Adelia Maheswari

Adelia Maheswari
Episode #12


Suasana hari ini cukup cerah.Yuda,Arga,dan Haris sedang menikmati hari libur dengan tongkrongan di caffe.Memang,ketika ada


waktu libur mereka bertiga selalu menyempatkan waktu buat kebersamaan walau hanya duduk di caffe.Caffe tersebut milik Yuda yang dia kelola dari enol.


"Gimana kabar kalian?".Tanya Yuda.


"Ya seperti ini kita".Jawab Haris.


"Gue rasa Lo sekarang lagi happy banget bro?".Tanya Arga.


"Gue melihat aura orang yang sedang di mabuk cinta".Kata Haris.


"Gue biasa aja".Jawab Yuda.


"Apa kita terlalu sibuk sehingga tidak memperhatikan perkembangan sahabat kita dengan sekretarisnya?".Tanya Arga kepada Haris bermaksud untuk menggoda Yuda.


"Gue rasa ada yang harus bercerita disini".Kata Haris.


"Ayo bro cerita dong!".Punya Arga terhadap Yuda.


Akhirnya Yuda menceritakan apa yang sudah terjadi selama Yuda tidak bersama dengan kedua sahabatnya itu.Mulai dari acara pertunangan Candra hingga hubungan antara Yuda dan Adel yang sudah menemukan titik terang walau masih samar samar.


Saat sedang asik ngobrol ngobrol tiba-tiba..


"Kamu Yuda kan?".Tanya seorang wanita cantik dan seksi bak model.


"Iya".Jawab Yuda heran karena memang dia tidak mengenal wanita itu.


"Kamu tidak mengingat aku Yuda?".Tanya wanita itu lagi.


"Siapa anda?Saya tidak kenal".Jawab Yuda dingin.


"Aku Citra,sahabat kecil kamu dulu Yuda".Jelas Citra.


"Kamu Citra??Benarkah ini kamu?".Tanya Yuda terkejut dan langsung memeluk Citra


Kedua teman Yuda yang tidak tau menau tentang Citra terkejut apa lagi saat Yuda memeluk Citra dengan erat seakan tidak mau terpisahkan.Lebih herannya lagi baru saja Yuda menceritakan tentang Adel dan dirinya yang sudah menjadi sepasang kekasih,malah sekarang Yuda sudah memeluk wanita lain walau itu sahabatnya.Karena Arga dan Haris tau bahwa Yuda adalah tipe orang yang setia,jika dia sudah mempunyai kekasih dia tidak akan pernah menyentuh wanita mana pun kecuali keluarganya dan kekasihnya.


"Ehemmbb!!!".Arga berdehem cukup keras.


"Maaf,Citra kenalin ini Arga dan ini Haris mereka adalah sahabat terbaikku".Yuda memperkenalkan sahabatnya kepada Citra.


"Gue Citra Sabahat dari kecil Yuda".Citra balik memperkenalkan dirinya.


Cukup lama mereka berbincang-bincang sampai akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karena hari sudah menjelma sore.


"Bro kita pulang duluan ya?".Ujar Haris.


"Iya bro hati hati".Jawab Yuda.


Harga dan Haris pergi meninggalkan Yuda dan Citra.


"Kamu pulang sama siapa?".Tanya Yuda ke Citra.


"Aku pulang sendiri naik taksi".Jawab Citra.


"Aku anterin aja sekalian biar tau dimana tempat tinggal kamu sekarang".Kata Yuda.


"Beneran ini aku enggak ngrepotin kamu kan?? Takutnya kalau kamu mau pergi kemana gitu sama kekasih mu?".Kata Citra enggan.


"Ohh tidak,hari ini aku tidak ada janji dengan kekasih ku".Jawab Yuda. "Apa salahnya jika kita jalan jalan sebentar,sudah lama kita tidak berjumpa dan aku merindukanmu".Sambung Yuda lagi.


"Baiklah,lagi pula aku juga punya waktu senggang".Jawab Citra.


Mereka lalu pergi menuju sebuah taman,dimana taman tersebut dulunya waktu mereka kecil sering dijadikan tempat Keduanya bermain ataupun tempat kedua keluarga berkumpul.Memang dulunya keluarganya Yuda dan Citra adalah tetangga terdekat,keduanya selalu menyempatkan waktu untuk berlibur bersama.Yuda juga sering berkunjung dan rumah Citra begitu juga sebaliknya.Namun beberapa tahun yang lalu ayah Citra bangkrut dan mengharuskan mereka untuk pindah rumah karena rumah yang mereka tempati dijual untuk menutupi hutang dan untuk membayar gaji karyawannya.Sejak saat itulah kedua keluarga itu terpisah.Sampai tadi tak sengaja Citra bertemu dengan Yuda di caffe.Awalnya Citra hanya akan membeli kopi saja namun tak sengaja Citra bertemu dengan Yuda.


"Kemana kamu selama ini?".Tanya Yuda.


"Aku pergi ke keluar negeri dengan uang yang kami punya lalu meritis perusahaan lagi dari enol". Jawab Citra.


"Kenapa saat itu kalian pergi??Kami sangat menghawatirkan kalian.Seenggaknya kalian bilang jika punya masalah,siapa tau kami bisa membantu".Kata Yuda.


Kami tidak mau merepotkan keluarga kalian.Kalian sangat baik kepada keluarga ku".Ucap Citra sedih.


"Kata siapa kau merepotkan kami??Kita malah senang bisa membantu kalian".Kata Yuda.


"Tidak...sekarang kami sudah bisa mendirikan perusahaan kami sendiri.Kami sudah bisa hidup dengan layak".Jelas Citra. "Ngomong-ngomong bagaimana dengan keluarga mu??".Tanya Citra.


"Mereka baik-baik saja.Hanya mereka terlalu menekan ku untuk masalah pasangan".Jawab Yuda.


"Jadi kamu belum menikah??".Tanya Citra.


"Belum sempat terfikir oleh ku" Jawab Yuda. "Bagaimana dengan mu saat ini?".Tanya balik Yuda.


"Masih sama seperti mu" Jawab Citra.


"Entah mengapa aku masih belum terfikir sampai kesana".Kata Yuda.


"Bukankah kau sudah punya kekasih?".Tanya Citra.


"Iyaa..dia sekretaris ku". Jawab Yuda.


'Seperti apa sihh kekasih Yuda?Apa dia lebih cantik dari gue!'


"Pulang yukkk! Ini udah terlalu malam".Ajak Yuda.


"Ya udah ayuk!".Jawab Citra.


"Kamu tinggal dimana sekarang?".Tanya Yuda.


"Aku tinggal di hotel.Kan aku disini cuma sementara aja".Jawab Citra lagi.


"Kalau gitu kamu tidur dirumah aku aja sekarang gimana??Sekalian ketemu sama Ayah dan Bunda?".Tawar Yuda.


"Enggak usah...takutnya ngrepotin".Tolak Citra.


"Enggak kalii... Bunda pasti seneng kalau ketemu kamu".Kata Yuda.


"Ya udah kalau gitu.Aku juga kangen sama Tante Rena".Kata Citra.


Mereka kemudian pulang kerumah Yuda. sesampainya di sana.


"Bunda Yuda pulangggg!!!".Kata Yuda dari luar.


"Kebiasaan kamu ya!".Kata Bunda saru dalam.


"Bun aku bawa yang spesial hari ini".Kata Yuda.


"Kamu bawa martabak ya?".Tanya Bunda.


"Bukan makanan Bunda". Kata Yuda.


"Kamu bawa calon menantu Bunda?".Tanya Bunda.


"Bu..".Jawaban Yuda terpotong ucapan Bunda.


"Siapakah dia Yuda?".Tanya Bunda.Namun sebelum Yuda menjawab Citra sudah masuk ke dalam ruang tamu.


"Citraaa??Ini benar kamu nakk??".Kata Bunda langsung memeluk Citra.


"Kemana saja kamu nakk?".Tanya Bunda lagi.


"Iya ini aku tante..Aku ikut Papa ke luar negeri Tante".Jawab Citra halus.


"Yudaa kenapa kamu enggak bilang kalau calon menantu Bunda itu adalah Citra?".Tanya Bunda.


"Enggak gitu Bunda.Tadi itu..".Kembali ucapan Yuda terpotong oleh Bunda.Citra juga hanya diam saja tidak mau menjelaskan hubungan mereka.


"Tadi apa sihh?Kalau calon menantu Bunda adalah Citra,Bunda setuju aja enggak pake lama.Lagian juga Bunda juga sudah kenal lama dengan keluarga Citra.Ya sudah Citra,sekarang kamu tidur dulu dikamar tamu".Kata Bunda panjang lebar tanpa memperdulikan penjelasan dari Yuda.


#Disisi lain


"Kemana sih Yuda,kok dari tadi enggak ngabarin sihh..ini juga kenapa lagi nomor teleponnya enggak aktif??".Ngedumel Adel kesal.


Kemudian terdengar suara lagu dari hp nya Adel.Dan ternyata itu adalah telepon dari Yuda.Dengan cepat Adel menerima telepon tersebut.


"Hallo sayang". Sapa Yuda di seberang.


"Dari mana aja baru ada kabar?!". Tanya Adel kesal.


"Maaf sayang tadi aku sibuk ". Jawab Yuda.


"Kamu sibuk ngapain??..Orang kantor aja libur!".Tanya Adel lagi dengan sebal.


"Maaf sayang,tadi itu aku sibuk banget sampe enggak pegang HP.Kamu jangan marah gitu dong sayang". Rayu Yuda.


"Bagaimana aku enggak marah sama kamu.Dari tadi pagi aku hubungi kamu tapi enggak bisa.Katanya sore ini kamu mau jemput aku untuk nonton bareng,tapi apa?!Kamu bohong kan?!".Emosi Adel.


"Kan tadi aku sudah bilang kalau aku lagi sibuk.Tadi sore itu aku jemput saudara aku yang datang dari luar negeri.Dia datangnya dadakan jadi aku enggak sempet untuk hubungi kamu.".Jelas Yuda bohong,karena dia belum siap untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini.


"Ya setidaknya kan kamu kirim chat ke aku agar aku enggak nungguin kamu dari tadi".Kata Adel kesal.


"Ya maaf sayang.Enggak akan aku ulangi lagi"


Jelas Yuda.


"Setidaknya kalau enggak bisa nepati janji jangan suka buat janji".Kata Adel lalu memutuskan telepon secara sepihak.Adel merasa kecewa atas apa yang dilakukan Yuda.


#Ditempat Yuda.


"Sayang dengerin aku dulu.."Jawab Yuda tali telepon sudah keburu di putus oleh Adel.


"Kok malah di matiin sihh...Akkhhhh!!!! Sial!!!Baru saja jadian udah marahan gini".Kata Yuda. "Bener memang ini salah gue tidak bisa nepati janji".Sambung tuda


Malam ini Yuda tidak bisa tidur dengan nyenyak,karena memikirkan kekasihnya itu.


terimakasih telah membaca๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰


jangan lupa like,coment dan vote ceritanya yaa๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰