Almeera

Almeera
Episode 1


12 Tahun yang lalu  sepasang orang tua meninggalkan bayi kecilnya


di sebuah Panti Asuhan “ Bina Kasih”.


Pagi itu tepat pukul


09.00 Wib ada ketukan suara dari luar “Tok-tok” permisi suara dari luar,


disambut oleh Ibu Hamidah selaku pengelolah Panti Asuhan Bina Kasih “ Iya


sebentar” ucap bu Hamidah, mari silahkan masuk Pak, Ibu silahkan duduk imbuh Bu


Hamidah.


Ø Bu Hamidah   : Maaf ada yang bisa kami bantu?


***Ø  Rendy              : Lalu seorang Pria paruh baya itu mengatakan “Begini Bu\, maksud  kedatangan kami kemari adalah untuk menitip kan anak kami Almeera\, saya hanya mau anak kami selamat dan aman lebih tepatnya. Pria itu adalah Rendy Anggara tak lain adalah Ayah dari Bayi tsb. ***


Ø  BuHamidah bertanya “ Maksudnya bagaimana pak”, lalu Pak Rendy berucap jika akan menitipkan Almeera, karena kondisi yang tidak memungkinkan membawa Alma tetap


bersama kami orang tuanya bu, imbuh Rendy.


Ø  BuHamidah   : Memamangnya kenapa seperti itupak?


Ø  Rendy              : Karena persoalan Bisnis bu, ada beberapa rekan bisnis kami yang tidak suka dengan kesuksesan saya seperti sekarang sehingga beberapa kali hampir ada yang mau membunuh istri dan bayi


kami Bu


Ø  Bu Hamidah   : Kenapa samapai seperti itu pak?


Ø  Rendy              : Karena banyak musuh yang tidak senang akan ke harmonisan keluarga kami, dan kesuksesan kami saat ini, dan ini adalah salah satu alasan kenapa kami mau menitipkan bayi kami disini bu, biarkan orang lain yang tidak tau mengira anak kami sudah meninggal. Karena hanya keluarga ini yang saya punya, maka dari itu saya akan melakukan apapun untuk menyelamatkan anak kami satu-satunya bu, ketika nanti almeera berumur 17


Lalu Bu Hamidah hanya diam dan mengangguk, hanya terdengar isakan dari wanita paruh baya yang tidak


rela jika berpisah dari anak nya, tangisan itu pecah ketika bayi mungil itu sudah ada di gendongan Bu Hamidah, seakan tidak rela tetapi wanita itu pasrah dengan keadaan ini dia adalah Ibu dari Almeera “Alena Anggara”.


Kami akan memantau almeera terus bu, dan kami akan memenuhi semua kebutuhan almeera dan anak-anak


panti di sini, dan saya mohon ini berikan pada Almeera ketika dia sudah dewasa.Rendy memberikan sebuah kalung liontin dan sebuah amplop kepada Ibu Hamidah,baik pak akan saya simpan ini dan akan saya berikan ketika anak Bapak sudah dewasa.


Rendy hanya mengangguk


dan terdengar tangisan pilu dari Alena, baik bu kami permisi dulu.


# visual


Almeera



2. Reyhan



3. Melisa



4. Adam