
Usia twins sudah memasuki 6 bulan.Keduanya tumbuh dengan sehat.Saat ini Adel mengajak twins untuk jalan-jalan di Mall.Adel mendorong tempat bayi menuju perlengkapan bayi.Bayi Vara terlihat sangat menikmati dan memperhatikan Mommynya berbelanja.Berbeda dengan Varo,dia tampak acuh dengan sekitar.Saat ada orang yang mencoba untuk mengajak ngobrol Varo hanya diam dan sangat cuek sedangkan Vara tambak senang.
Disaat yang sama Yuda terlihat memasuki sebuah Mall yang sama seperti Adel.Sejak dirinya berpisah dengan Citra setelah insiden beberapa bulan yang lalu,Yuda masih sendiri.Yuda awalnya ingin menemui Adel namun dia belum punya cukup nyali untuk melihatnya.Yuda merasa sangat malu kepada anak-anaknya.
Saat ini Yuda tengah memilih baju untuk kedua anaknya.Yuda ingin dirinya sendiri yang memilih secara langsung baju untuk anak-anaknya.
Matanya tak sengaja melihat kereta dorong bayi berukuran dua kali lipat dari biasanya dan seorang wanita yang tengah kesulitan mengambil sesuatu dari rak atas.Yuda dengan segera membantu wanita tersebut untuk mengambilkannya.
"Ini mbk baa...".Kata kata Yuda terhenti ketika melihat siapa yang saat ini berada di hadapannya.Jantungnya kembali berdetak kencang.
"Adell??..Ini kamu Adel??Dan ini??"Yuda tak bisa menahan rasa bahagianya.
Dengan segera dia memeluk Adel dengan erat seakan-akan tidak mau dipisahkan lagi.
Adel pun sama terkejutnya,dia tidak pernah menyangka jika akan bertemu dengan mantan kekasihnya sekaligus ayah dari anak-anaknya.
"Maaf Anda salah orang!".Kata Adel dengan perasaan yang campur aduk tidak jelas harus ngomong apa dan harus bersikap bagaimana.
"Adel,ini aku Yuda!!Apakah kamu sudah melupakan aku??".Tanya Yuda dengan raut wajah yang nampak kecewa.
"Maaf!".Hanya itu saja yang dapat keluar dari mulut Adel.Lalu Adel bergegas pergi sambil mendorong kereta anaknya.
Si twins yang nampaknya tau bahwa laki-laki itu adalah Deddy nya,keduanya pun menangis sehingga orang-orang di sekitar pun meneh kepada mereka.
"Cup cup cup sayang".Adel mengangkat Varo kegendongannya.Sedangkan Vara masih menangis sehingga Yuda dengan segera mengangkat Vara kegendongannya.
Cara yang merasa nyaman pun menghentikan tangisnya dan malah mendusel Yuda sehingga membuat Yuda kegelian.
"Mereka saja bisa merasakan bahwa Deddy nya berada disini".Ucap Yuda.
"Terserah kau saja".Ucap Adel pasrah jika ini menyangkut kedua anaknya.
"Tolong kembalikan anak ku!Aku ingin pulang".Kata Adel acuh.
"Ingat Adel,aku juga punya hak atas anak- anak kita".Balas Yuda.
Adel sudah tak perduli segera membawa twins pulang namun tangannya di cekal oleh Yuda.
"Maaf...Tolong lepaskan!!".Adel berusaha melepaskan cekalan di tangannya.
"Aku tidak akan melepaskan mu!".Kekeh Yuda.
"Tolong jangan ganggu aku lagi!".Kata Adel.
"Jangan kamu siksa aku seperti ini!Jangan pisahkan aku dengan anak-anak ku!..Pliss tolong kamu maafin aku!".Jelas Yuda.
"Aku sudah maafin kamu".Kata Adel.
"Beneran kamu sudah maafin aku?Kamu sudah bisa menerima aku kembali??".Tanya Yuda bertubi-tubi.
"Kalau untuk itu aku belum bisa.Maaf".Jawab Adel.
"Apakah sulit untuk mu menerima ku kembali?".Tanya Yuda dengan nada yang melemah.
"Maaf!".Hanya itu yang bisa di ucapkan Adel.
Sejujurnya Adel juga bingung akan perasaan ini.Di satu sisi Adel masih mencintai Yuda,tapi disisi lain Adel juga masih sakit hati atas masa lalu.
Kemudian Yuda jongkok mensejajarkan tinggi badannya dengan kereta dorong milik twins.
"Sayang".Mata Yuda terasa panas dan berair.
"Yang sabar ya sayang,kita akan tinggal satu atap.Dan akan selalu bahagia.Daddy akan terus berusaha meyakinkan Mommy agar mau memaafkan Daddy mu ini".Yuda merasakan sakit yang dalam.
Yuda tidak bisa merasakan bagaimana rasanya melewati cobaan yang di alami Adel.Yuda tak bisa membayangkan jika dirinya yang berada di posisi Adel.
Yuda seger berdiri dan mensejajarkan dirinya dengan Adel.Dan segera memeluk Adel dengan sangat erat seakan akan tidak mau dilepaskan.Adel yang terkejut dengan serangan mendadak dari Yuda hanya bisa berbengong tanpa bisa membalas pelukan Yuda.Ada sebuah rasa yang sangat sulit untuk di ungkapkan dan di jelaskan.
Setelah kesadaran Adel kembali,segera Adel mencoba untuk melepaskan diri dari pelukan Yuda.Dan Adel baru menyadari bahwa mereka telah menjadi tontonan orang banyak
"Tolong lepas!!..Aku sulit bernafas!".Kata Adel lagi.
Yuda segera melepas pelukannya dengan rasa tidak rela.
"Oh maafkan aku,Aku..".Yuda tak bisa melanjutkan kata-katanya.
Lalu Yuda menatap di sekelilingnya.Batapa terkejutnya dia sekarang mereka jadi konsumsi publik.
"Maaf karena membuat kalian tidak nyaman!..Maklum lah habis pulang jari jauh dan saya terlalu rindu dengan istri dan anak saya".Jelas Yuda kepada orang-orang disekitarnya.
Adel yang terkejut ketika mendengar bahwa Yuda menyebut dirinya itu istrinya.
'Istri dari mananya?Nikah aja enggak'
"Sudahlah,ayo kita pergi dari sini dan jangan hiraukan mereka!".Kata Yuda sambil mendorong kereta dorong twins.
Adel hanya bisa mengikuti kemana Yuda pergi.Yuda mengajak Adel.menuju mobilnya.
"Aku tidak mau ikut dengan mu!Tolong jangan paksa aku!".Cegah Adel.
"Tolong biarkan aku mengantar mu pulang dan aku juga ingin lebih dekat dengan anak-anak ku".Sergah Yuda.
Adel tidak bisa berbuat apa-apa karena ini menyangkut anak-anaknya.Hal apapun akan Adel lakuakan untuk kedua anaknya.
"Tolong antarkan aku ke apartemen saja.Aku tidak ingin kau mati dihajar orang-orang rumah".Kata Adel dengan tidak menatap Yuda.
"Ternyata kamu masih mengkhawatirkan aku".Kata Yuda dengan seulas senyum di bibirnya.
"Jangan berfikir yang macam-macam". Peringatan Adel.
Adel memang memiliki sebuah apartemen yang tidak jauh dari rumahnya.Namun jarang tempati.Walaupun begitu,keadaan rumah ini bersih karena setiap hari ada orang suruhan Adel untuk membersihkan apartemenya.
Sesampainya di apartemen Adel segera menggendong Vara sedangkan Varo di gendong Yuda dalam keadaan keduanya tertidur.
Adel dan Yuda membaringkan twins Dangan hati hati karena takut membangunkan twins.
"Adel,tolong jangan seperti ini!Aku tidak bisa kau diamkan.Aku sudah tidak bersama Citra lagi".Jelas Yuda.
"Kenapa?".Tanya Adel masih acuh
Yuda segera membawa Adel ke ruang tamu agar pembicaraan mereka tidak mengganggu kenyamanan twins tidur
"Jelaskan!".Kata Adel.
Kemudian Yuda menjalaskan apa yang dialaminya selama ini dengan sangat jelas,tidak di tambah maupun dikurangi.Adel mendengar dengan saksama.
"Kamu percaya kan sama aku?".Tanya Yuda.
"Bagaimana cara ku untuk bisa mempercayai mu kembali?".Tanya Adel.
"Aku akan membuat mu mempercayai aku dengan cara ku sendiri".Jawab Yuda.
Adel bisa melihat kesungguhan Yuda didalam matanya.Yuda saat ini tidak sedang berbohong maupun bercanda karena Adel sangat mengetahui siapa Yuda itu.
"Jadi,maukah kamu menerima ku kembali?".Tanya Yuda sambil menggenggam tangan Adel.
"Kita lihat saja apakah kamu bisa menaklukan keluarga ku atau tidak!".Tantang Adel.
"Walaupun ini bukan hal yang mudah namun aku akan mencobanya untuk mu dan untuk anak-anak kita".Jawab Yuda.
Malam itu menjadi saksi bisa bahwa keduanya masih mencintai satu sama lain.Dan mereka percaya bahwa di balik cobaan yang datang bertubi-tubi tak kan menyurutkan cinta mereka melainkan akan memperkuat rasa cinta antar keduanya.
ππMAAF BARU UPDATEE...
SELAMAT MEMBACA DAN JANGAN LUPA UNTUK LIKE,COMENT,DAN VOTE CERITA KU YA.πππ