Loser's Dream

Loser's Dream
BURUNG API


“ada beberapa hal yang ingin kutanyakan padamu” ucapku pada Eugene.


Eugene berjalan menghampiri ku dan berkata “apa itu?” sambil menaikkan alisnya lalu tersenyum.


“bagaimana kau bisa mengetahui sesuatu tentang ibuku?” tanyaku. “apa kalian saling mengenal?”


dia tersenyum kemudian kembali berjalan menuju pembatasan dan menyentuhnya, “dulu dia adalah rekan kerja ku, untuk saat ini itu saja yang perlu kau ketahui” dia menatap langit sambil tersenyum.


“tapi kenapa? kenapa aku tidak bisa mengetahuinya sekarang?” tanyaku bersikeras.


Eugene menghiraukan pertanyaan ku, dan hanya menjawab “pertanyaan selanjutnya!” sambil tersenyum.


aku menyerah karna dia bersikeras tidak ingin memberitahu ku, akhirnya aku menanyakan hal lain, “apa benar, jika special ability seseorang hilang dari dirinya, maka orang itu akan mati?”.


dia bertanya balik padaku, “kau sungguh belum mengetahuinya?”.


“belum” jawabku singkat.


Eugene menepuk kepalanya, dan menghela nafas, “apa yang diajarkan Agam padamu?, bahkan kau belum tahu hal dasar seperti ini”.


“baiklah!, aku akan memberitahumu, pertama-tama kita harus mulai dengan 'apa itu special ability?' biar ku beritahu kau” ucapnya tersenyum.


special ability adalah kemampuan spesial yang hanya dimiliki 30% orang di muka bumi ini, special ability kemungkinan sudah ada sejak 300 tahun yang lalu. special ability dibagi menjadi 4, tipe power, tipe suporter, tipe summoner, dan tipe tranform. selain itu ada 2 jenis ability, kuno dan baru, ability kuno adalah ability yang sudah ada sejak 300 tahun yang lalu, sedangkan ability baru adalah ability yang baru terlahir selama 100 belakangan ini.


special ability selalu berpindah ke wadah baru, ketika wadah lamanya meninggal, mereka seakan memiliki jiwa. ada orang yang sejak lahir memiliki special ability, ada juga orang yang memiliki special ability saat mereka sudah tumbuh dewasa, dan ada orang yang memiliki special ability, karna diwariskan oleh orang lain. special ability sama seperti nyawa bagi wadahnya, saat ability nya hilang, maka orang tersebut akan mati.


“begitulah kira-kira” ucap Eugene tersenyum setelah menjelaskan.


“ability milikku tipe apa?” tanyaku.


“milikmu kemungkinan besar tipe power, aku masih kurang yakin, karna ability mu adalah jenis baru, ability ini terlahir darimu” ucap Eugene tersenyum.


“bagaimana dengan 3 tipe sisanya?, mereka seperti apa?” tanyaku.


“Vanca memiliki ability tipe suporter, sedangkan Freya dan Lucy adalah tipe summoner, dan tipe tranform seperti milik Andre, bisa berubah menjadi hewan” ucap Eugene menjelaskan sambil mengacungkan telunjuknya.


“begitu ya” ucapku puas.


“ada pertanyaan lagi?” tanya Eugene.


“tidak.... hanya itu saja” jawabku tersenyum.


keadaan menjadi hening beberapa saat, hingga Eugene bicara lagi, “sebenarnya ada satu alasan lagi, mengapa aku mau kita bertiga ikut pelatihan ini”, aku hanya menyimaknya, “selain membuat ability kalian menjadi semakin kuat, aku juga sekalian mencari keberadaan burung api disini”.


“burung api?” ucapku bingung.


“ya... atau bisa kita panggil suzaku, dia adalah special ability tipe tranform kuno, salah satu dari empat penjaga mata angin” ucap Eugene. “suzaku memiliki perawakan yang besar, seperti Garuda, di jambulnya ada api yang menyala”


“kenapa kau mencarinya?” tanyaku.


“karna dia memilih kekuatan yang luar biasa, dia akan sangat membantu kita untuk mengalahkan Decay” jawab Eugene. “kemungkinan dark tree mafia juga sedang mencarinya”


“apa itu berarti dark tree mafia ada di kota ini?” tanyaku.


“tentu saja, bahkan mereka datang seminggu lebih dulu dari kita” jawab Eugene tersenyum.


“bagaimana dengan Devil Hunter?” tanyaku.


“untuk saat ini sepertinya mereka terlihat tidak peduli, tapi jika sudah ditemukan, aku yakin Vincent akan berusaha membawanya ke Devil Hunter” ucap Eugene dengan wajah serius.


“apa kau yakin dia benar-benar ada di kota ini?” tanyaku sedikit ragu.


“sangat yakin!, sebelum menghilang, suzaku terakhir terlihat di Thailand 70 tahun lalu, wadahnya adalah seorang wanita, setelah itu tidak ada satupun orang yang pernah melihatnya lagi, sepertinya wadahnya sudah mati. hingga 2 bulan yang lalu, suzaku terlihat terbang langit di kota ini, bahkan sempat ada orang yang mengambil gambarnya, tapi sepertinya orang-orang tidak percaya dan bilang foto itu editan, hingga ada tiga orang pria yang diserang suzaku beberapa Minggu yang lalu” Eugene berbicara sambil tersenyum licik. “setelah itu aku mulai mengumpulkan banyak bukti sebelum kembali ke kantor, akhirnya aku menemukan titik terang, wadah baru suzaku adalah orang Indonesia, dan dia ada di kota ini!”


kami berdua turun karna dipanggil oleh Vincent, ternyata yang lain sedang bersiap untuk mengadakan acara makan-makan, ya... sepertinya Vincent sengaja melakukan semua ini sebelum pelatihan berat besok.


Aku dan Agatha mendapatkan tugas membeli bahan makanan, kami berdua langsung bergegas menuju pasar. ternyata pasarnya tidak jauh dari villa, kami hanya harus keluar perkebunan, dan berjalan sekitar 300 meter.


suasananya sangat hening saat kami berdua sedang menuju pasar, akhirnya aku memutuskan untuk mengajak Agatha ngobrol, “kau sudah berapa lama masuk Devil Hunter?” aku menggaruk kepalaku sambil sedikit nyengir.


“2 tahun!” Agatha menjawab ketus.


“wah... sudah lumayan lama ya!” ucapku tersenyum.


“ya!” ucap Agatha.


“em... mungkin sekitar 4 bulan” jawabku sambil melihat ke langit.


“apa sebelum masuk evening sun kau punya pengalaman bertarung melawan iblis?” tanya Agatha menatap wajahku dengan wajah tatapan sinis.


“2 tahun lalu, aku tidak sengaja terlibat dalam pertarungan melawan iblis, dan tidak sengaja aku mengalahkannya hehe” jawabku sedikit tertawa.


“setelah itu?, tidak mungkin kau tidak punya pengalaman melawan iblis lagi, sejak masuk evening sun, kau sudah mengalahkan dua iblis tingkat 5, dan satu iblis tingkat 4, bahkan salah satu iblis tingkat 5 nya kau kalahkan sendirian” ucap Agatha dengan wajah yang terlihat sedikit kagum.


“belum... sejak kejadian 2 tahun lalu, jangankan bertarung, bertemu saja aku tidak pernah, sampai aku bergabung dengan evening sun. kau tau?, sebelumnya aku hanya pecundang yang selalu di-bully” ucapku tersenyum sambil memandang wajah Agatha.


“kalau begitu, bagaimana mungkin kau jadi sekuat ini hanya dalam waktu 4 bulan?, bahkan sekarang kau bisa mengalahkan iblis tingkat 5 sendirian, ya... meskipun yang kau kalahkan iblis tingkat 5 yang baru naik tingkat, tetap saja itu mengagumkan” ucap Agatha dengan wajah tertarik.


“aku juga tidak tahu, yang aku lakukan setiap harinya hanya berlatih, berlatih, dan berlatih, aku hanya terus berlatih supaya bisa menjadi kuat, karna ada hal yang harus aku lindungi” ucapku.


karna terlalu asyik mengobrol, aku sampai tidak sadar kalau kami sudah memasuki pasar. Agatha langsung mencari bahan-bahan yang diperlukan, kami membeli banyak daging ayam, daging sapi, dan sayur-sayuran.


saat sedang mencari buah-buahan, aku melihat seorang bocah laki-laki yang sedang dipukuli oleh sekelompok preman di sebuah gang, aku memberikan barang bawaan ku ke Agatha, dan langsung bergegas menghampiri bocah itu.


“hei mau kemana kau?!!!” Agatha berteriak padaku.


aku menghiraukannya berlari menghampiri bocah itu dan meninggalkan Agatha di tengah keramaian.


“berhenti!, apa yang sedang kalian lakukan?!!!” ucapku teriak pada sekelompok preman itu.


“wah wah wah, sepertinya ada yang sedang mencoba jadi pahlawan” ucap salah satu preman mendekati ku.


“tolong aku... kumohon...” ucap bocah laki-laki itu kesakitan.


melihatnya yang kesakitan dan lemah tidak berdaya, tanpa basa-basi aku langsung membanting preman yang sedang mendekati ku.


“APA YANG KAU LAKUKAN BANG*AT!” teriak salah satu preman yang mencoba memukulku.


dengan cepat aku menangkap tangannya dan membantingnya juga, “dua sudah ku kalahkan, sisa dua lagi!” sambil melotot dan melihat kearah dua preman yang tersisa.


kedua preman yang tersisa kemudian mengeluarkan golok, saat mereka berdua mencoba menyerang ku secara bersamaan, tiba-tiba tangan mereka yang memegang golok terhenti.


“a-apa yang terjadi!” ucap salah satu preman panik.


kedua goloknya tiba-tiba melayang, tak lama kemudian aku mendengar suara Agatha, “sebaiknya cepat bawa teman kalian dan pergi, jika tidak... akan ku cincang kalian”.


saat aku menoleh kebelakang, rupanya Agatha sedang berjalan mendekati kami. kedua preman itu panik dan menggendong dua temannya yang pingsan, mereka akhirnya pergi.


“tiba-tiba lari dan meninggalkan semua belanjaan padaku, apa alasan mu melakukan itu?” tanya Agatha dengan wajah datar.


“aku hanya ingin menyelamatkan nya” ucapku sambil membantu bocah itu duduk.


bocah itu kemudian menatapku sambil meneteskan air mata dan tersenyum, “terima kasih” dia terlihat sangat lega.


“siapa namamu?” tanyaku.


“namaku Dariel Mattea, usiaku sepuluh tahun” jawab bocah itu tersenyum.


Agatha membungkuk dan memegang kepala Dariel, “dimana rumahmu?, tubuhmu terluka, biar kami antar kau pulang” sambil tersenyum dan mengusap kepala Dariel.


Dariel mencoba berdiri, tapi kulihat kaki nya bengkak cukup besar, sepertinya dia tidak akan bisa berjalan, akhirnya aku membantunya dan menggendong nya di punggung ku.


“terima kasih lagi kak” ucap Dariel sambil tersenyum.


dia menunjukkan kami arah ke rumahnya, tapi kami sampai di sebuah panti asuhan yang kelihatannya sudah hampir roboh, disana sangat sepi, tidak ada seorangpun.


aku menurunkan Dariel dan bertanya padanya, “dimana yang lainnya?” ucapku sambil melihat-lihat sekitar panti.


“tidak ada!”, mereka semua menghilang, terakhir aku melihat mereka, ada burung besar berwarna merah yang menyerang mereka” ucap Dariel menundukkan kepalanya.


“burung besar?” tiba-tiba aku langsung terpikirkan tentang suzaku, Eugene bilang suzaku adalah burung besar berwarna merah, mirip seperti Phoenix.


“kau benar benar melihatnya?” tanyaku.


“ya!, aku melihatnya menyerang teman-temanku dan bapak panti, setelah itu aku pingsan, dan saat tersadar, dia sudah menghilang bersama bapak panti dan teman-temanku” ucap Dariel dengan wajah sedih.


Bersambung....