Jeanne Aleeza

Jeanne Aleeza
Aku gagal menghentikannya


Ketika hari mulai sore Jea berkemas-kemas untuk segera pulang kerumahnya. Takutnya Papanya akan mencarinya dan berpikiran yang tidak-tidak. Jea melangkah keluar dari gedung Toko itu. "Tadi siang cuacanya begitu cerah, dan saat ini mengapa cuacanya berubah drastis menjadi mendung! sepertinya akan turun hujan." Tanyanya dalam hati.


Suara klakson mobil pas berhenti dihadapannya. Seorang lelaki berkacamata hitam dengan tubuh yang tegap.


"Maaf Mbak! apa Shasa masih didalam?" Tanya leleki itu


"Oh Shasa! Masih ada didalam mungkin sebentar lagi akan keluar." Jawab Jea


"Hallo Sayang? Tumben bangat jemput aku?" Suara Shasa dibalik pintu ruangan Toko itu.


Oh jadi ini pacar Shasa! Batin Jea


"Jea aku pamit duluan!" Kata Shasa


Setelah Shasa pamit satu persatu para karyawan ditempat itu semakin sedikit. Namun Jea masih saja berada ditempat itu sembari menunggu taksi yang melintas di jalan itu.


Tiba-tiba tetesan-tetesan air mulai jatuh dari atas. Menandakan hujan betul-betul turun.


Jea terpaksa memilih untuk duduk di bangku luar toko itu. Belum beberapa menit Jea duduk di bangku itu, tiba-tiba Deonal datang kearahnya. Tanpa basa-basi Deonal langsung ikut duduk bersama Jea dibangku itu.


"Oh my God! Apa aku harus ngomong duluan. Tapi aku bingung ngomongnya harus mulai dari mana." Guman Jea


"Kok tiba-tiba aku nervous duduk berdua dengan wanita ini!" Batin Deonal.


"Heii Alee?? Kok masih duduk disini?" Tanya Deonal sengaja untuk menghilangkan rasa nervous nya.


"Terus aku harus duduk dimana Tuan, kan bangku yang berada diluar hanya ini?" Kata Jea yang bingung


"Kenapa tidak langsung pulang? atau lho sengaja." Kata Deonal


"Tuan tidak lihat yah, sekarang kan masih hujan. Apa Tuan tidak dengar suara rintihan hujan ini?" Kata Jea


Astaga!! Kok aku sendiri tidak sadar yahh, kalau sekarang itu hujan." Guman Deonal


"Tuan sendiri ngapain duduk di bangku ini, kenapa belum pulang?" Tanya Jea balik


Aku harus jawab apa, aku juga bingung kenapa aku harus duduk di bangku ini. Guman Deonal sambil memikirkan jawaban yang akan dikeluarkannya.


"Lho tidak tahu yah? Sekarang itu hujan?" Kata Deonal mengelak


"Tapi..!! Tuan kan naik mobil, apa yang harus Tuan takutkan." Kata Jea bingung


"Dasar betina, banyak bicara!" Suara jengkel Deonal.


"Aku salah apa." Dasar Jantan!" Guman Jea.


"Tuan? Aku harus pulang duluan?" Pamit Jea


"Mau aku antar?" Tawaran Deonal


Apa? dia sekarang menyebutkan kata Aku dan bukan Lho lagi yang dia ucapkan! Apa aku benar-benar akrab dengannya.! Batin Jea sambil menampakkan senyumannya sedikit.


"Tidak usah Tuan, didepan juga ada banyak taksi yang lewat." Tolak Jea


Jea pun segera meninggalkan tempat itu dan berjalan kearah jalan untuk menunggu taksi.


.


.


.


.


Tiga hari pun telah berlalu, selama beberapa hari itu keakraban Jea dengan Deonal semakin akrab begitu pula dengan keakraban yang terjadi dengan Jea dan Vren semakin dekat bahkan mereka sering pergi bersama. Dan hari ini, secara kebetulan merupakan hari bonus bagi karyawan Deonal, mereka semua dipulangkan atau diliburkan. Sebelum Jea pulang kerumahnya Deonal punya rencana untuk mengajaknya jalan-jalan ditaman kota bersamanya. Deonal pun berniat segera menghampiri tempat Jea. Namun matanya melirik kearah jendela, dilihatnya Vren yang turun dari mobil.


Sepertinya Vren akan menjemput Alee! Gumamnya. Aku harus mendahului dia mengajak Alee. Alee harus pergi bersamaku. Deonal melangkah terburu-buru untuk segera menemukan Jea, namun kali ini dia telah menemukan Jea telah berhadapan dengan Vren.


Apa yang mereka bahas! Batin Deonal penasaran


Ayokk Jea." Ajak Vren


Jea mengangguk. Dan mereka pun berdua meninggalkan tempat itu, dan berlalu begitu saja.


Aku kan boss, seharusnya aku bisa menghentikan mereka! Suara Deonal.


.


.


.


Jenn minta maaf, tidak seperti diawal pembuatan novel ini, awalnya rajin update. Namun beberapa hari ini Jenn slow update. Dikarenakan sangat sibuk dengan pekerjaan ๐Ÿ™


Jangan Lupa tetap dukung Jenn dengan cara Vote, like, favoritkan, dan jangan lupa untuk koment selalu ๐Ÿ™


๐ŸŒป