Almeera

Almeera
BAB 17


Beberapa hari ini Alma gelisah menunggu


telpon atau info dari Adam mengenai lamaran pekerjaan nya tempo hari apakah dia


di terima atau tidak, setidaknya jika dia bisa di terima bekerja disana dia


bisa mengumpulkan uang untuk biaya kebutuhan sehari-hari atau membeli buku.


Walaupun Alma mendapatkan beasiswa tidak serta merta berpangku tangan


bagaimanapun dia harus mendapatkan pekerjaan agar tidak merepotkan Alya.


Hey.. Al kok bengong ?? Tanya Adam saat


melihat Alma melamun di gazebo kost tempat tinggal mereka.


Suara adam membuyarkan lamunan Alma “Eh “


enggak kok siapa yang melamun. Bagaimana dam apakah udah ada info soal lamaran


ku kemaren? Tanya Alma


Nanti coba aku tanyakan ya, jawab Adam


Baiklah, semoga kabar baik, sambil


tersenyum menatap Adam


Andaikan kau tidak di terima bagaimana? Apa


ada rencana lain nya? Tanya Adam


Entah lah… mungkin aku coba mencari


pekerjaan di tempat lain nya saja, karena aku benar-benar butuh pekerjaan saat


ini, saut Alma


Adam hanya menatap sendu Alma dalam


.


.


.


Ke esokan hari nya Alma mendapatkan


kabar jika dia di terima di perusahaan Reyhan


Alma tampak bersemangat ketika lamaran


pekerjaan nya di terima di perusahaan tsb, yah walaupun hanya sebagai Office


Girl tak masalah untuk nya.


Baiklah aku harus tetap semangat untuk


melakukan apapun pekerjaan yang nantinya aku kerjakan di perusahaan itu.


Setiba nya di Kantor Reyhan Alma menatap


Gedung Tinggi itu dengan senang, di sinilah dia akan memulai semuanya. Lalu alma


masuk ke dalam untuk menemui Kepala Staf kebersihan disana, Alma diberikan name


tag dan seragam untuk menjadi karyawan disana.


Hari pertama dia lalui dengan suka cita,


beberapa staf lain nya memandang Alma dengan tatapan heran “kenapa wanita


cantik seperti itu mau menjaci seorang office girl”, banyak gunjingan yang Alma


dengar tapi Alma cuek saja tidak mau mendengar apapun tentang dia yang di


bicarakan karyawan yang disana.