
"Adell bangun sanyang!Katanya mau kerja hari ini?".Suara Mama membangunkan Adel.
"Masih ngantuk Ma?,Besok aja ya ke kantornya?".Tawar Adel masih setia memejamkan matanya.
"Enggak bisa sayang,katanya kamu mau ketemu sama bos kamu itu?".Mama mengingatkan lagi.
Seketika Adel segera membuka matanya lalu beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Dasar masih sama saja".Mama geleng-geleng kepala melihat Adel.
Hari ini keadaan rumah Adel terlihat sepi.Tidal ada tanda-tanda Adel akan keluar.
"Apa harus aku samperin ya??Tapi nanti apa kata Candra?Kan dia tau kalau gue suaminya Citra.Bakal banyak Pertanyaan nanti dia.Ya susah aku tunggu saja disini".Gedemel Yuda.
Pagi ini Yuda menyempatkan waktu untuk menjemput Adel.Rencananya hari ini Yuda ingin mengajak Adel sesuatu tempat untuk menjelaskan semuanya.Yuda sungguh frustasi karena sudah lama tidak berkomunikasi dengan baik.Bahkan ketika Yuda mencoba menghubungi Adel,Adel selalu menghindarinya.Yuda tau bahwa dirinya yang salah sekarang.Yuda hanya ingin menjelaskan saja saja dan Yuda juga ingin Adel menunggunya untuk menyelesaikan masalah ini.
Saat Yuda sedang bergelut dengan pikirannya.Gerbang pintu Adel terbuk,disana sudah ada Adel yang sedang Minggu taxi online.Adel sangat jarang menggunakan mobil pribadinya dengan asalan bawa dia malas untuk menyetir.Yuda segera turun dari mobil dan menghampiri Adel.Adel yang tau Yuda akan menghampirinya segera bmasuk kerumahnya.
"Adell,tunggu!!Dengerin penjelasan aku dulu!!".Pinta Yuda.
"Apa".Jawab Adel ketus.
"Enggak bisa disini.Aku mau menjelaskan masalah ini tapi enggak disini tempatnya". Kata Yuda.
"Gue engga ada waktu!..Gue mau kekantor.Lo juga ke kantor kan??Atau masa cuti bulan madunya kurang?".Tanya Adel sinis.
Jika Adel sudah mengunakan Lo gue kepada Yuda tandanya Adel sedang marah besar Sekaran.
"Kamu harus ikut aku dulu kali ini.Dan dikantor aku bos nya.Dan ini perintah dari bos kamu".Kata Yuda.
"Kalau di luar ko bukan bos gue!".Ujar Adel sambil peegi meninggalkan Yuda karena taxi yang sudah Adel pesan sudah datang.
"Ah sialll!!!!".Maki Yuda.
@@@
Sampai dikantor Adel segera menuju ruangannya dan menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat sampai tidak tau jika Yuda sudah berada di depannya.
"Adel". Panggi Yuda.
Seketika Adel mendongakkan kepalanya.Dia sangat terkejut dengan kedatangan Yuda.Bahkan jarak wajah mereka sangat dekat sehingga Adel bisa merasakan hembusan nafas Yuda.Seketika jantung Adel berdetak kencang dan pipinya memanas.Tuda hanya bisa menahan tawanya.Dia sangat suka jika Adel sedang malu karena pipinya akan memerah.
Adel segera mengubah ekspresi wajahnya.
"Ada perlu apa pakk??".Tanya Adel formal.
"Saya perlu kamu,saya perlu kamu selalu ada disisi ku".Jawab Yuda.
"Maaf pak,ini bukan sepatutnya".Jawab Yuda.
Tok tok tok!!..Pintu terbuka dan terlihat bahwa Citra datang.
"Sayang?".Kata Citra manja.
"Maaf pak saya permisi".Kata Adel lalu pergi.
"Ahkk!!!...Mau apa?!".Tanya Yuda ketus.
"Apa salah aku datang ke kantor suami ku sendiri??..Yuda, Bunda sudah menyiapkan liburan honeymoon kita.Bunda merekomendasikan agar kita pergi ke negara sakura.Aku sih mau mau aja asal sama kamu".Rayu Citra.
Yuda bukannya senang malah tambah kesal.
"Terserah !".Kata Yuda.
"Ya sudah nanti aku bilangin ke Bunda".Kata Citra sambil bergelayutan dilengan kekaar Yuda.
Tak sengaja Adel mendengar pembicaraan mereka.Seketika hati Adel sakit bagaikan tertusuk beribu-ribu jarum.Adel sekuat tenaga menhan air matanya agar tidak jatuh.
"Oh iya sayang,Hari ini aku mau belanja pakaian buat kita honeymoon nanti".Kata Citra sambil merayu Yuda.Namun Yuda sedikitpun tidak bergeming.
"Nih!!".Mata Yuda menyodorkan ATM pribadnya kepada Citra.
"Kamu baik sekali sayang,ya sudah aku pergi dulu.Yang semangat kerjanya sayang?".Ujar Citra lalu pergi.
"Permisi pak,Saya mau mengantakan surat pengunduran diri saya ke bapak".Kata Adel berusaha biasa saja.
"Apa maksudnya Adel?!!".Kata Yuda geram.
"Saya mau mengundurkan diri sari perusahaan bapak".Kata Adel mantap.
"Kamu tidak bisa pergi nego saja Adel" Kata Yuda menahan emosi.
"Bolah ataupun enggak bolah saya akan tetap berhenti bekerja disini.Dan GPS yang sudah bapak pasang di hp saya,sudah saya hilangkan.Jadi saya harap bapak tidak mengganggu saya lagi karena bapak juga sudah memiliki istri.Saya tidak mau terjadi yang tidak-tidak".Jelas Adel.
"Kenapa kamu mengindari saya Adel??Saya tidak mau hidup tanpa kamu.Tolong jangan kamu hukum aku seperti ini.Silahkan kamu mau apakan saya tapi saya mohon tolong jalan jauhi aku seperti ini.Ini sungguh menyiksa Adel".Kata Yuda frustasi.
"Maaf pak,tidak sepantasnya orang beristri berbicara kepada wanita lain seperti ini".Kata Adel datar.
"Kamu bukan wanita lain Adel,Kamu adalah wanita ku".Jelas Yuda.
"Maaf pak ini sudah melampaui batasan.Saya permisi pak".Mata Adel laku pergi dari hadapan Yuda.Adel tidak sanggup melihat Yuda.Sakit hatinya terlalu dalam.Wakau bukan seperjuangan salah Yuda namun dia belum bisa berdamai dengan hatinya.
Di ruanganya Yuda hanya bisa berdiam diri.Lidahnya terllau Kelu untuk mengatakan apapun sekarang.
Seketika Yuda segera bangkit dan meminta asistennya untuk mengosongkan jadwal hari ini sampai besok.
Yuda segera pergi tanpa arah sambil mengendarai mobilnya.Pikirannya sedang kacau saat ini,Dikepalanya hanya ada Adel saja.Hari ini sudah sore menjelang malam.Yusa segera mencari tampat makan untuk makan malam.Sesudahnya dia pergi ke club yang mewah.
@@@ (Adel).
Saat ini Adel sedang berada di taman rumahnya.Kebetulan hari ini dirumah sepi.Hanya ada ART saja.Adel terus saja ngelamun memikirkan banyak hal yang dialaminya sekarang.Sampai malam menjelang Adel masih saja bergelut dengN pikirannya sampai bibi menyadarkan Adel.
"Ayo den masuk,makan malam susah siap".Kata bibi.
"Ehh iya bikk...Nanti Adel kesana".Jawab Adel.
Adek pun makan malam ditemani bibi karena Adel tidak suka jika makan sendiri.Sesudahnya Adel berjalan menuju kamarnya lalu membersihkan diri dan bersiap untuk tidur.Melupakan sejenak masalahnya.
@@@ (Club)
Yuda sudah menghabiskan banyak alkohol sampai dia mabuk berat.Sampai club akan ditutup Yuda belum beranjak dari duduknya.Mulutnya masih saja merancau menyebut nama Adel sambil mengumpat kepada Citra.
Salah satu karyawan sana berusaha menghubungi orang terdekat dari Yuda.Dia mengecek di HP Yuda.Disana tertera nama My lovely,langsung saja karyawan tersebut menghubungi nomer Adel.
"Hallo ada dengan siapa ya??".Tanya Adel masih memejamkan matanya karena dia masih tidur tadi.
"Maaf saja karyawan dari club xxx mau memberitahu bahwa tuan Yuda sedang mabuk berat dari tadi dia hanya menyebut nama Adel.Mohon segera bawa tuan Yuda karena club akan segera kami tutup".Kata karyawan itu.
Seketika Adel langsung melenakan matanya.Dia sangat kenal Yuda,tidak mungkin Yuda sedang mabuk sekarang.
"Tolong segera kemari mbk,saya sudah share lokasinya".Tambah karyawan itu.
"I iya pak".Adek mengiyakan saja.
Dengan terburu-buru Adel segera mengeluarkan mobilnya.Tak peduli dengan baju tidur yang dikenakannya Sekarang.Karena jika Adel tidur dia tidak akan menggunakan baju yang kurang bahan.Dia selalu menggenakan baju tidur lengan panjang dengan celana panjang.
"Duhh...bikin repot aja ni orang.Masih malam lagi".Keluh Adel.
Sampai di sana adek segera mencari Yuda.Samaoi dia melihat seorang laki-laki yang sedang mabuk berat sambil menyebut namanya.
"Pak tolong batu saya untuk mengangkatnya ke mobil saya".Adel meminta tolong karena dia tidak bisa membawa Yuda sendiri mengingat tubuhnya yang lebih kecil dari Yuda.
"Baik mbkk".Kata karyawan itu.
Yuda segera dibawa ke mobil Adel.Sekarang Adel yang bingung,mau dibawa kemana Yuda.Kalau dibawa pulang ke rumahnya Yuda tidak mungkin,dibawa kerumah Adel juga bukan solusi yang baik.Seketika Adel mengingat apartemen Yuda.Adel masih ingat sandi apartemen Yuda.
Segera Adel membawa Yuda ke apartemen dan menidurkan Yuda di kamar nya.
Saat hendak pergi tiba-tiba tangan Adel dipegang Yuda.Dengan sekali tarikan,Adel sudah jatub diatas badan Yuda yang sedang merancau memanggil namanya.
Lanjut episode selanjutnya yaaππ
Terima kasih telah membaca
jangan lupa like,coment dan vote yaaπππ