
boy merebahkan dirinya di sofa dekat jendela kamar Rina,dia masih memangku Rina dan terus menciumi wanitanya,ciuman itu turun ke leher dan boy memasukan tangannya ke dalam kaos putih polos Rina mengusap punggung Rina hingga membuat Rina mendesah,melepaskan kaitan bra di punggung rina.dengan sekali hentakan bra tersebut sudah lepas dan lolos dari tubuh Rina boy meremas gundukan nikmat milik Rina hingga membuat Rina mendesah kembali dan tangan Rina dengan cepat membuka kancing kemeja boy tanpa melepaskan ciuman mereka berdua.setelah kemeja sudah terlepas dari tubuh atletis boy dapat terlihat dada bidang boy dan perut sixpack nya..ohhh my God itu adalah hal yang paling di sukai oleh Rina..Rina mengusap perut itu dengan jari jemarinya.membuat boy menggeram dengan tatapan penuh gairah.
" you still like it beb?" bisik boy,dengan suara yang serak begitu seksi,Rina menciumi leher boy hingga menurun ke arah dadanya boy meremas rambut Rina,dia membiarkan Rina mengeskplor tubuhnya lalu rina membuka celana boy menurunkannya dan sudah terlihat junior boy yang memegang.tangan Rina dengan lembutnya mengusap junior boy membuat boy menggeram nikmat sambil mengusap pucuk kepala Rina sesekali boy meremas rambut hitam panjang Rina.
" you always know what l want baby " kata boy sambil menatap Rina yang asik memainkan junior boy dengan mulutnya.tapi hawa panas itu sudah tidak bisa di tahan oleh boy,boy pun langsung menarik tubuh Rina membuka celana pendek Rina melemparnya sembarang dan mengangkat Rina menuju tempat tidur.
Rina berbaring nyaman di atas tempat tidurnya sementara boy mulai memainkan bagian inti tubuh Rina dengan lembut,menjilatinya dan memasukan satu jarinya kedalam **** Rina.satu desahan lolos lagi dari bibir Rina,sementara satu tangan boy lagi,asik memainkan pucuk gundukan kenyal Rina..
" oohhh boy " desah Rina merasakan sesuatu ingin keluar dari dlm tubuhnya.
" yup Beby keluarkan beb" bisik boy di telinga Rina,sementara jarinya masih asik memaju mundurkan di dlm lubang nikmat milik Rina..
" ahhhhh.......!!!!" desahan Rina berbarengan dengan cairan yang keluar dari dlm kemaluannya.boy tersenyum melihat pelepasan yang di terima Rina.
" you so hot Beby " kata boy menciumi wajah Rina leher dan menjilat gundukan kenyal milik Rina..Rina terus menggeliat nikmat saat merasakan boy mulai memasukan juniornya ke dalam lubang kenikmatan milik Rina.rina meremas rambut boy,merasakan kenikmatan yang sudah lama tidak ia rasakan.boy mulai menggoyangkan permainannya,membuat mereka berdua mendesah.
" Oohhh shit kamu selalu nikmat seperti ini " boy berkata dengan suara yang bergetar karna nikmatnya.rina mengusap wajah boy,menatapnya dengan penuh rasa sayang.boy pun merasakannya dia mulai menciumi lagi wanitanya dengan penuh rasa sayang.
" l love you Rina,,dan aku gak akan mau menukar rasa ini dengan apapun " kata boy menatap dalam mata rina.
" aku tunggu kamu untuk buktikan semua boy " jawab Rina sambil tersenyum menatap wajah boy manik mata mereka saling beradu boy semakin mempercepat permainannya sampai akhirnya dia mendapatkan pelepasannya.
setelah selesai boy berbaring di samping rina,menarik tubuh Rina untuk berada dalam pelukannya.
Rina tersenyum " belum saat nya boy,," jwb Rina " boy aku merasa bersalah melakukannya "
boy menatap Rina membalikan wajah Rina supaya bisa menatap dirinya.
" kalau mau di salahkan aku yang bersalah dan kamu tau Rina,hanya kamu wanita yang bisa membuat ku tegang walau hanya menatap mu,,itulah bahayanya dirimu " kata boy mencubit kecil hidung Rina.
" kenapa bisa begitu ?" tanya Rina
" karna hanya kamu yang selalu bisa menggigit junior ku lihat !" boy membuka selimut mereka berdua menunjukan kalau juniornya sudah siap untuk ronde kedua.rina terkekeh geli sambil mengusap wajah boy
" see !!" ledek boy mulai menciumi leher jenjang Rina yang wangi dengan aroma mawar.rina membalas godaan boy dengan mengusap usap perut boy yang sangat atletis
lalu boy menarik rina,menukar posisi mereka saat ini Rina yang ada di atas tubuhnya.rina tersenyum jahil dan mereka melanjutkan ronde kedua mereka.
✓✓ Kevin sudah tiba di Jakarta,bella membeli sebuah apartemen yang cukup mewah dan dekat dengan rumah Rina.
apartemen itu jaraknya tidak jauh dari rumah Rina di kawasan Jakarta selatan.kevin membuka pintu balkon kamarnya yang cukup luas dan bisa melihat seisi kota Jakarta dari atas balkonnya.udara malam terasa sejuk dan segar kevine mengeluarkan ponselnya dan menyalakannya terlihat foto Rina saat sedang tertawa bahagia,foto itu di ambil.kevin saat dia dan Rina masih menjadi sepasang kekasih.
" aku gak akan biarin siapa pun ganggu kamu sayang " kata kevin mengusap usap layar ponsel nya sambil tersenyum " l'am here dear "