus suami sebelum kau mengerjakan sesuatu, bukannya aku tidak bisa melakukan itu semua tetapi sebagai istri itu sudah menjadi kewajibanmu melayani suamimu.... ucap Yoongi " Jika kau maksud melayani mu seperti pelayan Mianhae (Maaf) aku tidak tertarik menjadi pelayan mu... ucapku sambil lanjut berjalan "haaa kenapa aku bisa menikahi Gadis seperti dia... ucap Yoongi, Yoongi pun memanaskan makanan yang ada di lemari pendingin dan memakannya
~Grub Chat~
❄apa kalian masih hidup?
❄kalau kalian masih hidup segera datang kesini bar xxxx
🐨kenapa tiba-tiba?
🐿Ah Mian aku tidak bisa datang
🐣Aku juga, aku sibuk
🐯begitu juga dengan ku
🐹aku juga ada pasien yang harus aku operasi
❄Namjoon?
🐨ah aku akan segera kesana!
setalah mengakhiri pesan chat aku pun bersiap-siap untuk keluar, Yoongi yang sedang makan melihatku berjalan keluar dari apartemen, saat itu dia ingin menghentikan ku tetapi dia membatalkan niatnya itu dan membiarkan aku meninggalkan apartemen...