Almeera

Almeera
BAB 16


Ke Esokan hari nya


Setelah kuliah Adam selesai adam bergegas menuju kantor kakak nya, setelah 30 menit perjalanan dia sudah sampai di depan kantor kakaknya “RA Corporation”. Perusahaan Reyhan memiliki anak cabang perusahaan dalam berbagai bidang, mulai dari batu bara, property, export impor bahan baku pangan dsb.


Adam memasuki kantor kakak dengan santai tidak heran jika pesona Adam banyak sekali di kagumi oleh karayawan disana, Adam orang yang ramah kepada siapapun maka dari itu karyawan disana sangat


menghormati Adam. Beda lagi dengan Reyhan bos arogan yang sikapnya dingin kepada setiap karyawan.


 


“Tuan Adam” sapa sekertaris Reyhan


“Eh Mbak Salma, apa kakak ada? Tanya


Adam


“ Ada, tadi tuan Reyhan sudah berpesan kepada saya sedang menunggu adam, langsung masuk saja keruangan nya tuan reyhan, tuan.” Jawab Salma


“Ok lah, makasih “ saut Adam


Tok..tok… tanpa mendengar jawaban dari dalam Adam langsung masuk di ruangan kakak nya


“Halloo kakak ku tercinta” Adam berjalan menghampiri kaka nya sambil merangkul bahu Reyhan


“bagaimana kabarmu Dam? Tanya Reyhan”


“Seperti yang kakak lihat aku sehat wal afiat” jawab Adam sambil cengengesan


“kau ini” tidak berubah timpal Reyhan


Kenapa kau tidak tinggal saja di rumah bersama kakak dan papa. Setidak nya kalau ada kau dirumah papa tidak kesepian. Karena kakak sangat sibuk dan sering keluar kota “ saut Reyhan


“ Aku hanya ingin mandiri saja kak, di kampus pun tidak ada yang tau tentang latar belakang ku, aku tidak mau ada yang mengetahui nya. Jawab Adam”


“kakak tidak mengerti denganmu, dari dulu kau selalu seperti itu” saut reyhan dengan kesal


“ya setidaknya dengan aku seperti ini aku bisa tau kak, teman yang baik bahkan… adam menjeda ucapan nya”


Bahkan aku bisa tau perempuan dan teman yang tulus mau dengan ku. Timpak Adam


“terserah kau saja” timpal reyhan


“ oh ya kak, ini lamaran teman Adam yang kemarin kita bicarakan lewat telpon, dia teman satu kampus dengan Adam, sungguh malang nasib nya kak, tidak punya orang tua dan dia bisa kuliah di tempat Adam pun karena mendapatkan beasiswa. Dia itu salah satu mahasiswa dengan prestasi yang tidak bisa di ragukan lagi kemampuan nya” berbicara sambil mengingat Alma dan senyuman yang mengembang


“ wah rupanya kau sungguh perhatian kepadanya dam” Tanya reyhan


“ah..anu..eh tidak lah kak, Adam menjawab dengan gelagapan


Ya sudah bawa kemari CV nya nanti akan kakak suruh bagaian HRD untuk melihat divisi lain yang saat ini sedang


membutuhkan karyawan baru” timpal Reyhan


Aku harap kakak bisa membantu teman adam, kasihan dia kak. Pokoknya kakak harus mau memperkejakan dia, dan kalau bisa kerja paruh waktu” saut Adam


Reyhan menatap adiknya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


“hmm kamu maunya teman mu kakak tempatkan dimana? Kalau dia saja kerja nya minta paruh waktu?


“ terserah kakak mau di tempatkan di mana, kakak kan bos nya jadi bisa lah untuk mengatur hal yang mudah seperti ini” jawab adam sambil senyum sinis


“kau ini menyusahkan kakak saja, baiklah nanti akan kakak bantu” jawab Reyhan


“Ya sudah aku pamit dulu kak, karena adam masih banyak tugas dari kampus, kabari adam kalau dia sudah di terima dan di tempatkan di bagian apa” saut Adam


“ya sudah pergilah, biar suspir kakak yang mengantar mu ke kost dam” timpal Reyhan


“tak perlu kak, aku naik angkutan umum saja” jawab Adam


Anak itu selalu saja .. gumam reyhan dalam hati


tanpa melihat Amplop coklat yang berisi CV dari Alma reyhan memberikan nya kepada sekertaris nya untuk di serahkan ke bagian HRD