
Hari ini adalah hari kepulangan Adel ke rumahnya.Dia sudah mengumpulkan mental yang kuat dan hati yang kokoh.
"Ingat Adel! Nanti sampai disana jangan gegabah dan Lo harus kuat dan Lo harus menerima apapun yang keluarga Lo katakan!".Nesya mewanti-wanti Adel.
"Akan aku usahakan!".Adel masih saja ragu.
Adel+twins,Nesya,Bella,Haris,Arga sudah sampai ne kota X.Kota dengan sejuta kenangan bagi Adel.
Harga dan Haris setelah mengantar Adel cs sampai ke rumahnya Adel segera meluncur menemui Yuda di kantor.
Tok tok tok!!...
Tak lama kemudian muncul wanita yang sedang menggendong bayinya.
"Adell!". Satu kata yang keluar dari mulut perempuan itu karena terkejut melihat siapa yang datang.
"Ini benar kamu Adel??".Wanita itu masih tidak percaya.
"Aku Adel Kak Tia".Ucap Adel.Wanita itu adalah Kak Tia yang merupakan Kakak ipar Adel.
"Ayo masuk sini!".Kak Tia masih tidak percaya dengan apa yang di lihat.Karena sudah lama adiknya itu menghilang setelah pamit ingin mendirikan cabang butik disalah satu negara.
Dengan tergesa-gesa dia segera menidurkan anaknya dan bergegas memanggil mertuanya.
"Mamaa!!!...Adel kembali Maa!!".Tia memanggil Mama.
"Ada apa Tia??Kenapa kamu berteriak teriak".Mama keluar dari kamarnya.
"Ma,Adel kembali!".Ucapan Tia sukses membuat Mama terkejut dan segera menemui Adel.
"Adell!!".Dengan segera Mama memeluk Adel.Untung saja twins sedang berada di gendongan Nesya dan Bella.
"Mama!".Adel membalas pelukan dengan hangat.
"Kemana aja kamu sayang??Mama sangat menghawatirkan mu?".Ucap Mama sambil menyeka air matanya.
"Aku tinggal bersama Nesya dan Bella Ma".Jelas Adel.
"Anak siapa ini Del??".Mama nampak heran ketika melihat twins yang sedang berada di pangkuan Nesya dan Bella.
"Anak aku Ma".Adel sama sekali tidak berani menatap Mamanya.
Seketika seperti disambar petir disiang bolong.Mama dan Tia sangat terkejut.
"Jangan bercanda kamu dek!!..Lagian kamu kan belum menikah?Atau ini anak dari Nesya dan Bella??Iya kan ??".Tia masih berusaha berfikir positif.
"Kamu bohong kan sayang?".Mama kembali bertanya.
Adel hanya bisa menangis dan mengangguk tanpa bisa menjawab pertanyaan dari Kakak iparnya dan Mamanya.Jangan ditanya lagi soal perasaan Mama dan Kakak iparnya.Keduanya sangat syok bahkan Mama dan Kakak iparnya hanya bisa menangis.Dan itu membuat Adel dan kedua sahabatnya ikut menangis.Bahkan twins pun ikut merasakan apa yang Mommy nya rasakan.Bahkan saat ini twins menangis dengan keras sehingga Bella dan Nesya membawanya ke taman belakang rumah agar tidak terganggu.
"Anak siapa?".Dua kata yang terucap dari bibir Mama setelah dari tadi hanya diam.Sedangkan Tia tidak bisa berkata-kata lagi.
Adel masih sesenggukan dan belum bisa menjawab.
"Anak siapa Adelll!!!!".Baru kali ini Mama membentak anak kesayangannya itu.
"Jawab Mama!!..Anak siapa itu!!".Mama kembali membentak Adel bahkan kali ini Mama sudah berdiri dari duduknya.
Tia yang mengetahui kondisi Mamanya,langsung ikut berdiri dan berusa menenangkan Mama.Tia pun juga merasakan apa yang Mama rasakan.Sedih,kecewa,malu,marah campur menjadi satu.
"Jangan kamu membuat Mama menuduh sembarangan!!.Karena dalam fikiran Mama hanya dari satu nama yakgu Yuda.Karena lelaki itu yang terakhir berhubungan sama kamu setau Mama". Ucapan Mama sudah mulai melunak.
"Iya Ma".Jawaban itu lolos dari mulut Adel.Dengan keadaan Adel yang sangat kacau.
Jawaban itu sukses membuat Mama dan Kakak iparnya terkejut.Saat mengetahui fakta bahwa anak itu adalah anak Yuda.Seorang CEO dari perusahaan besar dan fakta lebih mengejutkan lagi bahwa Yuda sekarang sudah beristri.Jika dihitung dari awal mula Adel hamil sampai melahirkan,berarti Yuda menghamili Adel saat dia sudah berstatus menikah.
Yang ada di pikiran Tia dan Mama saat beragam.Mereka bahkan sempat berfikir bahwa Adel menggoda suami orang sampai membuahkan hasil.
"Dek jawab pertanyaan Kakak dengan jujur!".Tia mulai bisa mengontrol emosinya.
"Apa kamu masih berhubungan dengan Yuda setelah Yuda menikah?".Tanya Tia hati hati.
Pertanyaan itu hanya dibalas gelengan oleh Adel.
"Kenapa bisa itu adalah anak Yuda!".Tia mulai tidak stabil emosinya.
Tiba-tiba Nesya dan Bella masuk tanpa membawa twins karena mereka sudah ditidurkam di kamar tamu.
"Kak biar kami yang menjelaskan semuanya".Jawab Nesya.
"Silahkan!".Kali ini Mama yang menjawab tanpa melihat lawan bicaranya.Dan itu sukses membuat Nesya dan bbela kehilangan nyali.
Dengan jelas Nesya menceritakan apa yang sudah terjadi dengan Adel.Mulai dari Adel berhubungan dengan Yuda sampi kondisinya saat ini.Tanpa menambah atau mengurangi sedikitpun.Bahkan Bella juga menambahkan cerita Yuda yang ditinggal Adel serta kondisi Yuda saat ini.Tak tanggung-tanggung mereka juga menceritakan Citra dan segala akal liciknya.
Saat mendengar penjelasan mereka,Mama dan Tia hanya bisa menangis tanpa bisa berkata-kata.Tanpa banyak ba-bi-bu Mama segera memeluk anaknya dan menangis membayangkan apa yang di rasakan anaknya waktu dia hamil sampai melahirkan tanpa adanya orang terkasih disampingnya.
Usai sudah masalah Adel.Mama sudah bisa menerima sepenuh hati.Bahkan sekarang Mama sudah menggendong Varo sedangkan Tia menggendong Vara.Nesya dan Bella sudah pamit untuk pulang ke apartemen Nesya.
"Ponakan aku kemana Kak?".Tanya Adel.Karena setau Adel Tia udah memiliki anak hanya terpaut beberapa bulan saja dengan anaknya.
"Calvin sedang bersama dengan Candra". Jawab Tia.
"Ma bagaimana aku menjelaskan semuanya kepada Papa dan Kakak?".Adel masih khawatir soal ini.
"Kamu diam saja biar Mama dan Kakak mu ini yang menjelaskan!".Ujar Mama menenangkan anaknya.
Tak lama setelah itu,Papa dan Candra pulang beser anaknya.Keduanya sangat terkejut melihat kehadiran Adel setelah menghilang tanpa kabar.Namun lebih terkejut lagi melihat bayi kembar yang ada di gendongan Mama dan Tia.
Dengan rasa rindu yang sangat besar Papa memeluk Adel dengan erat begitu juga dengan Candra,dia memeluk adiknya walau dia sedang menggendong anaknya.
"Anak siapa Ma?".Tanya Papa.
"Merak cucu kita Pa?".Jawab Mama enteng.Sedangkan Adel sudah was was jika Papa akan marah besar dan mengusirnya dari rumah ini.
"Yang benar saja Ma??Kapan Tia hamil??".Papa menjawab dengan tidak percaya.Karena setau dia Candra hanya memiliki satu anak sedangkan Adel belum menikah.
"Ini anak Adel Pa?!Cucu kita".Kekeh Mama
"Adel kan belum menikah Ma?".Kali ini Candra yang bicara.
"Siapa pun Daddy kalian?Kalian tetap akan selalu menjadi cucu ku".Mama menatap cucu cucunya dengan penuh sayang.
"Maksud Mama?". Papa dan Candra benar-benar bingung dengan maksud Mama.Yang ada di dalam pikiran Candra hanya ada hal negatif tentang anak Adel.
Mama pun menceritakan semua yang terjadi kepada Adel dari awal sampai akhir persis seperti yang diceritakan Nesya tadi.Awalnya Papa masih belum percaya namun setelah Mama kembali menjelaskan Papa menjadi sangat murka dan marah sekali.Begitu pun Candra,saat dia mengetahui jika adiknya di lecehkan oleh sahabatnya sendiri namun juga mantan kekasih adiknya menjadi murka.Rasanya ingin sekali dia menghajar Yuda yang tidak bertanggung jawab,apa lagi sekarang Yuda sudah memiliki seorang istri dari kalangan keluarga kaya.
@@@
Lanjut besok yaa๐๐
Jangan lupa like,comen dan dukung outor dengan dara vote๐๐