Almeera

Almeera
BAB 20


Setelah kelas kuliah Alma selesai dia


bergegas pergi ke kantor, Alma bekerja paruh waktu di Kantor Reyhan, Alma


mengambil shift 2 yaitu Siang – Sore.


Sekarang sudah tepat jam 18.30 Wib dan


para karyawan sudah pulang, Dan hari ini Jadwal Alma membersihkan lantai atas


di mana ruangan Reyhan berada. Alma gugup jika nanti bertemu dengan atasan nya


yang galak rasanya nyali nya ciut.


Alma melihat sekitar dan melihat ruangan


bos nya itu lampu masih menyala tanda nya Bos nya itu masih ada di Ruangan dan


belum pulang, Alma menelan Saliva nya rasanya dia ragu untuk membersihkan tiap


ruangan di lantai tersebut.


“ Ah kenapa aku jadi takut sendiri,


rasanya lebih ngeri ketemu dia  dari pada


ketemu setan” Alma menggerutu dalam hati nya


Alma mulai fokus membersihkan tiap meja


di ruangan yang ada di lantai tsb, tanpa memperhatian sekitar, yang ada dalam


pikiran nya dia harus cepat membereskan semuanya dan pulang untuk beristirahat.


Setelah semua selesai, Alma mulai


memungut sampah dan bekas gelas kopi / teh di masing-masing meja, tanpa sadar


saat hendak mundur kebelakang tidak tau jika Reyhan berjalan dengan melihat


handpone nya dan tidak melihat keberadaan Alma. Akhirnya mereka saling menabrak


dan tumpahan kopi menhgenai baju Reyhan.


Alma mendadak pucat dan takut


“ Ma..ma.. maaf tuan saya tidak melihat


tuan” ucap Alma dengan terbata


Reyhan hanya melihat dengan tatapan


tajam melihat Alma dari atas sampai bawah, sehingga membuat Alma tampak risih.


“ kenapa setiap ketemu kamu selalu


sial!! Lihat baju saya jadi kotor, kalau kau tidak bisa bekerja dengan baik


sebaiknya keluar dari sini” hardik Reyhan dengan nada tinggi


“ sekali lagi maaf kan saya tuan, saya


benar-benar tidak tau karena saya membawa nampan minuman dari ruangan sebelah”


Reyhan tak bergeming menatap tajam


seakan akan membunuh, dan mengibas-ngibaskan tangan nya, Alma bergegas segera


membersihkan pecahan gelas dan tumbahan kopi & teh yang tumpah ke lantai.


“ Sekali lagi saya minta maaf pak, saya


benar-benar tidak sengaja” dengam memelas


“ Sudah lah mungkin saya juga tadi salah


karena tidak melihat kamu disini” jawab Reyhan


Dan ini adalah pertama kali nya Alma


menatap lekat manik mata laki-laki maskulin itu, menatap keseluruhan wajah dan


postur tubuh atasan nya itu.