my destiny its you

my destiny its you
part 11


matahari menyesap dalam tirai kamar Rina,entah kenapa rasanya hangat,rasanya bahagia.rina membuka matanya perlahan.di tatapnya wajah laki laki di sebelahnya,yang sedang memeluknya dengan poseseif.wajah boy yang tegas dan tertidur dengan lelap,wajahnya sudah mulai di tumbuhi rambut kecil2 yang membuat Rina selalu menyukainya.rina mengusap nya dengan penuh senyuman bahagia,


" aku rindu kamu Yank " kata Rina dalam hati


Rina berusaha bangun dari tidurnya,mencoba melepaskan pelukan boy,tapi pelukannya bertambah erat


" jgn pergi sayang " kata boy kedua matanya masih terpejam tapi merasakan Rina yang akan beranjak." kamu mau ke mana?"


" aku mau mandi kan kita mau jalan2 hari ini Yank,kamu lupa Keyla pasti udah gak sabar " jwb Rina sambil mengusap kepala lelaki yang begitu berarti dalam hidupnya.boy membuka matanya tersenyum manis kepada Rina,sebelum nya boy mengecup dulu bibir Rina " ayo " kaya boy lalu menggendong Rina masuk ke dalam kamar mandi " kita mandi bareng "


Rina tersenyum malu dalam dekapan boy menuju kamar mandi.


✓ Keyla tak hentinya tertawa ceria saat boy mengajak rina dan Keyla ke tempat tempat pariwisata di jogja.sampailah mereka di Malioboro tempat yang cukup ramai dan banyak pengunjungnya.rina tak lupa berbelanja beberapa oleh oleh utk para pekerja rumahnya dan beberapa karyawannya di kantor seperti sekretarisnya dan org kepercayaannya Ardy yang masih sepupu boy.boy mungkin belum tahu,kalau sepupunya menjadi bawahannya di kantor Rina.setelah asik berbelanja mereka mencari tempat makan karna tidak terasa sudah pukul 3 sore.


" key kebanyakan nyemil c,jadi gak mau makan kan ?" kata Rina karna Keyla menolak ikut makan,gadis kecil itu lebih memilih jus alpukat nya.


" hehe..sorry mama key tadi keasikan cemilin makan makanan di sini enak enak " kata key terkekeh lucu.


" yasudah GPP yang penting perut key kenyang kan?" kata boy yang sedang asik mengunyah bebek bakar nya.


" iya om..kenyang makasih ya om boy key seneng bgt " tawa Keyla membuat boy tersenyum lebih tulus lagi


Rina menggeleng geleng kepala nya terlihat sedikit kesal tapi mau gmn lagi,toh Keyla senang." boy " kata Rina , dia sudah menghabiskan makan khas jawanya garang asam.


" hmm kenapa Rin?"


" kamu tau Ardy?" tanya Rina


boy sedikit mengkerutkan keningnya seperti sedang berfikir, " Ardy yang mana?"


" sepupu kamu " jwb Rina


" ohhh kenapa dia ?"


" dia bekerja di kantor ku " jwb Rina alhasil membuat boy menganga bingung.


" sejak kapan?"


" hampir 1 tahun lebih," jwb Rina


boy sedikit terkejut,pasalnya dia sama sekali tidak pernah di beritahu Ardy kalau ternyata sepupunya itu bekerja dgn mantan nya lebih tepatnya LG mantan calon istrinya itu. " jangan mikir gimana gimana ke Ardy ya,dia hanya jalanin tugas dan janjinya ke aku,untuk gak kasih tau ke kamu ataupun keluarga kamu kalau dia kerja sama aku " kata Rina,seolah tau pikiran boy.


" tapi hebat juga dia,sampai bener2 gak pernah bahas kamu ke aku " kata boy


" iya aku yang minta " jwb Rina," yah selama ini pun Ardy kasih semangat ke aku,apalg waktu kamu " kata kata Rina terhenti,terasa sakit jika membahasnya boy yang menyadari itu memutuskan utk mengalihkan pembicaraan nya.akhirnya makanan pun sudah selesai di santap,perut sudah cukup kenyang,Rina dan boy memutuskan utk kembali ke hotel.keyla tertidur pulas dalam mobil menuju hotel.sesampainya di hotel,boy menggendong keyla,gadis kecil itu terlihat lelah,tapi sejak pergi tadi tak henti hentinya dia tersenyum bahagia.menurit Keyla jarang sekali bisa menghabiskan waktu dengan sang mama seperti ini.boy sudah menidurkan key di kamarnya,lalu Rina menggantikan pakaian Keyla yang masih terlihat setengah tertidur.setelah selesai Rina dan boy meninggalkan Keyla dan dini di dlm kamar.rina masuk ke dlm kamarnya begitu juga dengan boy yang kamarnya ada di samping kamar Rina.


" thanks ya do,, setelah pulang dari Jogja w temuin lu " kata boy


" ooh Edo !" kata Rina dalam hati


" iya bukti kan udh ada di hp w dan hp ponakan w Dewi,w juga SDH hub Dewi,supaya dia gak hapus juga semua,karna takutnya Dewi jadi saksi walau Dewi sudah kirim Vidio itu ke w juga." kata boy terlihat berbicara serius dengan sahabatnya itu.tapi tiba tiba dia melihat Rina yang berdiri di depan pintu.rina yang sadar boy melihatnya langsung terkejut boy menghampiri Rina,menarik lembut tangan wanita itu menuju masuk ke dalam kamarnya,boy masih menerima telpon dari edo.terlihat masing mendengarkan setiap ucapan Edo di sana.


" kurang apaan lagi do?" tanya boy


" ____ "


" sipp Senin malem kita ketemu ya " kata boy lagi dan tak lama dia menutup ponselnya.menatap Rina yang masih duduk di sebelah nya,boy menggenggam tangan Rina,mencium nya lalu mengusap wajah wanita yang sudah la sekali dia harapkan.


" sabar ya sayang..aku lagi berusaha menyelesaikan semuanya " kata boy


" kamu yakin kalau semua ini benar boy ?" tanya Rina,kali ini ada sedikit ragu dan bingung dlm pertanyaannya boy kembali memperdalam genggaman tangannya.menata Rina dengan tatapan yang yakin " apa aku salah berjuang untuk kamu lagi?apa aku salah ingin pergi dari wanita yang bahkan terus menerus main belakang dengan ku?"


Rina terdiam akan jawaban boy,tapi entah kenapa dia pun bingung harus bagaimana.satu sisi apa pun yang boy katakan benar,mau itu laki laki ataupun perempuan jika pasangan kita sudah berani main api di belakang kita.pasti kita akan sakit utk apa bertahan jika semuanya justru hanya menyakitkan.tapi di lain sisi pasti ada rasa kecewa dari org tuanya terutama ayahnya.


" sudah jangan banyak berfikir,cukup aku dan kamu hanya perlu semangatin aku tetap ada di sampingku. " kata boy


" gak bisa boy,salah kalo aku di samping kamu,apalg kalau kamu sedang melakukan gugatan ini aku gak mau nantinya justru malah aku yang kena imbasnya " kata Rina,mencoba menasehati boy " bisa bisa nanti malah kamu yang kena salahnya boy "


boy terlihat berfikir sejenak dan mencerna setiap perkataan rina.ada benar nya juga,karn a boy tau Rina lebih berpengalaman.


" ok aku mau ikutin semua kemauan kamu asal kamu ttp di samping aku,gak perlu org lain tau cukup beberapa tmn dekat kita ajah " jwb boy.rina pun mengangguk setuju lalu dia menyuruh boy utk mandi dan ganti baju karna nanti malam mereka akan malam bersama.


✓ setelah selesai makan malam boy dan Rina mengajak Keyla berkeliling lagi,malam hari di kota Jogja sangatlah indah,banyak makanan dan jajanan yang jarang di temui di ibukota.bahkan mereka sempat menaiki mobil mobilan yang menyala berkeliling kota Malioboro sambil tertawa bersama.berfoto dan kembali makan.


tepat pukul 9.30 malam barulah mereka kembali ke hotel,Keyla yg sudah tertidur pulas pun di gantikan dlu pakaian nya oleh Rina dengan pakaian tidur.lalu setelah nya boy mengajak Rina mencari angkringan yang tidak jauh dari hotel.mengajak Rina makan di angkringan sambil mengenang masa2 dulu mereka berpacaran.saat sedang asik ngobrol boy tiba2 mengeluarkan sesuatu dari dalam dompetnya.


" kamu tau gak,dulu waktu aku sudah mulai.kerja aku belajar menabung " kata boy masih menatap dompetnya," waktu aku akhirnya harus menikah dengan putri aku sempat down,dan membuat ku boros.tapi untunganya Edo selalu semangatin aku lagi mengajak aku sadar kalau semua hal yang aku lakukan hanya buang buang waktu " kata boy menjelaskan.rina masih berusaha mengerti akan tujuan dari semua ucapan boy.


" lalu akhirnya aku lanjutkan kembali utk mengingat kamu,walau harus selalu sakit dengan keadaan aku yang di permainkan sama putri,tapi Edo, William dan Adrian selalu bilang utk ingat kamu,ingat saja kalo suatu saat akan ada hari di mana aku pasti bisa ketemu kamu lagi dan jika saat itu sudah ada berikan dia yang terbaik "boy menjelaskan sambil menggenggam jemari Rina,mengecupnya dan melanjutkan kata katanya." sekarang aku pingin kamu terima ya " kata boy mengeluarkan sesuatu dari dalam dompetnya.sesuat di taruh di dlm sebuah plastik kecil,terlihat berkilau ada surat juga di dlm plastiknya " ini tabungan aku,aku kumpulin sejak aku mulai kerja,dan sempat gak pingin LG saat kamu ninggalin aku tapi pada akhirnya aku mulai lagi dan sekarang sudah waktu ya aku kasih ke kamu " kata boy mengeluarkan cincin yang indah itu dengan mata satu yang menyilaukan " ini belum besar krat nya tapi ini yang aku simpan selama ini utk kamu, ini harapan aku yang selalu aku simpan " boy memakaikan cincin indah itu di jemari manis Rina. Rina masih bingung,tapi entah kenapa matanya mulai berkabut dan rasanya panas.dan air matanya jatuh tepat saat boy menatapnya.rina bingung kenapa laki laki ini sangat yakin pada pemikiran nya,bagaimana bisa ada laki laki yang begitu sabar menunggu padahal dia tau resiko nya seperti apa.bagaima bisa ada laki laki yang rela fokus pada bayangan yang mungkin tidak akan kembali padanya


" kenapa ?" tiba tiba perkataan itu keluar dari bibir Rina


" karna aku yakin thats your my destiny " jwb boy mengusap wajah Rina dengan lembut menghapus air matanya dan mengecup keningnya " aku yakin ujian ku hak mudah tapi aku yakin aku bisa, please jangan pergi lagi ya " kata boy..hati Rina meleleh mendengarnya tapi tiba tiba dia teringat bagaimana dlu dia harus menyerah karna keadaan yang begitu menekannya.dan kejadia di mana dia harus mengalah akan semua keadaan.hinaan yang org tua boy katakan untuknya.seolah semuanya terngiang kembali.


" lupain yang dulu kasih aku kesempatan Rin " kata boy.


" tapi aku akan tetap menunggu semua masalah kamu selesai,sampai semua selesai baru aku akan bisa Nerima kamu seperti di untuk sementara jangan terlalu sering ketemu aku karna aku gak mau karna hubungan kita justru akan membuat kamu nanti jadi rumit utk masalah kamu dan putri " jawab Rina menjelaskan secara detail.


boy mengangguk setuju Rina pun akhirnya menerima cincin pemberian boy,walau dengan sedikit perdebatan.dan tidak lama akhirnya mereka berdua tertidur di kamar hotel masing masing.