
Setelah kelas kuliah Alma selesai dia
bergegas pergi ke kantor, Alma bekerja paruh waktu di Kantor Reyhan, Alma
mengambil shift 2 yaitu Siang – Sore.
Sekarang sudah tepat jam 18.30 Wib dan
para karyawan sudah pulang, Dan hari ini Jadwal Alma membersihkan lantai atas
di mana ruangan Reyhan berada. Alma gugup jika nanti bertemu dengan atasan nya
yang galak rasanya nyali nya ciut.
Alma melihat sekitar dan melihat ruangan
bos nya itu lampu masih menyala tanda nya Bos nya itu masih ada di Ruangan dan
belum pulang, Alma menelan Saliva nya rasanya dia ragu untuk membersihkan tiap
ruangan di lantai tersebut.
“ Ah kenapa aku jadi takut sendiri,
rasanya lebih ngeri ketemu dia dari pada
ketemu setan” Alma menggerutu dalam hati nya
Alma mulai fokus membersihkan tiap meja
di ruangan yang ada di lantai tsb, tanpa memperhatian sekitar, yang ada dalam
pikiran nya dia harus cepat membereskan semuanya dan pulang untuk beristirahat.
Setelah semua selesai, Alma mulai
memungut sampah dan bekas gelas kopi / teh di masing-masing meja, tanpa sadar
saat hendak mundur kebelakang tidak tau jika Reyhan berjalan dengan melihat
handpone nya dan tidak melihat keberadaan Alma. Akhirnya mereka saling menabrak
dan tumpahan kopi menhgenai baju Reyhan.
Alma mendadak pucat dan takut
“ Ma..ma.. maaf tuan saya tidak melihat
tuan” ucap Alma dengan terbata
Reyhan hanya melihat dengan tatapan
tajam melihat Alma dari atas sampai bawah, sehingga membuat Alma tampak risih.
“ kenapa setiap ketemu kamu selalu
sial!! Lihat baju saya jadi kotor, kalau kau tidak bisa bekerja dengan baik
sebaiknya keluar dari sini” hardik Reyhan dengan nada tinggi
“ sekali lagi maaf kan saya tuan, saya
benar-benar tidak tau karena saya membawa nampan minuman dari ruangan sebelah”
Reyhan tak bergeming menatap tajam
seakan akan membunuh, dan mengibas-ngibaskan tangan nya, Alma bergegas segera
membersihkan pecahan gelas dan tumbahan kopi & teh yang tumpah ke lantai.
“ Sekali lagi saya minta maaf pak, saya
benar-benar tidak sengaja” dengam memelas
“ Sudah lah mungkin saya juga tadi salah
karena tidak melihat kamu disini” jawab Reyhan
Dan ini adalah pertama kali nya Alma
menatap lekat manik mata laki-laki maskulin itu, menatap keseluruhan wajah dan
postur tubuh atasan nya itu.