Adelia Maheswari

Adelia Maheswari
Episode #24


Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit,Adel beserta si twins sudah diperbolehkan pulang.Selama Adel di rumah sakit yang menemaninga adalah Nesya dan Bella walau sering bolak-balik sedangkan Niko tak pernah absen untuk menjenguk Adel.Dia bahkan mengklaim dirinya adalah ayah dari twins walaupun bukan ayah biologisnya.


"Twins udah disiapin nama belum?".Tanya Nesya sambil menggendong bayi laki-laki Adel.


"Sudah dong".Jawab Adel.


"Siapa siapa?".Tanya Bella kepo.


"Varo dan Vara".Adel memberi jawaban.


"Singkat amat sihh... Tambahin dong".Kata Bella.


"Alvaro Abiyatsa dan Alvara Abiyatsa".Tambah Adel.


"Kenapa harus ada nama Yuda segala?".Nesya sebenernya agak keberatan dengan nama itu namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.


"Aku tidak mau memisahkan mereka dari ayahnya".Jawab Adel lesu.


"Coba deh kamu lihat! Varo lebih mirip Yuda".Seru Bella.


Ting Tong....


"Bentar aku bukain pintu dulu".Pamit Bella.


Saat pintu dibuka ternyata itu adalah Arga dan Haris.Mereka sengaja berkunjung kesini karena kebetulan mereka sedang mengadakan kerjasama dengan salah satu perusahaan dinegara ini.


"Bebeb Bella ku sayang".Seru Arga langsung memeluk Bella.


"Kok lama banget enggak maen kesini".Kata Bella manja.


"Ya maaf,kerjaan aku numpuk banget".Jelas Arga.


"Ehemmm!!!...Keselek sendok!".Haris berdehem menyindir Bella dan Arga yang sedang melepas rindu.


"Ehhh...maaf bang,soalnya enggak kelihatan".Cengir Bella.


"Minggir aku mau ketemu bebeb gue dulu".Haris maen nyelonong masuk.


Seketika Bella teringat dengan Adel.Dia tidak mau Haris bahwa sahabatnya itu telah memiliki anak dari teman dekat mereka.Tapi belum sampai Bella mencegah Haris,Haris sudah lebih dulu masuk ke ruang keluarga dan melihat Adel sedang menggendong bayi laki-laki dan Nesya sedang menggendong bayi perempuan.Dan ada seorang laki-laki yang seumuran dengan Haris yang sedang duduk disebelah Adel sambil mengelus kepala bayi yang ada di gendongan Adel.


"Hariss tunggu dulu!!Jangan maen masuk aja!!".Teriak Bella dari luar dan berlari mengenai Haris.


Haris sangat tercengang melihat apa yang ada dihadapannya sekarang ini.


"Ada yang ingin menjelaskan?".Haris memicingkan matanya.


"Haris kamu apa apaan sihh??!!".Kata Bella setelah sampai diruang keluarga.


"Biar aku saja yang menjelaskan Bella".Cegah Nesya.


"Ya silahkan kamu jelaskan".Tanggapan dari Haris sangat dingin.


Haris dan Arga pun duduk bersebelahan.Nesya pun meminta izin Adel untuk menceritakan apa yang terjadi sebenarnya dan Adel pun mengizinkan.Mengalirlah cerita dari Nesya tanpa ada yang di tutupi maupun ditambahkan.Nesya juga menceritakan tentang siapa Niko sebenarnya dan kenapa bisa berada di rumah Nesya.


Haris dan Arga tercengang mendengar apa yang dikatakan Nesya.Mereka tidak menyangka jika hal ini akan menimpa Adel.


"Kenapa Lo enggak minta pertanggung jawaban pada Yuda?".Tanya Arga.


"Gue enggak mau jadi orang ketiga diantara mereka.Gue enggak mau ngeganggu mereka". Papar Adel.


"Tapi baby twins berhak tau siapa ayah biologisnya".Sergah Haris.


"Gue akan memberi tau disaat yang tepat nanti.Gue enggak akan misahin anak-anak gue dengan bapaknya".Jelas Adel dengan mata berkaca-kaca sambil memandang anaknya.


"Gue juga menambahkan nama ayah mereka dibelakang nama si kembar.Biar mereka tau bahwa mereka punya ayah.Ayah yang akan selalu mereka banggakan".Tambah Adel sambil meneteskan air mata.


"Yuda harus tau masalah ini".Kata Arga tiba-tiba.


"Tolong untuk saat ini jangan memberi tau apapun tentang gue kepada Yuda.Gue mohon banget sama Lo berdua".Adel memohon kepada Arga dan Haris.


"Kenapa?".Tanya Haris bingung.


"Belum saatnya Yuda tau".Ucap Adel sambil mengamati anak-anaknya dengan sayang.


"Asal Lo tau Del!!... Setelah dia sadar dia telah meniduri seorang perawan,Yuda sangat frustasi dan berusaha untuk menemukan orang itu bahkan dia sampai mengacuhkan Citra".Jelas Arga.


"Gue sudah menduga akan hal itu". Kata Adel.


"Gue mohon kembali pada Yuda?!!...Dia sangat terpukul setelah kehilangan Lo dan sekarang dia menjadi orang yang dingin dan tak tersentuh sedikitpun".Haris kembali menjelaskan keadaan sahabatnya itu.


"Gue enggak bisa,bagaimana pun saat ini Yuda sudah menjadi suami Citra.Suami sah agama dan negara". Adel tak bisa membendung tangisnya.


Melihat hal itu Bella dengan segera menggendong bayi Laki-laki dan mengajak Nesya yang sedang menggendong bayi perempuan masuk kedalam kamar twins karena keduanya sudah tertidur.Untung saja si twins tidak rewelan dan mudah sekali untuk tertidur.Setelah menidurkan si twins,Nesya dan Bella segera kembali gabung dengan yang lainnya.


"Asal Lo tau Del,setelah hari pernikahan ini Yuda langsung pergi ke apartemen gue dan meninggalkan malam pertamanya.Disana gue dan Haris mencoba untuk menasihati Yuda.Akhirnya dengan bujukan kita dia mau kembali ke rumahnya.Beberaoa hari setelah itu Yuda dan Citra mengadakan bulan madu.Disana Yuda mencoba untuk menyentuh Citra,namun betapa terkejutnya ketika mengetahui Citra sudah tidak perawan.Yuda sangat kecewa mengetahui hal itu.Lantas dia segera pergi meninggal Citra tanpa melanjutkan aktivitasnya.Sejak saat itu Yuda tak pernah lagi menyentuh Citra.Terakhir dia main hanya dengan Adel.".Arga menghela nafasnya sejenak.


"Beberapa waktu berlalu,saat Yuda selesai mandi tidak sengaja Yuda mendengar Citra menerima telepon entah dari siapa tapi yang jelas Yuda curiga bahwa Citra menerima telepon dari pacarnya.Dari situ Yuda tau bahwa Citra selingkuh dan hanya menginginkan harta Yuda.Setelah harta Yuda menjadi miliknya maka Citra akan memusnahkan Yuda dan keluarganya".Tambah Haris.


Adel sangat terkejut mendengar penjelasan dari keduanya.Dia tidak menyangka bahwa Yuda akan sefrustasi ini.


"Yuda masih cinta dan masih sayang sama Lo,Gue mohon Lo kembali dan mengembalikan Yuda seperti Yuda yang gue kenal.Gue dan Haris sudah nyerah untuk hal ini".Kata Arga tertunduk lesu.


'Bahkan sampai sekarang pun Adel masih sangat mencintai Yuda begitu pun sebaliknya.Gue enggak mau egois,bagaimana pun juga twins anak dari Yuda'. Niko sangat sakit mendengar penjelasan dari orang-orang ini.


Adel tak bisa berkata apa-apa lagi.Dia hanya bisa menunduk dan menangis.Nesya dan Bella dengan sigap memeluk sahabatnya itu dan mencoba menguatkan Adel.


Semua orang di rumah itu hanya bisa diam dan bergelut dengan pikirannya masing-masing.Adel masih sangat bingung dengan keputusan apa yang akan dia buat.Adel sangat tau bahwa orang tua Yuda sangat tidak menyukainya dan juga lagi Yuda sudah beristri.Tidak mungkin dia datang begitu saja Dengan membawa kedua anaknya lalu meminta pertanggung jawaban.Adel juga harus memikirkan perasaan Citra.Adel juga wanita,Adel bisa merasakan apa yang Citra rasakan.


Hal ini yang membuat Adel sangat bingung dengan keputusan nantinya.Belum lagi Adel harus menghadapi keluarganya.Bagaiman nanti dia akan menjawab pertanyaan dari keluarganya?? Bagaimana nanti perasaan kedua orang tuanya??...


@@@@@


Maaf telat up๐Ÿ™๐Ÿ™...


ada beberapa kendala๐Ÿ˜ƒ


JANGAN LUPA LIKE,COMENT,DAN VOTE CERITA KU๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰


SELAMAT MEMBACA ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜‰