
Beberapa hari ini Alma gelisah menunggu
telpon atau info dari Adam mengenai lamaran pekerjaan nya tempo hari apakah dia
di terima atau tidak, setidaknya jika dia bisa di terima bekerja disana dia
bisa mengumpulkan uang untuk biaya kebutuhan sehari-hari atau membeli buku.
Walaupun Alma mendapatkan beasiswa tidak serta merta berpangku tangan
bagaimanapun dia harus mendapatkan pekerjaan agar tidak merepotkan Alya.
Hey.. Al kok bengong ?? Tanya Adam saat
melihat Alma melamun di gazebo kost tempat tinggal mereka.
Suara adam membuyarkan lamunan Alma “Eh “
enggak kok siapa yang melamun. Bagaimana dam apakah udah ada info soal lamaran
ku kemaren? Tanya Alma
Nanti coba aku tanyakan ya, jawab Adam
Baiklah, semoga kabar baik, sambil
tersenyum menatap Adam
Andaikan kau tidak di terima bagaimana? Apa
ada rencana lain nya? Tanya Adam
Entah lah… mungkin aku coba mencari
pekerjaan di tempat lain nya saja, karena aku benar-benar butuh pekerjaan saat
ini, saut Alma
Adam hanya menatap sendu Alma dalam
.
.
.
Ke esokan hari nya Alma mendapatkan
kabar jika dia di terima di perusahaan Reyhan
Alma tampak bersemangat ketika lamaran
pekerjaan nya di terima di perusahaan tsb, yah walaupun hanya sebagai Office
Girl tak masalah untuk nya.
Baiklah aku harus tetap semangat untuk
melakukan apapun pekerjaan yang nantinya aku kerjakan di perusahaan itu.
Setiba nya di Kantor Reyhan Alma menatap
Gedung Tinggi itu dengan senang, di sinilah dia akan memulai semuanya. Lalu alma
masuk ke dalam untuk menemui Kepala Staf kebersihan disana, Alma diberikan name
tag dan seragam untuk menjadi karyawan disana.
Hari pertama dia lalui dengan suka cita,
beberapa staf lain nya memandang Alma dengan tatapan heran “kenapa wanita
cantik seperti itu mau menjaci seorang office girl”, banyak gunjingan yang Alma
dengar tapi Alma cuek saja tidak mau mendengar apapun tentang dia yang di
bicarakan karyawan yang disana.