my destiny its you

my destiny its you
part 4


akhirnya hari Sabtu pun tiba,hari ini adalah hari di mana akan diadakannya acara ulang tahun keponakan boy.Almira yang ke 3 THN acara akan di adakan di restoran cepat saji yg dekat dgn rumah boy dan org tuanya.hari itu boy berdandan sangat casual dgn jelana bahan kotak2 coklat pendek di padu dengan kaos putih ( tema ultha Almira utk keluarga mereka ) TDK lupa dgn jam tangannya di lengan kanannya serta memakai sepatu sport miliknya.parfum sudah menyerbak di baju serta tubuhnya..harum...setelah selesai dan merasa sudah sempurna boy keluar dari kamarnya.berlari kecil menuruni anak tangga.di bawah di ruang tamu SDH ramai,ada beberapa kerabat dan ketiga kakak kandungnya serta ibu dan ayahnya.


tangan boy tiba2 di tarik oleh putri,istrinya


" apaan c !!" kata boy dgn nada yg TDK suka sambil melepaskan pegangan tangan putri pada lengan nya.


putri yg terliaht sudah cantik,memakai dres di atas lutut dan berdandan dgn sangat cantik.


" aku nanti mau ambil seragam baru aku utk acara event besok,kamu GPP kan aku gak ikut acara sampai selesai ?" tanya putri boy yg hanya mengangguk lalu melangkah meninggalkan putri menghampiri dua kakak ipar laki2 nya.asik mengobrol sampai waktunya mereka siap memasukan semua kebutuhan ke dlm.mobil dan pergi ke Tempat acara.


15 kemudian mereka sampai di restoran cepat saji yg akan di jd kan tempat ulang tahun almira.sambil membawa beberapa kantong souvenir boy melangkah bareng dgn kedua suami dari kakak perempuannya.dia terlihat sibuk membantu tanpa dia sadar dia telah melewati sesosok perempuan yg selama ini dia nantikan kehadirannya.


sampai akhirnya boy sadar saat dia sedang menyusun souvenir dan beberapa hadiah yg SDH ada dari beberapa tamu,sementara kakak nya sibuk menemui tamu.boy melihat kak dini kak Dina dan kakak laki2 nya serta istrinya seperti memeluk sosok tamu perempuan dan knp tamu itu terlihat sangat di kerubuti oleh kakak kandungnya.Putri yg terlihat marah melihat sosok tamu yg sdg di peluk itu memilih utk menghampiri suaminya.tapi suaminya justru berjalan utk menghampiri ke kerumunan kakak kandungnya itu.


" mba dini,,semua udah w rapihin gantia ahh w PGN duduk " kata boy seranya menepok bahu kak dini.kak dini yg merasa kedatangan adiknya langsung menoleh cepat.


" hehe sorry yak,iya lu duduk dah gantian w mau cek semuanya..Rin w ke Sana dlu ya acara dah mau mulai soalnya !" kata Dini dan melepaskan gandengan dgn tamunya saat sosok kak dini melangkah menjauh dari tamunya barulah boy bisa melihat siapa tamu yang sejak tadi asik mendapat keramahan dairi ketiga kakak2 nya.tamu perempuan itu sangat cantik,memakai celana jeans sedikit sobek pada bagian lututnya dan memakai kemeja santai berwarna Biru muda seeasi dgn sepatu dan tas yg dia selempang kan di tubuhnya.rambutnya tergerai indah sebahu berawrna hitam pekat.wajahnya yg bersih dan terlihat sekali sangat terawat.boy terdiam saat kak Dina memanggilnya,boy masih belum sadar sampai akhirnya tangan kak Dina menyadarkannya " heeeeee lu diem ajah c,di sapa juga " kata kak Dina mengagetkan lamunanya yg sangat menakjubkan.


" i.i...iya mba kenapa?"


" hedehhhh ini Rina ngajak salaman lu diem ajah gimana c !" kata kak Dina.. boy merasa sangat malu,terlihat sekali dia tak bisa berkedip menatap Sosok perempuan di depannya.perlahan boy membalas jabatan tangan Rina sambil bilang " kamu apa kabar?sehat?" sapa boy


Rina tersenyum, " sehat boy " jwb nya simpel sambil melepaskan jabatan tangan mereka.


" kok Mikaila gak di ajak say?" kata Dina boy masih belum mau beranjak dri tempatnya yg sekarang hanya ada dia,kak Dina dan Rina.


" iya lagi liburan dia,,sama opa nya pulang kampung dlu katanya jadi aku ajah mba yg Dateng GPP kan hehe " jwb Rina tersenyum lagi.kak Dina melihat adiknya yg salah tingkah dan bingung langsung mencoba mencairkan suasana." Ayo Rin kita cari tempat duduk..ehhh lu ngapain Sono tuh lu Deket putri sama mukanya udh Kya mau melesak tuh " tunjuk mba Dina ke arah putri yg SDH duduk dgn beberapa keponakannya dan menatap marah ke arah boy dan Rina.boy hanya diam tak menggubris tatapan putri.


kak Dina dan Rina duduk di dekat jendela restoran tak jauh dari acara yg akan di mulai,lalu selanh berikutnya kak Dina meninggalkan Rina sendirian,karna kak Dina membantu dini adik ya yg menjadi tuan rumah.boy diam diam mencuri pandang ke arah Rina yg sedang mengobrol dan tertawa riang dgn Dewi keponakan boy anak dari kak dina.lalu di lihatnya putri menghampiri dirinya." sayang aku jalan dulunya takut kemalaman soalnya gak enak nanti sama Nita " kata putri,boy hanya diam lalu memalingkan wajah nya putri yg SDH paham langsung berlalu dan pamit dgn kedua mertuanya dan kakak iparnya.tapi tanggapan ketiga kakaknya boy justru sangat dingin dgn putri,mengingat bagaimana prilaku wanita itu kpd adiknya.dan saat itu Rina mengajak Dewi utk membeli minuman di sekitar mall yg ada dkt dgn restoran tempat kak dini mengadakan acara.


Dewi dan Rina berjalan menuju salah satu stand penjual minuman kekinian tiba tiba saja saat itu Dewi melihat sosok tantenya,putri istri dari om nya.karna Dewi tidak tahu kalao putri pamit terlebih dahulu.dewi menarik.lengan Rina mengajaknya diam2 mengikuti putri dari belakang,dan entah mengapa memang gelagat putri sangat mencurigakan.sesekali menoleh dan Dewi sesekali menyuruh Rina bersembunyi.sampai pada saat Dewi nekat mengangkat ponselnya,mengaktifkan vidionya.lalu mengarahkan ke arah putri yg berjalan sedikit berlali kecil keluar mall.dan benar saja sudah ada sosok lelaki yg menunggu putri di halte pria yg sama yg sempat ibunya ceritakan dan di tunjukan fotonya oleh om nya sendiri.rasa kesal dan emosi meluap putri langsung mengenakan jaket dan masker memakai helm dan naik ke atas motor cowok tersebut.lalu c cowok dgn santai memakai helmnya lalu menyalakan motor dan berlalu.


" Done !!!" kata putri sambil menunjukan wajah kesal.rina yg tidak paham ada apa hanya diam.lalu bertanya dgn bingung saat mereka kembali berjalan utk membeli minuman.


" ada apa dew?knp kamu sampai merekam seperti itu?itukan istrinya om boy?" kata Rina mereka sekarang sedang mengantri pemesanan minuman merek.


Dewi menggeleng dia sudah mengirim semua Vidio tadi ke grup keluarga dan Dewi sdg membaca beberapa chat dari ibu,ayah Tante dan nenek nya..sementara om nya sendiri enggan berkomentar.


" Tante putri selingkuh dari om Tan " kata Dewi seketika ada rasa iba dlm hati Rina,terkejut juga.


" gak ngerti kok bisa?tp msh tgl serumah?"


" kemarin kakek minta om boy untuk memberikan kesempatan sama Tante putri tapi ya sekarang ajah masih begini,mereka tinggal satu atap tapi semenjak kejadian itu om boy tidur nya misah di kamar lain "


Rina terdiam entah apa yg ia rasakan saat ini,senyum tulus boy tadi PD nya bahkan rasa sesak saat melihat beberapa kerabat ataupun sahabat boy yg membagikan foto2 boy dan putri saat mereka menikah ataupun berbulan madu.rina terdiam mengingat rasa sesak itu,tp ia kembali diam dlm hatinya hanya berkata " itu pilihan terbaik dari ayahnya "