
malam ini entah kenapa boy merasa tidak nyaman,dia terbangun sekitar pukul 2 malam.boy merasa sangat haus,dia mengambil air putih yang biasa dia taruh di dlm kamarnya.dia tuang dalam gelas lalu meminumnya hingga tandas,boy menatap gelasnya seperti heran kenapa bisa sehaus ini,apa karna tadi terlalu banyak meminum softdrink?.lalu boy kembali menarik selimutnya,tapi kenapa kepalanya jadi pusing,tambah pusing dan tubuhnya terasa panas,kok jadi panas dan bergairah begini.boy membuka kembali selimutnya,dia duduk bersandar di ujung tempat tidurnya.
" shit apa yang terjadi ini?" kata boy bingung
boy mengusap wajah ya,saat dia ingin menuangkan air putih LG di dlm gelasnya.tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.wajah boy sudah memerah menahan segala hal dlm dirinya, terutama hawa panas yang begitu menggairahkannya.boy menghampiri pintu kamarnya,saat pintunya di buka dia sempat terkejut.
" Rina " kata boy sambil memegang kepalanya yang terasa pusing,bahkan memusingkan karna ini sudah larut malam kok bisa ada Rina di rmhnya bahkan di kamarnya. " apa ini ?"
" kamu kenapa boy ?"
" oohh shit ada yang gak beres !" kata boy dlm hati." ada yg jebak w ini pasti. "
wanita itu masuk ke dlm kamar boy dengan menarik tangan boy lalu menutup pintu kamar.
" kamu kenapa boy?pusing?"
" iya sayang " suara boy terdengar serak,karna semuanya benar benar terlalu panas.tangan wanita itu meraba kepala boy mengusapnya lalu membelai wajah boy cukup dengan usapan pada wajahnya saja boy langsung bergairah lagi,di tambah wanita itu memakai pakaian tidur yang sangat sexy baju tidur yang transparant berwarna putih tanpa dalaman yang menutupi bagian payudarah nya.boy menelan Slavina nya berkali kali.
" istirahat lah boy " wanita itu mengajak boy berbaring di tempat tidurnya.boy menurut tapi hati ya masih bimbang siapa perempuan ini,kenapa bisa jadi rina.boy terus memegang kepalanya mencoba melawan hawa panasnya.wanita itu pun ikut berbaring di sampingnya sambil mengusap lembut kepala boy sementara tangannya yang lain membelai dada boy yang tidak memakai baju,karna boy memang terbiasa tidur tidak mengenakan pakaian.usapan lembut itu turun ke perut nya yang sixpack,mata boy terus ia pejamkan menahan semua gairahnya..sampai pada akhirnya wanita itu membisikan sesuatu di telinganya stop bukan bisikan tapi mendesah menyebut namanya.tanpa berfikir panjang boy menarik tengkuk leher wanita itu untuk mendekat padanya mereka berciuman dengan sangat panas.bergairah wanita itu menaiki tubuh boy mencoba mengambil alih permainan panas nya.boy bisa merasakan payudarah besar itu menempel pada dadanya yang polos.terasa empuk membuatnya panas dan dengan mudah boy membuka tali tipis baju tidur wanita itu menurunkannya dan meremas payudaranya membuat si pemilik mendesah nikmat.ciuman itu terus berlanjut sampai ke leher boy turun ke dadanya dan si wanita meremas * boy dengan lembut membuat boy meringis nikmat.boy menjambak rambut wanitanya lalu membalikan tubuh wanita itu hingga sekarang posisi mereka berbalik,boy terus menghisap payudaranya wanita itu,sementara tangannya yang satu asik bermain di bagian bawah si wanita,di masukan jari boy kebalik celana dalam tipis wanitanya,terasa hangat sekali,boy asik bermain di situ hingga membuat wanitanya terus menggeliat dan manggil namanya.ciuman boy turun ke bawah perut si wanita lalu boy melepaskan Celana dalam wanitanya melemparnya sembarangan.boy menciumi paham wanitanya dengan semangat lalu ciuman itu turun pada tubuh inti wanitanya,yang sudah basah,di ciumnya lalu dia mulai bermain lidah di sana, menjilatinya menikmati surga nya yang ingin dia miliki sekali.wanita itu tersenyum puas kembali mendesah saat salah satu tangan boy meras payudarah nya dan memainkan putingnya.wanita itu mengerang nikmat sambil mengusap kepala boy dengan lembut dan mendalam kannya seolah olah ingin boy terus bermain di situ.boy mengehentikan permainannya di bawah.lalu menciumi kembali perut wanitanya,dan menghisap payudarah wanitanya seperti sangat menikmatinya.saat boy memainkan ** wanitanya tiba tiba saja kepalanya terasa amat pusing membuat nya sangat terasa berat untuk melihat.dan boy sesekali memejamkan matanya hingga akhirnya boy benar benar terpejam dan berhenti menyandarkan kepalanya di atas tubuh wanita ya.
" boy " panggil wanita itu, " boy bangun kenapa berhenti "
boy tak mau bangun juga seperti ya dia sudah tertidur pulas.wanita itu terlihat kecewa tapi sedikit puas karna rencananya berjalan lancar bahkan dia dapat memiliki kesempatan untuk bermain main dengan laki laki tampan itu.
lalu wanita itu memindahkan tubuh boy untuk tidur di sebelahnya,lalu si wanita turun dari tempat tidur,menghampiri handphone nya yang ternyata ada di atas meja tv boy,tepat di depan tempat tidur boy.wajahnya tersenyum ceria saat melihat Vidio nya dengan boy berhasil dia rekam.lalu dia menyimpannya dan mematikan handphone nya meletakkannya kembali dan dia kembali tidur di samping boy.sebelum tidur wanita itu membuka celana pendek boy dan memperlihatkan kepemilikan boy,sedikit nakal dia mengusap nya tapi boy tidak bergeming tetap tidur,lalu wanita itu pun membuka pakaiannya melemparnya kesembarang tempat supaya terlihat sangat panas permainannya.lalu dia menaruh tangan boy di atas perutnya dan menarik sedikit tubuh boy dan boy pun berbalik menghadapnya walau matanya masih terpejam supaya nanti saat bangun seolah dia sedang berpelukan.
" mimpi indah beb " bisik putri tersenyum bahagia dan puas.
✓ Matahari sudah meninggi,mulai menyusuri tiap celah jendela kamar dan ruangan yang ada di dalam rumah keluarga boy.silaunya menyeruduk masuk ke dlm kamar boy hingga membangunkan boy dalam tidur lelapnya.boy mencoba membuka matanya perlahan,rasa pusing itu masih ada bahkan membuat keningnya berdenyut sakit.
" w butuh teh " kata boy,tapi dia merasakan sesuatu yang aneh seperti dia tidak sendiri di atas tempat tidurnya.saat boy menoleh
" Shit " seru ya ada putri yang sedang tertidur damai di sampingnya." apa yang kamu lakukan di sini " seru boy lagi dan membangunkan putri dari tidurnya,boy mengintip dirinya dari balik selimut.
" oohh no " katanya dia tak memakai pakaian sama sekali,sangat polos.dan dia menatap putri yang juga tidak berpakaian.
" Loe jebak w kan " seru boy lalu dia teringat tentang minuman itu minuman air putih yang semalam dia minum.
" boy kamu kok begitu,semalem kamu nafsu banget sama aku sampe kamu maksa aku untuk berhubungan sama kamu " kata putri seolah bersedih padahal dalam hatinya dia bersorak bahagia.
" gua ajah jiji sama loe,gak mungkin gua mau apalg sampai mau berhubungan badan sama loe " suara boy terdengar sini.tapi mau giman lagi dia lupa semuanya,benar benar lupa setelah dia merasakan pusing pada kepalanya dan hawa panas.
" GPP lah walau belum sempat di masukin tapi lumayan untuk bikin itu vewek mati berdiri liat nya nanti." kata putri dalam hati,dia tetap duduk manis di atas kasur untuk tetap menunggu boy keluar.
Lima menit kemudia boy keluar dari dlm kamar mandinya,dia mengenakan handuk menutupi bagian bawah tubuhnya.
" Loe jebak gue kan semalem " seru boy menunjuk putri dengan penuh amarah.
" kami kenapa c boy,udah berhasil nikmatin badan aku sekarang malah maki maki aku,emang aku serendah itu apa boy " jwb putri dengan wajahnya yang di buat buat sedih." kamu jahat banget boy "
boy sudah memakai pakaiannya di kamar mandi dan keluar lagi lalu melempar putri dengan baju tidur nya sendiri.
" loe perempuan licik,gua tau loe jebak w semalem,pakai baju loe dan keluar dari sini kalo gak gue bunuh loe " teriak boy,saat putri bangun untuk memakai baju tidurnya pintu kamar boy terbuka dan mba dini berteriak kaget saat menemukan putri yang tidak berpakaian di dlm kamar adiknya.dia menutup mulutnya untuk menahan teriakan berikutnya.boy langsung menghampiri mba nya itu dan mengajaknya masuk ke dlm lalu meneriaki putri lagi untuk memakai pakaiannya dan pergi dari kamarnya.
setelah putri memakai pakaiannya putri melangkah pergi tapi saat mata dia dan mata mba dini bertemu,putri menyunggingkan senyum licik nya.membuat perasaan mba dini emosi dan curiga.
" Loe kenapa boy jelasin sekarang !" kata mba dini,nada suaranya menahan segala amarahnya dan keterkejutannya.
boy langsung duduh lemas di kasurnya,megang kepalanya dan mengusap keningnya.
" w di jebak mba " jwb boy kepalanya masih terasa pusing " bener kata rina kalao wanita itu merencanakan sesuatu "
mba dini menghampiri adiknya yang sedang kalut,bingung dan terkejut.walau dia pun merasa sama terkejutnya,tapi mba dini masih bisa mengontrol dirinya.mba dini menuangkan air putih yang ada di kamar boy dan memberikan nya pada boy." minumlah biar kamu bisa sedikit tenang " mba dini menyodorkan gelas berisi air putih itu pada adiknya,boy menatap gelas itu tapi tidak menerimanya melainkan menatap lekat lekat gelas berisi air putih itu.tiba tiba saja dia teringat akan sesuatu setelah dia menatap gelas itu.
" jangan mba,tolong masukan kembali air nya ke dlm picers tadi w mau periksa air ini " mba dini hanya menurut dan menatap bingung adiknya.lalu boy mengambil ponselnya dan menelpon salah satu temannya.
" Will " Kata boy cepat saat telpon nya sudah di jwb oleh William.
" ada apa boy "
" bisa tolong bantu w ke lab,utk periksa air yang bikin w gila ini "
" tunggu tunggu jelasin yang bener gue jadi gak ngerti " kata William dia sedang menutup pintu ruang kerjanya
" ceritanya panjang nanti kalo ketemu w ceritain tapi tolong w butuh bantuan loe banget w pengen loe cek di lab air minum gue "
akhirnya William tak mau banyak tanya lagi, boy minta tolong pada mba dini untuk di carikan pelastik putih kecil atau botol minuman untuk membawa air yang dia curigai.
setelah semua di rasa sudah selesai boy berpamitan pada kakak nya dan langsung menuju rumah sakit tempat William hari ini bekerja.