Adelia Maheswari

Adelia Maheswari
Episode#9


"Adel sayangg....Bangun nakk?!Apa hari ini kamu tidak masuk bekerja setelah cutimu??".Suara wanita yang dicintai Adel membangunkan Adel dari mimpinya.


"Jam berapa ini Ma?".Tanya Adel bangun dari tidurnya lalu pindah posisi tidur menjadi di pangkuan Mamanya.


"Masih jam 6 pagi sayang...Udah sana kamu bersiap siap". Perintah Mama.


"Siap Mama ku sayang".Jawab Adel.


Dua hari yang lalu Nesya kembali ke luar negeri karena ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan.Sedangkan Bella juga pulang ke luar kota untuk mengatasi beberapa masalah disana.Dan sekarang hanya tinggal Adel sendiri yang ada disini.Dia harus tetap bekerja dan tentu saja akan bertemu dengan Yuda.Ngomong ngomong soal Yuda,sejak kejadian di pantai itu Yuda dan Adel tidak bertemu kembali.Bagaimana rekasi Adel ketika bertemu nanti nya sedang Adel pikirkan.Adel benar-benar tidak menyangka bahwa Bosnya itu akan menyukainya bahkan mencintainya.Bagaimana mungkin itu.


"Pagi Maa Paa..".Sapa Adel.


"Pagi sayang".Jawab Papa dan Mama.


"Kakak dimana Ma?".Tanya Adel karena pagi ini dia tidak melihat kakaknya itu.


"Dia pagi pagi sekali sudah berangkat kerja karena ada meeting pagi dengan perusahaan besar".Jelas Papa.


Adek hanya menganggukkan kepalanya.Lalu sarapan pagi kemudian Adel pamit untuk berangkat kerja.


Hari ini di kantor pekerjaan Adel menumpuk setelah seminggu dia tinggalkan.Saking sibuknya sampai sampai dia tidak menyadari bahwa Bosnya sudah berada di depannya.Sedangkan Yuda hanya sibuk memperhatikan gadisnya itu.Asal kalian tau bahwa ruang kerja mereka jadi satu dan itu karena Yuda yang memintanya.


"Ehemmbb!!Apa kau akan terus memperhatikan berkas berkas itu lalu mengabaikan bos mu yang tampan ini??".Tanya Yuda mendekati Adel.


"Ahh..Selamat pagi pak...Maaf tidak menyambut anda karena terlalu banyak berkas yang harus saya teliti".Jawab Adel.


"Tak perlu terlalu formal seperti itu Dell".Kata Yuda.


"Tidak pakk ini di kantor dan saya harus bekerja profesional,bisa membedakan maka urusan pribadi dan urusan kantor".Jelas Adel "Dan pakk hari ini ada meeting pukul 10 nanti di caffe van's".Tambah Adel.


"Yaa...nanti kamu temani saya menemui klien".Kata Yuda.


"Tapi pakk...". Kata Adel.


"Tidak ada tapi tapian.Dan soal pekerjaan,kerjakan besok saja.Hari ini waktumu untuk ku".Kata Yuda lalu meninggalkan Adel.


"Dasar bos gilaa...mana bisa aku meninggalkan pekerjaan ku yang sangat banyak ini.Siap siap saja Adel besok kau akan lembur kembali".Adel mengomel sendiri.


Tepat jam 10 Adel dan Yuda sudah berasa di caffe van's menunggu kliennya datang.


"Selamat pagi menjelang siang pak ".Kata klein itu menjabat tangan Yuda.Ketika hendak menjabat tangan Adel tiba-tiba tangan Adel di tarik Yuda.


"Maaf pak aku tidak suka kalau milikku tersentuh orang lain".Kata Yuda dingin.


"Ohhh maaf kan aku pak..aku kira dia sekretaris bapak".Kata klien.


"Iya memang dia sekretaris ku merangkap sebagai kekasih ku".Jelas Yuda.


"Sekali lagi saya minta maaf pak".Kata klien sambil meminta maaf.


"Bisakah kita mulai meetingnya?".Tanya Adel yang sudah malu karena perkataan Yuda tadi yang mengatakan bahwa Adel adalah kekasihnya.


'apa tapi dia bilang??aku adalah kekasihnya.Apa di sudah gila apa?Ohh betapa malunya aku".


Acara meeting pun berjalan dengan lancar dan kerja sama pun sudah terjalin.Saat ini tinggal Adel dan Yuda saja di karena klien mereka sudah kembali.Yuda berniat ingin membawa Adel jalan jalan.


"Bisakah kamu menemaniku jalan jalan hari ini??Aku ingin sedikit menenangkan pikiran ku,akhir akhir ini banyak sekali hal-hal yang harus aku kerjakan apa lagi saat kau cuti banyak sekali pekerjaan yang seharusnya kau atasi menjadi tanggung jawab ku sendiri.Dan itu cukup menyita waktu ku".Jelas Yuda.


"Maaf,gara gara aku kau menjadi sibuk".Kata Adel.


"Simpan saja kata maaf mu itu.Sebagai gantinya kau harus menemani ku jalan jalan malam ini".Kata Yuda.


"Ya sudah lahh...Sebagai gantinya aku akan menemanimu jalan jalan malam ini".Jawab Adel.


"Dan hari ini masih siang menjelang sore".Ingat Adel.


"Tidak masalah karena waktu kita selama perjalanan tidaklah singkat".Jawab Yuda.


"Lalu bagaimana dengan mobil ku?"Tanya Adel.


"Jangan pikirkan hal itu".Jawab Yuda.


"Wahhh indah sekali!?..Sudah lama aku tidak pergi ke pasar malam".Seru Adel.


"Benarkah??".Tanya Yuda.


"Iyaa udahh lamaaaa banget.Waktu itu aku berada di kelas 3 SMP".Jelas Adel.


"Sama dongg...aku juga sudah lama tidak ke pasar malam.Terakhir kesini waktu SMA sama Temen temen".Kata Yuda.


"Apa kamu ingin mencoba wahana permainan disini??".Tanya Adel.


"Tidak begitu buruk".Jawab Yuda.


"Okeyy kita mulai dengan permainan yang itu".Tunjuk Adel girang.


"Ayo kita kesana!".Ajak Yuda.


Mereka pun mencoba berbagai wahana yang ada di pasar malam.Dari mulai yang biasa saja sampai yang menantang adrenalin.Semua mereka coba tanpa terkecuali.Setelah mereka puas bermain,lalu mereka duduk disebuah bangku taman.


"Seru juga malam ini.Thenks ya udah ngajakin gue kesini.Malam ini malam yang berbeda bagi aku".Kata Adel.


"Gue juga ngucapin terima kasih karena udah nemenin aku sepanjang hari ini.Malam ini bakal jadi malam yang indah dan spesial".Jelas Yuda.


"Emmm...boleh enggak aku minta sesuatu??".Tanya Adel.


"Bilang aja mau apa bakal aku turuti".Kata Yuda.


"Gue cuma mau permen kapas".Kata Adel sambil tersenyum.


"Okey kamu tunggu sini aku mau beli dulu".Yuda pun pergi membeli permen kapas spesial buat pujaan hatinya.


"Ini buat kamu spesial".Ujar Yuda.


"Terimakasih". Kata Adel.


"Sebenarnya aku mau ngomong ke kamu tapi takut salah kata".Kata Yuda disela memakan permen kapas.


"Ngomong apa sihh??".Tanya Adel penasaran.


"Ehh enggak jadi.Udah malam nie..Pulang yukk??!".Ajak Yuda mengalihkan pembicaraan.


"Iyaa nie udah malam banget.Pulang aja".Kata Adel.


"Aku antar".Ujar Yuda.


"Yak iya lahh...Kan kamu yang ngajak aku..Lagian mobil aku masih ada di kantor kamu".Kata Adel.


"Aku sampe lupa akan hal itu".Sahut Yuda. "Kalau gitu besok pagi aku jemput kamu berangkat kerja dan jangan menolak ajakan ku ini".Kata Yuda.


"Okey jika kamu memaksa".Jawab Adel.


"Aku tidak memaksa tapi aku memerintah kamu untuk berangkat kerja bareng aku".Kata Yuda lagi.


"Iya dehh pak bos kau memang berkuasa saat ini dan dalam hal ini".Kata Adel tersenyum.


"Teruslah tersenyum seperti itu karena aku suka senyuman mu itu".Ujar Yuda.


"Apa kamu bilang??".Tanya Adel karena tidak percaya apa yang Yuda bicarakan.


"Ahh tidak,lupakan saja!".Kata Yuda gugup.


"Ya sudah ayo kita pulang".Kata Adel masih dengan senyum manisnya itu.


Malam itu adalah malam yang indah bagi mereka.Malam yang berarti bagi keduanya.Walaupun belum ada kata suka namun keduanya sudah menyadari bahwa mereka saking menyukai hanya saja belum mengungkapkannya.Hanya Yuda yang pernah mengungkapkan rasa saat di pantai itu.Namun Adel hanya menganggap itu sebuah candaan belaka.Entah apa yang akan terjadi pada mereka di masa depan nantinya.


Terimakasih telah membaca sampai selesai..


maaf jika ceritanya kurang bagus...


jangan lupa like,comen,dan vote cerita ku ini...