
Jea berjalan memasuki rumahnya dengan masih menyimpan senyuman yang mengembang diwajahnya. Namun senyuman itu seketika hilang begitu saja, ia tidak menemukan Papa dan adiknya.
"Jionn...!! Papa...!! Teriak Jea memanggil. Jea menelusuri setiap ruangan yang ada, namun tetap saja ia tidak menemukannya. Jea mulai putus asa dan menangis sejadi-jadinya.
Atau jangan-jangan Papa masuk rumah sakit. Oh tidak. Gumamnya
Tidak lama suara ketukan pintu terdengar ditelinganya. Dengan segera Jea melangkah cepat untuk membuka pintu rumahnya.
"Papa..? Jionn..?? untunglah kalian disini." Kata Jea dengan senang
"Kakak... Ada apa?" Tanya Jionn bingung
"Aku hanya mencari kalian!" Jawab Jea singkat.
Sebenarnya ia ingin mengatakan kalau baru-baru ini, ia sangat panik dengan ketiadaan mereka dirumah saking paniknya ia sempat berpikir kalau ayahnya kembali kumat dan dilarikan ke rumah sakit. Jea takut kalau kata-kata ini akan menyinggung perasaan Papanya, apalagi Papanya sekarang berada didepannya.
Minggir kami mau lewat" bentak Tony
Jea pun terpaksa meminggirkan tubuhnya, namun ia kembali merasa heran kenapa sikap Papanya yang tiba-tiba kasar.
Jionn menemani Papanya berjalan dan mengantarnya masuk ke ruang makan. Ia mempersiapkan segala kebutuhan makanan Papanya. Sesuai makan ia kembali mengantarkan papanya untuk tidur.
"Papa..? Jangan marah yah sama kak Jea." Kata Jionn
"Jionn? Papa tidak marah Nak, papa cuman jengkel dengan kakakmu, setelah mendapatkan pekerjaan ia lupa sama Papa. Dan sebelum Jea berangkat bekerja, Jea pamit dengan Papa, ia bilang kalau jam 4 ia sudah balik dan sekarang hampir malam baru ia pulang." suara Tony bersedih
"Papa..? Papa, tidak boleh berprasangka buruk dengan kakak. Kakak pasti akan tetap menyayangi kita." Kata Jionn menyakinkan Papanya.
"Papa? Aku mau keluar dulu!" Pamit Jionn
Sedangkan di ruang tamu, Jea belum sempat mengganti pakaiannya karena masih memikirkan Papanya. Jion datang menghampirinya
"Kakak? Kenapa belum mandi?" Tanya Jionn
"Lupa!" Jawab Jea singkat
"Kakak kok lupa? Jarang mandi yah??" suara ledekan Jionn
"Jangan banyak bercanda deh, sekarang kamu jawab kamu tadi kemana? dan kenapa Papa bersikap kasar padaku?" Tanya Jea Jengkel
"Karena kami terlalu lama menunggu kakak pulang, Papa ingin keluar untuk mencari makan, awalnya aku menolak, tapi Papa memaksa dan marah-marah tidak jelas. Dan satu lagi kenapa papa bersikap kasar, karena Papa terlalu menyayangimu, Papa tidak mau setelah Mama meninggal, kamu tidak lagi menyayangi Papa." Kata Jionn menjelaskan.
Jea mau menjelaskan kepada adiknya kenapa dan mengapa ia terlambat pulang, namun suara Joon tiba-tiba menangkasnya.
"Kak? Pergi deh mandi nanti kakak sakit, tiada waktu untuk mengurus kakak" Kata Jionn tersenyum
Baiklah adikk bawell" kata Jea melaju pergi.
.
.
.
Matahari mulai memancarkan cahayanya, kicauan burung-burung bersiul. Di dalam ruangan rumah itu Jea mulai bersiap-siap kembali bekerja, tidak lupa sebelum berangkat ia selalu pamit pada Papa dan adiknya. Untungnya saat ini mood Papanya kembali seperti semula.
Karena terlalu lama untuk berpamitan, Jea hampir saja terlambat. Dengan terburu-buru ia berlari keluar untuk menahan taksi, tak lama taksi pun datang dan ia segera menaiki taksi tersebut. Diperjalanan jalan tiba-tiba saja macet tidak seperti hari biasanya.
"Pak? ini kok tiba-tiba macet yah?" tanya Jea kepada sopir taksi itu
"sepertinya Mbak didepan ada kecelakaan tabrak lari deh, makanya polisi merazia sopir-sopir pengendara yang lewat. Dan aku lihat korban kecelakaan tabrak lari itu adalah anak konglomerat. kata sopir itu
"Jadi kita akan tetap menunggu dini ?" tanya Jea sekali lagi
"mau ngimana lagi Mbak, tapi mbak bisa kok nahan ojek disini, disini kan lumayan banyak ojek." kata supir itu
Jea pun terpaksa turun dari taksi itu. Ia berdiri disamping jalan trotoar, sekilas ia melihat korban yang sedang diangkat ke dalam Ambulance.
Astaga itu kan Pria yang mendorong saya waktu itu, dan mengatakan kalau saya adalah wanita jahat. Dan kata supir tadi, ia adalah anak konglomerat siapa sebenarnya pria itu.
Batin Jea.
Jangan lupa tinggalkan Jejak yah🤗
Dengan cara like, vote, favoritkan, dan Coment.
ditunggu Coment-coment nya 🤗
🌻