Adelia Maheswari

Adelia Maheswari
Episode #17


Adel segera keluar dari apartemen Yuda dengan keadaan menangis.Dia sangat sakit hati mendengar ucapan dari Bunda Yuda yang menurunkan harga dirinya.


Tinn Tinnn...


"Ngapain Lo Dell...Kok jalan sendiri??Yuda mana??Bukanya si es batu itu biasanya


lengket amat sama Lo??".Tanya Arga.


"Ehh.. enggak papa kok,lagi pengen sendiri aja".Jawab Adel sambil menyeka air matanya.


"Lo nangis Dell??". Tanya Arga lagi.


"Ehh enggak kok,cuma terharu aja tadi gue ngelihat ibu yang jualan di sebrang".Adel membuat cerita bohong.


"Terus kamu sekarang mau kemana??Aku anterin...Ya kali aku tinggalin sendirian kamu disini...Entar diterkam kambing lagi".Kata Arga.


"Ya mana ada kambing menerkam".Kata Adel malas.


"Ya kali aja kan?".Kata Arga sambil mengangkat bahunya.


"Gue mau pulang aja".Kata Adel.


"Ohhh ya sudah ayo naik,Aku anterin sampai rumah dengan selamat tak kurang suatu apapun".Gurau Arga.


"lebay Lo!!".Adel memutar bola matanya malas. "Jadi anter gue nggak nie?!Akalu enggak gue mau turun aja!".Ujar Adel.


"Yak elahhh...bawel amat!..Kenapa enggak ada beda sama Yuda?? Sama sama keras kepala!". Kata Arga.


"Ehh bodo amat!!..Udah cepet jalan!!...Lama bener!".Ujar Adel.


"Iya iyaa!!".Dengus Arga lalu mulai menjalankan mobilnya.


Sejenak Adel bisa melupakan masalahnya yang satu ini dia hadapi.Adel sadikit terhibur dengan gurauan dari Arga.


Sampai depan rumah..


"Gue harap hubungan Lo dan Yuda baik baik saja,Gue tau kok kalau kalian sedang ada masalah".Kata Arga tiba-tiba.


"Lo ngomong apa sih??..Hubungan gue sama Yuda itu baik baik saja".Kata Adel coba menahan air matanya.


"Gue tau kok kalau hungan kalian sedang tidak baik-baik saja.Gue kenal Yuda udah lama dan gue kenal Lo juga sudah lunayan lama.Kita udah saling memahami.Gue bisa menebak dari raut wajah Lo,walaupun dari tadi Lo ketawa karena candaan gue namun raut wajah Lo enggak bisa bohongi gue".Kata Arga.


hikss hikss hikss...


"Kalau Lo mau nangis ya nangis aja jangan dipendam.Ya emang gue enggak tau masalah yang sekarang Lo dan Yuda hadapi,tapi seenggaknya Lo bisa cerita ke gue.Gue bisa menjadi pendengar yang baik kok".Kata Arga namun Adel masih belum bicara sedikit pun.


"Ya sudah kalau Lo belum siap cerita sekarang.Gue siap kok kalau sewaktu-waktu Lo butuh gue untuk menjadi teman curhat Lo".Tambah Arga.


"Thenks ya Gaa...Lo memang sahabat gue yang the best!..Kalau gitu gue turun dulu.Lo enggak mau mampir dulu nie??"...Tawar Adel.


"Enggak..gue mau langsung pulang aja,enggak sabar mau vc sama bebeb Bella".Gurau Arga.


"Dasar Lo!!".Kata Adel.


"Ya sudah gue pulang dulu,Babayyyy!!".Harga melajukan mobilnya.


Adel segera masuk kedalam rumahnya.


"Tumben sayang,jam segini kamu udah pulang??".Tanya Mama.


"Iya Ma,Adel keatas dulu ya Ma??Adek capek".Ujar Adel.


Adel pergi menuju kamar.Dia segera mandi untuk menyegarkan tubuhnya.Setelah itu dia ganti baju dan berusaha memejamkan matanya berusaha tidur.


Sementara itu didapur..


"Adel sudah pulang Ma??".Tanya Tia menantu dirumah itu.Tia dan Candra memang memilih tinggal di rumah Candra Mama meminta agar mereka tinggal di rumah ini alasan Mama agar Mama ada teman dirumah saat Papa tugas ke luar negeri seperti sekarang ini.


"Sudah itu,dia langsung pergi ke kamar katanya capek".Jawab Mama.


"Ya sudah,sini biar Tia saja yang memasak.Mama duduk saja".Kata Tia.


"Enggak mau!..Mama mau bantuin kamu walaupun hanya potong potong sayuran saja".Bantah Mama.


Tia mengalah saja,karena sulit untuk membujuk Mama agar tidak ikut memasak.Karena pada dasarnya memang Mama hobi memasak.


@@@@


Dirumah Yuda.


"YUDAAA!!! TURUNN!!!.."Teriak Bunda dari bawah.


"Bunda tau kalau kamu ada di kamar!!..Bunda mau bicara sebentar sama kamu!?".Kata Bunda dari bawah.


"Mau bilang apa lagi Bun??..Yuda sudah memutuskan bahwa Yuda tidak akan menikah dengan Citra.Yuda tidak cinta sama Citra.Bunda seharusnya bisa memahami anaknya".Kata Yuda masih halus.


"Taoi ini sudah keputusan Bunda.Ayah juga sudah setuju,makah Ayah ingin pernikahannya segera dilaksanakan.Bunda enggak mau tau pokoknya kamu harus menikah dengan Citra.Masalah cinta akan datang karena terbiasa.Dan satu lagi,putuskan hubungan kamu dengan sekretaris mu itu!!..Dan jangan pernah membantah Bunda kalau kamu tidak ingin menjadi anak yang durhaka".Kata Bunda lalu pergi.


"Ahhggrrrrrr.....Sialan kamu Citra!!!".Geram Yuda frustasi.


"Ohh ya Yuda,pernikahan sudah Bunda dan Mama Citra yang urus.Soal baju dan cincin sudah Citra yang memilih,dia tau selera kamu.


Pernikahan akan diadakan dua Minggu lagi Dan besok Ayah mu akan pulang untuk mengurus acara pernikahan ini".Kata Bunda tanpa bantahan.


"Bun..yang mau menikah itu Yuda bukan Bunda,Kenaoa Bunda memutuskan keputusan tanpa bicara terlebih dahulu sama Yuda!...".Kata Yuda frustasi.


Dengan pikiran yang frustasi Yuda pergi ke club.Namun sebelum itu dia menghubungi teman-temannya terlebih dahulu.Awalnya mereka menolak ajakan Yuda pergi ke club namun akhirnya mereka kukuh dengan perkataan Yuda.Arga yang sudah bisa menebak bahwa Yuda sedang ada masalah dengan Adel menjadi semakin kepo.


Saat ini mereka sedang ada di bar.Saat Arga dan Haris sampai di club disana sudah ada Yuda yang sedang meneguk minuman keras sambil merancau tidak jelas.Ara yang sudah paham dengan kondisi sahabatnya hanya mampu melihat miris keadaan sahabatnya itu.


"Hallo broo... akhirnya kalian datang juga,ayo kita nikmati malam ini lupakan semua masalah sejenak".Kata Yuda yang sudah setengah sadar.


"Lo kenapa sihh?!..Enggak biasanya Lo kaya gini?!".Tanya Haris bingung melihat sahabatnya itu.


Akhirnya Yuda pun menceritakan masalah yang sedang dihadapinya saat ini.Mulai dari kedatangan Citra yang mengaku sebagai calon istrinya Yuda sampai dengan perjodohan gila ini hingga Adel pergi setelah di caci maki sama Bundanya Yuda.


"Saat ini bahkan gue belum siap untuk ketemu Adel,gue enggak tega melihat Adel menangis.Hati gue ikut sakit ketika melihat Adel menangis".Rancau Yuda.


"Dan tanggal pernikahan gue dan Citra tinggal dua Minggu lagi.Apa yang harus gue lakukan??Disisi lain gue enggak mau nikah dengan Citra karena gue cintanya sama Adel.Tapi Disisi lain gue juga enggak mau menjadi anak yang durhaka karena ini perintah dari Bunda gue".Kata Yuda air matanya ikut menetes.


"Gue enggak mau Adel ninggalin gue...Gue enggak mau pisah dari Adel".Rancau Yuda lagi.


Sedangkan Arga dan Haris hanya mampu mendengar curhatan dari Yuda dengan miris.Mereka tidak menyangka bahwa Bunda Yuda yang sudah mereka anggap sebagai orang tua sendiri tega membuat Yuda sefrustasi ini.


Thenks guyss!!!...


sudah membaca...


Jangan lupa like,coment,dan vote cerita ku yaa๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜š