
Hari ini Adel,Yuda dan twins menyempatkan diri untuk berkumpul bersama dengan teman-temannya.Mereka sudah membuat janji akan bertemu di salah satu caffe terkenal.
Setelah mereka sampai ternyata sahabat-sahabatnya sudah datang terlebih dahulu.
"Adelll!!!...Gue rindu Lo!!".Kata Nesya girang.
"Malu maluin amat sih Lo!!".Dengan Arga.
"Apa sih Lo!!Syirik banget sama gue!".Kata Nesya dengan berani.
Setelah adegan-adegan kangen kangenan ala wanita,mereka pun melanjutkan ngobrolnya.
"Sini Vara sama aunty saja!".Kata Nesya lalu menggendong baby Vara.
"Varo sama uncle saja biar ketularan gantengnya".Ucap Arga asal.
"Emang Lo ganteng ya bro?".Kata Haris mengejek Arga.
"Sembarangan aja Lo!!...Lalu gue enggak ganteng,mana mungkin ayang Bella cinta sama gue?".Kata Arga sambil menjahili Bella.Sedangkam Bella hanya memutar bola matanya malas.
"Males banget gue!".Ucap Bella.
"Eh jangan gitu dong yang?".Sergah Arga.
"Sudah sudah!!...Jadi kapan ni mau lanjut ke jenjang yang serius enggak??..Kasian hubungan kalian hanya gini gini aja enggak ada peningkatan".Lerai Adel
"Kalau bertemu berantem melulu".Tambah Yuda.
"Gue sih ayo ayo aja... Apa lagi gue sudah mendapatkan lampu hijau dari calon mertua".Jelas Haris sambil mengedipkan mata ke arah Nesya.
"Ganjen amat sih Lo!!".Bentak Nesya.
"Kalau Lo gimana Ga?".Tanya Adel.
"Masih susah ngerayu calon mertua".Jawab Arga lesu.
"Semangat bro!!.. Perjuangkan yang menjadi milik Lo!".Kata Yuda menyemangati Arga
"Kok bisa sih Lo enggak dapat lampu hijau dari calon mertua?".Tanya Adel.
"Lo kan tau Del?,gimana Oran tua gue".Jawab Bella lesu.
"Gimana kalau Lo buat Bella hamil anak Lo aja?Kan nanti bakal di nikahin?!".Ide gola dari Nesya berhasil membuat sahabat-sahabatnya geleng-geleng kepala.
"Kayakke bukan ide yang buruk?".Ucap Arga sambil mengkode Bella dengan mengedipkan sebelah matanya.
"Yang waras napa kalau ngasih ide tu?".Sahut Adel sambil menahan tawanya melihat ekspresi Bella.
"Gila!!".Komentar Bella dengan wajah masam
"Lha terus??Masak cuma jalan ditempat aja hubungan Lo?".Tanya Haris.
"Maunya sih ke jenjang yang lebih serius".Jawab Arga lesu.
Obrolan mereka berhenti ketika ana motif dari hp Bella.
From : Mama
To : Bella.
Isi: hari ini kamu pulang lebih awal karena ada temen Mama yang datang.Jangan malu malu in Mama.Mama akan menjodohkan mu dengan anak temen Mama.Dan jangan kamu hubungi lagi si Arga itu karena Mama tidak suka dengan anak itu!.
Semuanya membaca pesan dari Mamanya Bella.
Bagai disambar petir di siang bolong,Bella tampak syok dengan pesan yang dikirim oleh Mamanya.
Begitupun dengan yang lain,apa lagi Arga yang menampakkan ekspresi yang tak terbaca.
Dengan segera Arga bangkit dadi duduknya dan menarik tangan Bella diikuti dengan pandangan sahabat-sahabatnya dengan bingung.
"Mau kemana tu orang?".Yuda dengan keheranan karena tingkah Arga.
"Coba deh kamu ikuti saja!.Aku takut terjadi apa-apa dengan keduanya".Ajak Yuda.
Arga yang sudah menahan Emosinya langsung pergi menuju rumah Bella yang di ikuti oleh Bella juga.Keduanya di dalam mobil hanya bisa saling terdiam.
Sesampainya di rumah Bella,Arga segera masuk berniat untuk menemui keluarga Bella.Sedangkan Bella yang berjalan di belakang Arga hanya bisa diam dan pasrah.
"Permisi Tante?".Sapa Arga ramah.
Seketika ruang keluarga yang tadinya penuh dengan obrolan menjadi sunyi dengan kedatangan tamu tak di undang tersebut.
Di rung keluarga sudah ada keluarga Bella dan keluarga pria yang di akan dijodohkan dengan Bella.Kedua keluarga sudah sangat akrab.
"Papa Mama".Ucap Bella lirih.
"Ada perlu apa kamu kesini?".Tanya Papa Bella dingin.
"Jangan terlalu keras Pa!..Ayo kita bicarakan ini di rung tamh saja!".Kata Mama Bella yang merasa tidak enak dengan tamunya.
"Maaf ya neng,saya tinggal sebentar.Ada hal yang harus kami selesaikan terlebih dahulu".Kata Mama Bella kepada tamunya dengan sopan.
Sesampainya di rung tamu,Papa Mama Bella,Bella dan Arga duduk.Arga berusaha untuk menutupi rasa groginya.
"Apa mau mu?.Tanya Papa Bella dingin.
"Saya ingin melamar Bella Om".Jawab Arga dengan tegas dan mantep.
"Mengapa kamu mau menikahi anak saya?".Tanya Papa Bella lagi.Sedangkan Mama Bella dan Bella duduk berdampingan tanpa buka suara apapun.
"Karena saya saya mencintai Bella anak Om".Jawab Arga tegas.
"Apa kamu bisa membahagiakan anak saya?".Tanya lagi.
"Saya tidak berjanji Om,tapi saya anak berusaha untuk membahagiakan Bella bagaimana pun caranya".Arga takk kalalh tegas.
"Bagaimana jika suatu saat nanti kamu menyakiti anak saya dan anak saya memilih pulang kerumah ayahnya?".
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar kejadian itu tidak akan terjadi di rumah tangga saya dan Bella nantinya".Jawab Arga sangat yakin.
Sedangkan Yuda,Adel,Haris,dan Nesya sedang berada di depan rumah Bella dengan perasaan yang was was.Mereka sangat takut jika hal yang tidak diinginkan terjadi.
Kembali ke Arga.
Setelah mendengar jawaban dari Arga,Papa Bella masuk kembali ke ruang tamu tanpa menghiraukan orang-orang di ruang tamu.
Sedangkan di ruang tamu suasana menjadi canggung dan kaku.Tak selang beberapa lama,Papa Bella keluar bersama dengan keluarga calon Bella.
"Cinta memang tidak bisa dipaksakan.Maka saya ingin mengatakan bahwa saya membatalkan pertunangan ini karena saya tidak ingin menikah dengan paksaan.Saya beserta keluarga sudah membicarakan hal ini.Saya melihat ketulusan dimata pemuda ini".Kata pemuda itu sambil menunjuk ke arah Arga.
"Kalau begitu kita permisi".Ucap ayah pemuda itu.
Papa Bella mengantarkan tamunya serta membicarakan apa entah itu.
"Saya merestui mu sebagai menantu keluarga ini berkat kegigihan mu untuk memiliki anak saya".Ucapan Papa Bella berhasil membuat Arga dan Bella bahagia tak terkira.
Perjuangan cinta mereka tidak sia-sia.Mereka berhasil menyatukan cinta yang mereka miliki.
@@@
Beberapa bulan kemudian pernikahan Bella dan Arga di gelar di sebuah gedung mewah.Kedua mempelai tampak serasi.
"Selamat ya sayang,akhirnya kalian menikah jugaa".Adel memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.
"Terima ya Del,ini juga berkat dukungan mu juga".Jawab Bella.
"Selamat ya bro,lo berhasil menaklukkan wanita es ini".Canda Yuda.
"Aku di tinggal nikalh lagi oleh sahabatku".Drama Nesya.
"Makanya buruan nyusul!".Goda Arga dan Yuda.
"Orangnya enggak punya rasa peka!".Ucap Nesya menyindir Haris.
"Nyindir???".Haris menaikkan sebelah alisnya.
"Enggak juga".Kata Nesya cuek.
Semuanya tertawa melihat pasangan satu ini.
"Ngomong ngomong selama ya beb,akhirnya lo enggak tidur sendiri,enggak gila sendiri,enggak makan sedih".Kata Nesya dengan gurauannya.
"Apa apaan sih".Kata Bella malu.
@
@
@
@
Begitulah kisah Adel dan Yuda.Sekarang mereka hidup bahagia Dengan anak-anaknya.Walaupun ada aja rintangan yang menghadang namun itu tidak menggoyahkan cinta mereka malah menambah rasa cinta antar keduanya.
@
@
@
@
Terima kasih yang telah membaca novel ini sampai habis😊😊See you next time...
tunggu karya karya aku yang selanjutnya.
jangan lupa like,coment,dan vote juga ya cerita ku...
bay bay bayy😉😉