
Saat Rina,boy,Keyla,pak Juna dan Dini ( salah satu pengawal / penjaga wanita khusus utk Keyla ) sampai di kota gudeg itu.mereka langsung menyambangi tempat mereka akan bermalam di sana.hotel yg masih merupakan salah satu hotel yg di bangun oleh ayahnya Rina,dan di kelola sangat baik olehnya.menjadikan hotel tersebut menjadi hotel bintang lima di daerah jogja.mereka menempati kamar masing,sementara Keyla dengan dini,boy di kamar sendiri begitu juga Rina dan pak juna.tak lama mereka menaruh koper2 mereka langsung saja Keyla meminta di ajak jalan2 keliling kota Jogja,tak sampai di situ mereka menikmati suasana dan kenyamanan kota Jogja saat sudah mulai menjelang malam hari.
" makasih ya mama sama om boy,Keyla suka banget " kata Keyla saat mereka sudah kembali ke hotel utk makan malam." besok kita jalan2 lagi ya key,mau ke tempat lain mah "
Rina tersenyum senang melihat putrinya bahagia,karna memang jarang sekali Rina menghabiskan waktunya bersama.
" besok kita ke Malioboro oke sayang " kata boy mengusap lembut kepala Keyla.
" ok om "
" malam ini kita istirahat ya,kasian om boy tangannya kan baru di obati " kata Rina menyelesaikan makan malamnya,begitu juga dengan keyla.tak lama Keyla pun menghabiskan makan malamnya dan mereka kembali ke kamar masing2.rina menyempatkan diri mampir ke kamar Keyla dan dini.rina menemani Keyla utk tidur setelah Keyla sudah mulai mengantuk,Rina kembali ke kamar.rina meraih ponselnya dan menghubungi Evie sekretaris nya.
" Vie Senin aman kan kalo aku gak masuk " kata rina.
" aman Rin,tenang ajah gak ada hal yg mendesak banget kok " jwb Evie " dan w juga udh mulai mengecek semua jadwal lu,utk cuti yang lu minta secepatnya nanti lu dpt kabar untuk cuti lu Rin "
" makasih ya Vie,w pengen refresh otak w sumpek w " kata Rina " Vie nanti pas sudah ketemu di kantor w pengen cerita banyak sama loe "
" loe masih sama boy sekarang?" tanya Evie yang sudah tau sedikit hal yang terjadi dengan sahabat sekaligus bos nya.
" iya vie hati w galau bingung w jadinya " jwb Rina " kemarin malem pas masih di rumah boy telpon Edo dan temen2 nya buat bantu dia ngurus gugatan perceraian nya "
" ya kalo boy emang udh manteb biarin ajah Rin,w kan dari dulu cuma bisa ke loe,kalo loe berdua jodoh mau loe putus dan hilang seperti apa pun kalo dia udah di tulis utk lu pasti bakal balik lagi "
Rina menarik nafas dalam,memikirkan semuanya setelah tak lama menyelesaikan pembicaraan nya dengan Evie. terdengar suara ketukan PD pintu kamar nya,Rina membuka pintunya dan terlihat boy yang sedang berdiri di depan kamarnya.
" aku gak bisa tidur,banyak yang pengen aku obrolin " Rina pun mempersilahkan boy utk masuk ke dlm kamarnya.boy terlihat membawa sebuah minuman ringan dan cemilan.rina dan boy akhirnya duduk berdua di dlm kamar dekat jendela kamar terdapat sofa yang bisa memandang pemandangan indah kota Jogja di malam hari.pembicaraan pun di mulai dari hal yg ringan,mulai dari masalah kerjaan sampai masalah kehidupan Rina sehari hari.dan sampailah boy yang mulai membahas masalah mereka berdua.
" aku sudah mulai mengurus surat perceraian aku dan putri Senin ini Rin" kata boy dan matanya menatap sendu wajah Rina,manik mata mereka saling bertemu.rina melihat ada banyak keseriusan dari tatapan boy utk nya.
" aku gak mau tersiksa lagi dan gak mau kehilangan kamu lagi " kali ini boy mengenggam jari jemari Rina yg halus di kecupnya punggung tangan rina.membuat hari Rina terbesir rasa hangat dan tenang.entah kenapa jantung terasa berdetak sedikit cepat membuatnya bingung.
" kenapa cuma di cium tangan w ajah,w jadi salting begini " kata Rina dalam hati.
" tolong tunggu aku sebentar saja supaya aku selesain semua masalah aku dan aku gak mau kehilangan kamu lagi"
" aku gak perduli lagi,kali ini aku mau perjuangin kamu dan ku mohon tetaplah di samping aku saat aku sedang berjuang utk kamu Rin,jangan tiba tiba menghilang seperti dulu " jwb boy " kali ini ayah tidak akan banyak pilihan karna aku pun sudah berstatus sama dengan mu "
" kamu tau,dulu setelah kamu nikah baik Edo ataupun Willian suka tag foto pernikahan kamu,aku suka risih saat buka sosmed " kata Rina mencurahkan isi hatinya
" karna itu kamu blokir aku dan temen2 aku?" tanya boy
" termasuk semua keluarga kamu kec Dewi keponakan kamu " jwb Rina jujur " tapi aku seneng Dewi gak pernah tag foto,atau mungkin dia sembunyikan dari aku,yah aku gak tau tapi aku ngerasa di hargain karna jujur semua hal itu buat aku takut utk move on sampe akhirnya waktu itu papa deketin aku sama salah satu rekan bisnisnya namanya Darrel " tutur Rina,entah kenapa ada sedikit rasa cemburu dalam hati boy " gak pernah ada kata spesial antara aku sama dia,sampai akhirnya aku gak pernah lagi contak2 an sama dia dan dia sepertinya ngerasa gak ada kemajuan sama aku yg cuek jadi dia nyerah dan ilang ajah "
" aku tau waktu aku berhasil liat IG kamu,dan saat itu aku iseng mau starlking semua foto kamu sampe aku liat foto cwo yang kamu taq namanya Darrel Byrne Nicholas " kata boy dan membuat wajah Rina terkejut " aku liat foto itu dan aku iseng utk cari tau siapa cowo itu gak perlu lama utk liat gmn deketnya kamu sama dia sampe gak sadar tangan aku kebakar sama rokok aku sendiri " boy menunjukan jari telunjuk dan jari tengah nya yg terkena sundutan rokok saking asiknya dia menatap foto2 mantan pacarnya itu dengan laki laki lain.rina menatap luka itu,entah kenapa ada rasa bahagia dan tak tega saat melihatnya.bahagia karna ternyata boy masih cemburu melihatnya dgn laki laki lain.
" dan kamu gak tau down nya aku waktu liat foto nikah kamu " sahut Rina tersenyum pahit
" pernikahan yg di paksakan atas kehendak org lain itu gak nikmat " kata boy mengusap pucuk kepala Rina dan Rina baru sadar kalau boy skrng sudah duduk lebih dekat dengannya." aku gak pernah mau di sentuh putri,aku gak pernah juga mau sentuh dia,apalagi saat aku tau gimana kelakuan dia di luar sama laki laki lain "
" apa saat ini aku salah duduk di sini sama kamu?" tanya Rina tiba tiba,membuat boy menatap dalam manik mata Rina yg kecoklatan indah.boy mengusap lembut wajah Rina,membuat Rina merinding dan merasakan desiran hangat dalam hatinya.kedua nya saling menatap mencari kenyamanan dalam mata mereka masing masing.sampai akhirnya boy mengecup lembut bibir Rina,bibir wanita yg selama ini dia rindukan,dia dambakan bahkan bibir yg tidak bisa membuatnya berpaling.kecupan itu semakin dalam,dalam dan penuh perasaan.kedua pasangan yang sudah lama menahan rasa rindu,sakit kali ini sudah bertemu dalam dekapan yg hangat.
boy melepas ciumannya,menatap wajah Rina kening mereka saling menempel hingga hidung mereka pun ikut berdekatan.mereka bisa merasakan nafas mereka berdua,hangat dan menggebu
" please jangan pergi lagi,izinin aku berjuang sekali lagi aku cuma mau kamu dalam hidup aku please " kata boy,suara yang serak itu bagaikan mantra dlm telinga Rina merasuk ke hati nya dan jantungan ya yg sudah berdebar
" aku takut boy,takut aku kalah lagi sama perasaan aku kaya dulu " jwb Rina air matanya terjatuh di pipinya.dengan lembut boy mengusap pipi Rina,yg sudah merona
" percaya sama aku, please aku gak mau kehilangan kamu lagi " kali ini boy langsun mencium Rina,memeluknya dgn pelukan yang penuh hasrat,Rina pun membalasnya.boy terus menciumnya,memainkan lidah mereka sampai tak terasa boy mengangkat Rina utk pindah ke atas kasurnya tanpa melepaskan ciuman mereka.ciuman boy turun ke leher Rina yg wangi,wangi yang selalu dia rasakan setiap kali berada di dekat wanita itu.rina pun mendesah saat tangan boy masuk ke dalam kaos oblong nya yg sedikit besar tanpa bra,boy mengusap payudarah Rina yg memang sudah berbeda,lebih padat dan berisi.desahan Rina terdengar lagi saat boy membuka kaos oblong Rina dan mengisap ujung payudara Rina yg ranum dan putih.jari yang satu lagi asik menggelitik perut Rina dengan lembut hingga menurun dan masuk ke dlm celana tidur Rina yang tipis.mengusap kepunyaan Rina " aahhhhhh " satu desahan lolos lagi dari mulut Rina
boy melepaskan pakaian nya bahkan rasanya dia sudah TDK merasakan sakit PD tangannya dirinya kembali mencium Rina menatap bahagia tubuh Rina yang terkena cahaya bulan dari balik jendel kamar mereka.
" kamu cantik dan indah " kata boy berbisik di telinga Rina,membuat Rina merasa geli tapi nikmat.boy melepaskan celana tidur Rina melemparnya sembarangan.rina yang masih menikmati setiap sentuhan yang boy berikan terlihat pasrah.boy mengecup paha dalam Rina yang putih mulus,terus sampai turun pada sisi sensitifnya,mengecupnya menjilatinya membuat Rina menikmatinya.mendesah dan mencekram kepala boy yang sudah mulai gondrong.sambil boy menjilati * nya tangan boy kembali *** payudara Rina membuat hal nikmat itu terasa sangat kuat dlm tubuh Rina,sesuatu yang ingin dia keluarkan.rina mencekram bahu boy,boy melepaskan permainannya di bawah sana kembali menjilati payudarah Rina dan tubuh Rina menegang ada sesuatu yang ingin sekali keluar dari sana dan " boyy ahhhh " Rina mendesah berbarengan dengan sesuatu yang nikmat yang keluar dari * nya.
" iya sayang " boy mengecup leher jenjang Rina yang wangi " aku belum apa2in kamu loh " kata boy tersenyum manis dan penuh hasrat .Rina menatap tubuh boy,yang lebih bidang ,lebih sixpack dan begitu sexy. boy membuka celana nya dengan cepat dan melemparnya entah kemana.di tatapnya wajah Rina yang sudah tak sabar,seolah berbicara utk segera di lanjutkan.perlahan boy mulai menyatukan kenikmatan mereka.rina mendesah menikmati setiap sensasi yang ada dalam dirinya. boy mulai bergerak sesuai irama nya,sambil mencium Rina dan memainkan payudarah nya yang menggoda.boy mengganti posisi,sekarang posisi Rina membelakangi boy dan boy memasukan lagi dari belakang.rina *** ujung besi tempat tidurnya.
" kamu tau,kamu itu candu ku,kamu itu kenikmatan ku " kata boy sambil menghirup aroma tubuh Rina yang begitu wangi dan mulus.boy mulai mempercepat nya sampai akhirnya boy pun mendapatkan pelepasan dengan erangan sambil menyebut nama Rina berkali kali.
akhirnya Rina dan boy merebahkan diri mereka di atas kasur,boy mengusap rambut Rina yang sedikit berantakan menutupi wajah cantiknya.rina tersenyum dlm lelah dan nikmat boy mendekat dan mencium keningnya " l love you Yank " kata boy lalu menarik selimut menutup tubuh Rina yang dengan segera di peluk erat oleh boy.boy dan Rina tertidur dalam kebahagian,rindu mereka terbalas entah apa yang mereka lakukan yang jelas saat ini yang mereka tau adalah melepas segala rindu.