
"Nes...nanti wisudanya kita cari maju bareng yaa".Kata Adel.
Saat ini mereka sedang jalan-jalan di Mall.Mumpung hari Minggu.
"Gue tau habitat lu mbkkk... makanya jadi cewek tu jangan setengah-setengah".Timpal Nesya.
"maksudnya setengah-setengah??".Tanya Adel yang belum paham. Sedangkan Bella hanya tersenyum melihat Nesya menggoda Adel.
"Ya iya dong..secara kamu tu dari fisik terlihat cewek tapi kelakuannya sungguh membuat ku sakit kepala".Kata Nesya dramatis.
"Gimana gue mau jadi anak yang kalem bin anteng? sedangkan temennya aja kek luu".Sambil menunjukkan jari telunjuk ke jidat Nesya.
"Ehh gini gini tu gue anaknya manis,kalem, pendiem,rajin,pintar,cantik lagi.Kurang apa coba aku ini??". Kata Nesya dengan sombongnya.
"Kurang waras".Kata Bella lalu pergi begitu aja meninggalkan kedua temannya yang kampret itu.
"wahahahahaaa....".Tawa Adel pecah "tu orang kalau ngomong bener amat dehh..." Adel masih tertawa sambil menyusul Bella.
"Tu orang kalau ngomong enggak di filter dulu kayaknya.Sedikit tapi nyakitin".Nesya masih nyinyir sambil berjalan. (berasa kek orang gila🤔🤔)
Saat itu Yoga dan kedua temannya juga sedang nongkrong di salah satu caffe di Mall tempat ketiga gadis tadi sedang berbelanja.
"Ehh bro,nyari cewek cantik disini.Behhhh bodynya broo bikin meleleh"Kata Arga dengan alaynya.
"Kalau mau cari yang begituan,sono pergi ke club banyak lahh". Haris menimpali.
"Kagak mau lahh..orang yang dijadikan bini jangan cari ditempat yang seperti itu lahh"Kata Arga.
"Serah kau lahh".Kata Haris.Sedangkan Yuda hanya mendengarkan saja.
Arga melambaikan tangan kepada pelayanan
"Mau pesan apa mas?".Tanya pelayanan dengan sopan.
"Jus melon saja".Kata Haris.
"Kalau Lo mau apa?".Tanya Arga kepada Yuda.
"Coffe no sugar".Kata Arga.
"Kalau saya mbk coffe,tapi enggak perlu manis-manis yang penting setia".Kata Arga dengan entengnya,sedangkan pelayanan itu hanya tersenyum malu lalu pergi.
"Astagaaa...Temen gue bucin amat".Kata Haris.
"Sudah waktunya kawin mungkin??".Kata Yuda sambil maen ponsel.
"Nikah dulu baru kawin begooo".Greget Arga.
Disisi lain Adel cs sedang menuju ke caffe yang sama seperti tempat Yuda cs.
"Mau pesan apa nihh??Santai hari ini aku yang bayarin".Kata Adel.
"Widihhhhh...lagi banyak duit nih kayaknya??Bolehh dehh". Nesya menimpali.
Setelah mereka memesan mereka ngobrolin seputar wisuda nanti sambil menunggu pesanan datang.
Dilain tempat tampak sepasang mata mengawasi Adel.Yuppss itu mata Yuda.
'bukanya itu cewek waktu dihalte pas gue anter pulang?'
Yuda terus memperhatikan gerak-gerik Adel sampai tak menyadari bahwa kedua sahabatnya mengikuti pandangan mata Yuda.
"Yak elahhh...santai aja ngelihatinnya,kalau demen samperin nohh...mau yang mana??Yang modis banget itu,atau yang tomboy atau yang pakai headset??".tanya Haris sambil cengengesan.
"Diem loo!!".Kata Yuda.
"Yahhh nyolot diaa".Arga menambahkan "Kalau dilihat-lihat yaa kayaknya itu yang pakai headset caktik juga,agak cuek kayaknya tu orang".Arga mengoceh sendiri.
"Iya nohh...yang modis juga tu,tapi kayakke crewet dehh".Tebak Haris.
"Jangan main-main".Tegas Yuda.
"Samperin yokkk!".Ajak Arga.Tanpa menggubris kata Yuda.
"Hayyuukkkk!!".Jawab Haris semangat.
"Punya teman gini amat sihh".Kata Yudi sambil matanya mengikuti sahabatnya.
"Hai cantikkk...boleh duduk sini??".Arga mengawali trik modusnya.
"Ya boleh silahkan".Kata Adel cuek.
".Ngapain Lo tanya tanya nama gue??".Jawab Nesya galak.
"Eneng jahat amat sihh...baru mau kenalan juga".Kata Haris.
"Ehh bodo amatt".Jawab Nesya ketus.
"Sedikit aja boleh enggak kasih tau namanya??".Haris masih coba merayunya.
"Nesya".Jawab Nesya .
"Eetsss...mau nanya apa lagi?!!"Kata Nesya galak.
"Iya dehh iyaa...enggak nanya lagi ini.Tapi gue duduk sini".Haris masih berusaha untuk modus.
"Diem diem aja neng?".Kata Arga namun Bella tak kunjung menoleh apalagi menjawabnya.
"Namanya siapa kalau boleh tau?" Arga masih berusaha.Kali ini Bella hanya melirik sebentar lalu maen Ponsel lagi.
"Cuek amat neng cantik". Masih dengan trik yang sama.
"Ya udah kalau enggak mau jawab nanti aku cari tau sendiri namamu".Kata Arga.Sedangkan Bella masih diposisi yang sama.
Sedangkan dilain tempat Yuda sedang menahan tawanya karena ulah sahabatnya.
'baru ini gue lihat ada yang menolak tu kampret kampret,gue jadi penasaran '
Yuda menyusul teman-temannya dan bergabung disana.Adel pun sudah kenalan dengan mereka.Saat Yuda duduk di depan Adel,sontak Adel mengangkat kepalanya menatap Yuda.
"Kamu??bukanya kamu yang waktu itu??"Tanya Adel sambil menunjuk Yuda.
"Emang Lo kenal Del?".Tanya Nesya.
"Ya engakk..cuma pas hujan deras gue pulang abis makan sama kalian itu..dia yang nganterin gue pulang soalnya Kakak gue enggak bisa jemput".Jelas Adel.
"Bro,lo kok enggak bilang bilang kalau Lo punya kenalan cewek cantik gini??Wahh parah loo.."Goda Haris.
"Kenal dari mananya??Orang tau namanya aja enggak".Kata Yuda santai.
"Yaa..sekarang kenalan kek".Sambil menjabatkan tangan Yuda ke tangan Adel.Saat tangan keduanya bersentuhan,mereka merasakan perasaan yang aneh dan membuat kedua manusia itu merasakan jantung mereka berdebar kencang.
'ini kenapa sih jantung gue??pake acara ngedisco lagi'. Gerutu Adel.
'begini amat ini jantung,kenapa ya??' Batin Yuda
"Ya udah kali jabatnya".Arga melepas tangan keduanya.
suasana berubah menjadi canggung.Kemudian mereka memakan pesanannya.
"Lo ganti menu bro?". Tanya Arga ke Haris.
"Yoi bro".Jawab Haris.
"Lo suka kopi pahit??".Tanya Nesya ke Haris.
"Bukan pahit,tapi agak manis.Kata Arga enggak perlu yang manis-manis yang penting setia".Sambil mengedipkan sebelah matanya ke Nesya.
sedangkan Nesya hanya memutar bola matanya malas.
Adel hanya diam sambil menikmati cappucinonya.
"Guys,aku duduk di sana saja ya?disini terlalu ramai".Kata Adel kepada teman-temannya.Iyaa Adel tidak suka tempat yang terlalu ramai jadi dia memilih untuk pindah tempat.
"Okeyy,kita tau elo kok".Kata Nesya.Sedangakan Bella cuma mengangguk.
Saat Adel duduk di kursi yang lain ternyata Yuda mengikutinya.
"Boleh duduk sini??Aku gue juga kurang suka dengan keramaian".Kata Yuda.
"Silahkan".Adel mempersilakan Yuda duduk.
" Maaf karena teman-teman gue,lo jadi enggak nyaman".Kata Yuda mengusir kecanggungan.
"Iya enggak papa".Jawab Adel.Dan suasana menjadi hening kembali.
Untuk mengusir keheningan Yuda menanyakan beberapa pertanyaan seputar keseharian Adel.Mereka nampak nyambung dalam obrolan karena salah satu hobi mereka sama yaitu suka olahraga bela diri.(dasar tomboy😑).
Setelah puas ngobrol dan saling tukar nomor telepon akhirnya Meraka memutuskan untuk pulang.Adel cs dengan mobilnya masing masing,sedangakan Yuda cs Meraka satu mobil.
Jangan lupa vote dan like ya guyss😉😉