
Tak terasa hari sudah pagi,pelan pelan Adel membuka matanya.Adel merasa ada beban berat yang menimpa punggungnya dan dia merasakan ada deru nafas di lehernya.Ketika Adel membalikkan badannya dia sangat terkejut disertai dengan degup jantung yang cepat.Bagaimana tidak posisi saat ini sangat intim,dimana Yuda tertidur dengan posisi memeluk Adel dari belakang dan wajahnya tepat menghadap Adel.Jangan lupa boneka yang menjadi pembatas antara Yuda dan Adel sudah berada di belakang Yuda.Seketika mata Adel terpaku pada wajah damai Yuda.
"Kalau diliat liat ternyata dia tampan juga ya?Tapi sayangnya dia sangat dingin dengan orang lain,bahkan terkesan cuek dan tak tersentuh.Bagaimana semua orang tidak menyukainya?,dia tampan,wibawa dan tegas".Gumam Adel mengagumi bosnya itu.
Sebenarnya Yuda sudah bangun dari tadi namun dia masih enggak untuk beranjak dari tenda,dia memilih untuk pura pura tidur dengan posisi seperti ini.
"Sudah puas memandang saya??Iya saya tau emang saya orang yang tampan,Namun untuk sikap dingitu hanya untuk orang diluar sana.Dan sikap saya ke kamu itu yang paling istimewa".Kata Yuda masih memejamkan matanya.
"Ehh siapa juga yang ngelihat Lo?Gue cuma mau bangunin Lo.Dan tolong singkirkan tangan ini dan jangan dekatkan kepala Lo di leher gue,itu menggelikan".Jawab Adel agak grogi.
"Bisakah kamu memanggil ku dengan kata kamu bukan Lo??Kalau mau panggilan lain yang lebih romantis lagi juga boleh??".Kata Yuda.
"Sarap Lo yaa!!?".Jawab Adel akan beranjak pergi namun Yuda dengan cepat mencekal lengan Adel dan menariknya.Sehingga Adel jatuh diatas pangkuan Yuda.
"Apa apaan sih kamu?!Main tarik aja!".Kata Adel galak bercampur malu.Bisa dilihat sekarang pipinya sudah memerah.
"Pagi pagi sudah merah aja neng pipinya,bikin gemes tau enggak?.Tapi kamu sangat cantik walau tanpa poles".Kata Yuda.
Adel pun bangkit dari pangkuan Yuda.
"Dasar kamu,udah berani gimbalin orang sembarangan!".Kata Adel masih dengan sikap malunya.Bahkan saat ini dia tengah memalingkan wajahnya dari Yuda agar Yuda tidak dapat melihat wajah merah Adel.
"You are mine".Kata Yuda berbisik di telinga Adel.Seketika jantung Adel berdetak kencang karena bisikan itu dan pipinya tambah memerah.
Cuuppp...
Yuda mencium pipi kanan Adel.Dan benar saja Adel terpaku dibuatnya.
"Apa kamu hanya akan berdiam diri sini??Aku mau keluar melihat matahari terbit dan itu sangat indah".Kata Yuda membuyarkan Adel.
"I i iyaaa..".Jawab Adel gugup dan syok.
Saat Adel keluar dari tenda,teman temannya sudah terlebih dahulu menikmati matahari terbit bersama pasangan mereka masing-masing.Terlihat seperti pasangan namun kenyataannya hanya teman untuk sekarang entah untuk kedepannya.
"Ehemmbb!!! Nyenyak neng tidurnya?". Goda Nesya.
"Ya nyenyak lahh...secara kan ada yang nemenin".Timpal Bella.
"Kayaknya ada mau lanjut ke jenjang pernikahan nie??".Kata Arga.
"Wahhh...emang enggak salah liburan kita kali ini".Seru Haris.
"Iya dongg...ide siapa dulu?".Ucap Nesya.
"Ide pacar gue dong".Kata Haris dengan bangganya.
"Ehh Abang tukang bakso! Gue bukan pacar Lo yaa!!?".Kata Nesya.
"Iya kita enggak pacaran,tapi langsung nikah aja ya biar enggak ngulur waktu".Kata Haris.
"Ogah guee".Kata Nesya sambil memutar kepalanya jengah.
"Udah udah kita nikmati aja suasananya.Bell kita kesana yukk??.. Kayaknya lebih bagus?".Ajak Arga pada Bella serta memberi kode pada Nesya dan Haris agar mereka meninggalkan Adel dan Yuda berdua.
"Kita ke sana aja yukk?lebih adem".Ajak Haris pada Nesya.
"Dell kita kesana dulu yaa..Lo sama Yuda aja disini".Kata Nesya.
"Lo pada mau kemana sih?Kok gue nggak diajak?".Tanya Adel.
"Udah biarin aja".Jawab Yuda.
Mereka pun Menikmati sunrise berdua saja karena kedua sahabatnya entah ngilang kemana dengan pasangan masing-masing.Suasa kembali hening diantara Yuda dan Adel.
"Iya,sangan indah dan aku menyukainya".Jawab Adel.
"Dan aku menyukaimu".Kata Yuda masih memandang Adel.
Seketika Adel menoleh,tak disengaja jarak antara wajah Adel dan Yuda sangat dekat haya sebatas 4 jari saja nyaris menempel.Dan saat itu pula jantung kedua orang itu berdetak kencang sekali sehingga mereka dapat mendengar detak jantung masing-masing.
Keduanya masih sama-sama saling menatap dan belum ada niatan untuk berpaling.Masih dengan pikiran dan perasaan yang berkecamuk antara mereka.
"Aku mencintaimu".Ucap Yuda sekali lagi.
Adel hanya bisa berdiam diri saja tanpa bisa membalas perkataan Yuda.
"Ehh maaf".Setelah mengucapkan kata maaf itu Adel segera masuk kembali ke dalam tenda dan bersiap-siap untuk kembali kerumahnya.Dia sangat terkejut dan malu atas apa yang diucapkan Yuda tadi.Adel masih berfikir apakah tadi hanya lelucon atau candaan saja??.
Yuda yang melihat sikap Adel itu kecewa melihat reaksi Adel.Tapi Yuda sangat yakin bahwa Adel juga menyukainya jika dilihat dari cara Adel menatapnya tadi.
Hari sudah cukup siang,saat ini Adel dan teman-temannya akan pulang ke rumah Adel.Yuda cs juga membantu memberi perlengkapan Adel cs namun tidak dapat mengantarkan Adel cs untuk pulang karena mereka hanya mengendarai sepeda saja dan Adel juga sudah membawa mobil jadi Yuda cs hanya membantu membereskan saja.
Nesya sempat merasa aneh dengan sikap Adel namun dia tetep berfikir positif saja dengan sahabatnya itu.
"Kenapa Lo Dell?Kok gue perhatiin sejak tadi hanya diem aja enggak crewet kek biasanya?".Tanya Nesya.
"Iyaa.. Lo kenapa sih aneh banget?". Sambung Bella.
"Gue enggak papa,perasaan Lo aja kali yang aneh". Jawab Adel.
"Ya udah dehh..kalau ada apa-apa itu bilang jangan diem aja okey?".Kata Nesya.
"Iyaa siap Bu bos".Jawab Adel.
"Ya udah yuk kita pulang".Ajak Bella.
Setelah semua barang tersusun rapi di bagasi mobil,adel cs segera naik kedalam.
"Thenks ya guys,kalian sangat membantu kita".Kata Nesya.
"Iya sama-sama,apa sih yang enggak buat kamu?".Kata Haris mulai ngegombal lagi.
"Mulai dehh".Kata Nesya.
"Hati hati kalian dijalan.Dan untuk Bella kalau sudah sampai rumah jangan lupa ngabarin aku". kata Arga.
"Ini juga".Kata Bella jengah.
"Hati hati Dell". Kata Yuda sukses membuat Adel terkejut.
"I i iyaa". Jawab Adel gugup.
"Dan Lo hutang penjelasan kepada kita untuk yang saat ini kita lihat".Kata Nesya.
"Jangan sampai ada yang Lo sembunyikan selama kita liburan di pantai ini".Tambah Bella.
"Iya nanti gue bakal cerita secara lengkap tanpa gue potong".Jawab Adel jengah.
Setelah Adel cs pulang baru Yuda cs menyusul pulang.
terima kasih sudah membaca😉😉
jangan lupa like,coment,dan vote cerita ku..