
pagi ini tangan boy menggenggam erat handphone milik putri,perempuan yg sudah dia nikahin atas pilihan sang ayah.dalam handphone itu terlihat chat putri dgn seorang laki2 yg boy tau adalah mantan kekasih putri.chat yg begitu menyakitkan percakapan mesrah dan kata2 yg begitu Mesum menurut pikiran seorang boy yg notabennya adalah seorang suami dri putri wanita yg SDH menjadi istrinya sekitar 2 THN.
[ sayang apa kamu puas semalem sama aku ] chat dri Dion mantan Putri.
[ hihihi kami selalu hebat nie ] blz putri tak kalah romantis.
Emosi SDH TDK bisa ia bendung dengan geram Boy melangkah keluar dari dlm kamarnya dia turun dari lantai atas menuju ruang keluarga.melangkahkan kaki di tangga dgn sedikit berlari ingin segera menemui sosok ayah dan ibunya.dan saat boy masuk ke dlm ruang keluarga ternyata sudah ada dua org kakak perempuan boy yg sedang berkunjung ke rmh org tua mereka yg boy tempati saat ini.
Dengan geram boy meletakan hp milik putri di atas meja tepat di hadapan sang ayah.
" baca yah ini wanita pilihan ayah utk boy "
dengan bingung ibu,ayah serta dua org kakak perempuan boy menatap boy yg wajahnya sudah terlihat ingin meledak.
langsung di ambil hp milik putri oleh kakak perempuan nya yg bernama Dina.Dina membuka slide kunci dri hp milik adik iparnya itu.saat menatap hp itu mata Dina langsung membulat menatap bergantian dri hp,ke kedua org tuanya lalu ke adik laki lakinya.
" Ahh Gokil " saut Dina terkejut
lalu Dini kakak perempuan boy yg satu LG merampasnya dri tangan Dina membaca pesan chat panas adik iparnya itu.Dini menutup mulutnya
" Kok bisa begitu chatnya "
tanpa banyak bicara dini menyerahkan hp itu kpd sang ayah,lalu ayah dan ibu membaca nya saling bertukar pandang bingung ingin berkata apa.
" tolong ayah yg urus menantu pilihan ayah boy gak Sudi " kata boy mengepal kedua telapak tangannya.
ayah yg bingung harus gmn dia mencoba meredakan emosi sang anak.
" sabar dlu boy,siapa tau ini chat becandaan doank " kata sang ayah " kamu kangan terlalu emosi "
" bagaimana tidak emosi,ayah tau itu chat sama siapa?itu Dion mantan Putri dan asal ayah tau Dion itu laki2 yg sudah mengambil keperawanan putri,putri menikah sama boy sudah gk perawan " Suaranya Boy mulai naik 1 oktaf " Dan ayah tau sakit semua ini salah ayah,yg selalu maksain kehendak sekarang ayah sendiri yg buat hancur hidup anak ayah "
sang ibu langsung berdiri dan mencoba menenangkan anak lakki2 nya.begitu juga dgn kedua kakak perempuannya.
" putri udh gak perawan boy?" Tanya Dina " lu yakin ?"
" dia ngaku setelah w sama dia tidur pas MLM pertama kami " boy duduk disamping dini sang kakak yg menyodorkan air putih supaya dia tenang " sebenarnya gak mau bilang karna boy fikir,gak akan ada kejadian ini boy mau Nerima semuanya.tp akhir2 ini boy sering dpt omongan dari beberapa temen di tempat putri kerja kalo putri sering di jemput sama cwo yg bukan suaminya" boy menghilang nafas berat mencoba menetralisir emosinya " sampe akhirnya boy liat pake mata kepala boy semalem,boy simpen fotonya boy sempet ikutin mereka sampe akhirnya boy liat cwo itu dgn jelas kalo ternyata cowo itu adalah Dion mantan Putri ,lalu pagi ini tanpa putri tau semalem boy udh bongkar semua hp putri gak ada chat putri sama dia semalem sampe akhirnya boy tidur dan pagi ini boy liat chat mereka "
Kakak perempuan Dina dan dini menatap sendu sang adik,entah kenapa mereka merasa iba,merasa marah mendengar semuanya.lali akhirnya ayah boy mau bicara lagi setelah mendengar semuanya
" yasudah nanti ayah bakal bicara sama putri dan ayahnya putri "
" boy capek yah,rasanya ngadepim hal seperti ini hanya akan buang2 waktu,karna sekali org berselingku akan trus melakukannya " jwb boy sambil mengusap wajahnya yg sangat kecewa.
" setuju w juga setuju sama omongan lu dek,Kya gak ada perempuan lain "
Boy berdiri dari duduknya mengambil helm yg ada di samping pintu ruang keluarga
" Memang gak ada perempuan lain yg sayang sama w mba,kecuali sahabat Lu " Boy memakai helm nya menunjuk kakak perempuan nya Dini. " Boy mau keluar pusing di rmh " langkah ya berlalu dgn rasa kecewa di dlm hatinya.
Dini menoleh ke arah ayah nya " Ini semua karna ayah terlalu maksain anak ayah sendiri kasian sekarang, Boy laki2 yah tp jd gak ada harga diri nya dapetin istri model begitu "
"aku apaan lagi yg di bicarain semua udah jelas" kata Dina membela sang adik
Dina dan dini akhirnya diam sambil menggerutu.mereka msh ingat betul bagaimana dlu boy sangat sayang dan berjuang utk Rina mantan kekasih boy yg singel parent,padahal walau Rina singel parent,tp Rina sangat menghargai Boy,laki2 yg baik dan mau menerima semua kekurangannya.sampai akhirnya ayahnya ayah boy menentang habis hubungan mereka dan memutuskan hubungan anaknya dgn Rina.Rina yg SDH TDK memiliki org tua berusaha sadar diri dan akhirnya pergi pelan2 dari kehidupan boy,meninggalkan luka cukup dalam utk Boy.rina pergi menjauh dan hilang bak di telan bumi.tapi diam2 Dinie masih berusaha mencari contak sahabatnya itu.walau bagaimana pun dini TDK mau kehilangan sahabat baiknya.
✓ Sepanjang perjalannya boy hanya berusaha fokus utk mengendarai motor besar nya,motor yg sama yg dulu sering dia pakai bersama Rina,entah kenapa dia tidak pernah mau memakai motor besar nya itu karna,terlalu banyak kenangan indah ya dengan Rina,sampai akhirnya dia membeli mobil utk dia pakai dgn putri.karna dia pikir dia mau memulai semua lembaran baru ya.tapi baru awal pernikahan saja putri SDH banyak mengecewakannya.dan semuanya dia pendam rapat2,tp pada akhirnya dia TDK kuat.
motornya berbelok ke arah sebuah caffe coffe yg cukup terkenal di ibukota.
memarkirkan motornya,melepas helmnya lalu masuk ke dlm..di dalam boy duduk termenung setelah memesan Coffe.Beberapa kali handphone nya bergetar boy sengaja TDK inginengangkatnya atau pun melihat siapa yg menelpon nya.
Boy diam dlm pikirannya,pikirannya yg jauh mengingat bagaimana dulu sikap Rina yg sangat setia padanya,walau Rina bukan gadis perawan tapi sikapnya yg setia,tulus,pekerja keras dan bisa mengisi semua kekurangan Boy yg dlu terkenal playboy.Rina mengubah hidup boy yg Acak jadul dgn pergaulan malamnya..
" Boy " suara cowok yg menegurnya membuyarkan semua lamunanya
boy menoleh ternyata yg datang adalah Andra sosok sahabat boy sejak duduk di bangku sekolah ( SMA ).Andra menghampiri boy,boy mengajak sahabat ya itu duduk.
" lu w TLP gak di angkat w kan mau mastiin lu dah Dateng belom " kata Andra sambil menatap wajah sahabatnya itu yg sepertinya TDK bersemangat " lu ngapa boy,abis wa w ngajak janjian di sini lu gak bisa di hub lagi?"
boy mengusap lagi wajahnya " pusing w ndra " jawab Boy.
" tadi w TLP ke rmh lu,tapi kayanya suara kakak lu mba Dina LG gak ramah dan w denger teriakan mba Dini juga "kata Andra.
menarik nafas panjang dan mengeluarkannya berharap rasa sesak di dadanya boy berkurang tp dia justru merasa lbh berat." W liat chat putri LG sama tuh cwo dan kali ini udah fatal bingung w ndra "
sahabatnya menepuk bahu boy,mencoba memahi setiap rasa kecewanya." Lu berhak bahagia boy "
" Orang yg buat w bahagia udah gak tau di mana Ndra " jwb Boy lirih.
" yaa cari yg lain " kaya Andra..menyeruput coffe milik boy karna dia belum aemoatesan coffe.
" Gak gampang Cuy,,hati w gak bisa berpaling w berusaha sama putri dari awal tp nyatanya usaha w sia2 malah dptin cwe tukang selingkuh " boy menjawab ketus.
" w pesen minuma dulu deh..aus w " kata andra berlalu dari tempat duduk dan menghampiri kasir.setelah selesai memesan minumannya.andar berjalan kembali ke tempat boy dan Andra duduk tadi.Andra meraih ponselnya dan benar saja saat dia menatap layar ponsel nama nama putri mengbang dlm layar ponselnya.Andra memperlihat kan ponselnya pada boy. boy paham maksud Andra " angkat ajah tp jgn Bilang lu lagi sama w "
Andra menekan tanda Hijau dlm layar ponselnya." yup putri kenapa?"
suara putri terdengar resah dan seperti org habis menangis " ndar boy ada sama lu gak ?"
" Lah w gak tau w,LG jalan sama temen2 kantor w "jwb Andra " emang ada apaan put??" tanya Andra seraya menatap boy yg sedang melamun keluar jendela Caffe.
" GPP ndra kalo lu ketemu dia suruh hub w yak,w TLP hp nya gak di angkat2 " kata putri
"Okay..nanti kalo ketemu w bilang " jawab Andra lalu mematikan panggilannya.
boy menoleh " pasti di rmh lagi rame,w jadi tambah males pulang ndra "
" Lu bisa nginep di apartemen w boy,nti w ajak tmn2 yg lain Kya William sama Edo." kata Andra.
boy mengangguk pasrah,Andra pun gak berani banyak bicara yg hanya akan membuat hati sahabatnya itu bertambah sakit.