
Saat ini keluarga Adel sedang sibuk mempersiapkan perlengkapan untuk acara lamaran kekasih Candra.
"Adell sudah siap belum???Kita berangkat sekarang!".Suara Mama agak keras dari bawah .
"Iyaa Maa...ini sudah selesai kok".Kata Adel sambil menuruni tangga.
"Ya sudah ayok kita berangkat".Kata Papa.
"Aku deg deg degan Pa".Kata Candra.
"Santuy aja bang?!".Sela Adel.
"Santuy apanya??!!Ini adalah hal yang mendebarkan antara iya dan tidaknya".Jalas Candra kesal dengan adiknya itu .
"Belum juga ijab qobul".Kata Adel malas.
"Besok kamu bakal merasakan hal ini".Kata Candra berlalu meninggalkan Adel.
"Udah mau lamaran aja pake acara ngambek segala".Ngedumel Adel.
#Yuda
"Bunn emang beneran Kak Tia mau tunangan??".Tanya Yuda.Karena memang acara ini terlalu dadakan.Bahkan Yuda sendiri belum tau siapa calon dari Kakak sepupunya itu.
"Iyaaa...memang acara ini terlalu dadakan namun semakin cepat ya semakin baik dong".Ujar Bunda. "Kamu mau nyusul kapan hmm??!".Tanya Bunda.
"Jangan katakan itu sekarang Bunda".Jawab Yuda.
"Selalu seperti itu".Gumam Bunda.
Tia adalah kakak sepupu dari Yuda.Dimana Ibunda Yuda adalah adik dari Mamamya Tia.Jadi tidak heran jika Bunda ikut sibuk mengurus acara lamaran dari keponakannya itu.
Ting tong..
"Silangkan masukk".Kata Mama Tia.
"Iya Terima kasih".Jawab Papa Candra,Rudi.
"Setelah semuanya masuk dan berbincang-bincang sebentar kemudian pak Rudi mengatakan tujuan dan maksud dia datang kemari bersama keluarnya.
"Jadi maksud saya datang kemari adalah pertama kalinya saya bermaksud untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga bapak Tia dan Kedua kalinya maksud saya datang kesini adalah untuk melamar Putri bapak untuk anak saya Candra"Jelas papanya Candra.Sedangkan Candra sudah berkeringat dingin karena grogi.Lamaran ini disaksikan seluruh keluarga Adel dan Tia termasuk juga ada keluarga Yuda.
"Kalau itu jawabannya saya serahkan kepada putri saya.Bagaimana nakk apakah kamu mau menerima lamaran dari Candra??".Tanya Papa Tia kepada putrinya itu.
"Tia ayah saja yang memutuskan,Tia ikut keputusan ayah".Jawab Tia.
"Kalau begitu lamaran ini saya terima".Kata ayah Tia yang membuat semua orang kega mendengarnya.
Acara pun dilanjutkan dengan pertukaran cincin kedua mempelai itu.Suasana dituangkan itu sungguh bahagia.
"Hallo Adel".Sapa Yuda kepada Adel.
Dari tadi Yuda semenjak Yuda tau bahwa yang melanggar kakaknya itu adalah temannya waktu SMP yang tak lain adalah Kakaknya Adel,Yuda bahagia karena dia pasti akan bertemu dengan Adel.Semenjak keluarga Adel kemari Yuda sudah melihat sosok Adel begitupun dengan Adel,dia sangat kaget melihat bos nya itu ternyata adalah adik sepupu dari calon Kakak iparnya .
"Kamu ngapain sihh disini??".Tanya Adel kepada Yuda.
"Yahh suka suka dong,kan ini pesta lamaran Kakak sepupu aku".Kata Yuda sambil memakan kue.
"Di mana mana selalu ada kau!".Kata Adel sebal.
"Jangan jangan kita jodoh lagi".Tebak Yuda.
"Ogahhh!!". Sangkal Adel lalu pergi meninggalkan Yuda.
Sedangkan Yuda hanya tersenyum melihat kepergian Adel.
'Sungguh kamu berbeda Adel '
Saat ini Adel sedang berada di taman belakang rumah Tia.
"Sendiri aja neng??".Tanya Yuda mengagetkan Adel.
"Ngapain sih kamu ngikutin aku terus?!".Tanya Adel sebal.
"Siapa juga yang ngikutin kamu,Orang aku emang mau ke taman kok terus enggak sengaja ketemu kamu disini".Jelas Yuda mengarang cerita.Jelas jelas dari tadi Yuda ngikutin kemana perginya Adel.
"Cuma mau ngadem aja sihh".Jawab Yuda.
Seketika suasana menjadi hening.
"Kenapa kamu tidak membalas perkataan aku waktu di pantai?".Tanya Yuda.
"Kata yang mana?".Tanya Adel pura pura lupa.
"Apakah kamu enggak ingat?? Padahal aku mengingatnya dengan jelas".Tanya Yuda.
"Aku belum berfikir untuk kesana".Jawab Yuda.
"Apa salahnya kita untuk memulai hubungan ini??".Tanya Yuda.
"Aku masih berfikir dengan status kita sebagai bos dan sekretaris".Kata Adel.
"Lalu apa masalahnya?".Tanya Yuda lagi
"Aku tidak mau ada berita yang tidak benar mengenai hubungan kita".Jelas Adel.
"Itu tidak akan terjadi".Jelas Yuda sambil menggenggam tangan Adel.
"Aku benar-benar serius sana kamu,aku benar benar cinta sama kamu".Kata Yuda membuat kantuk Adel syok.
"Apa kamu bilang??".Tanya Adel masih tidak percaya.
"Aku sayang sama kamu,dan aku cinta sama kamu".Jelas Yuda lagi.
Adel masih tetep diam membisu dengan perkataan dari Yuda.
"Aku tau kamu masih ragu dengan pernyataan ku ini.Namun aku bisa membuktikan itu".Jelas Yuda.
"Akan aku coba".Jawab Adel.
Dengan perasaan bahagia Yuda memeluk Adel dengan erat seakan tidak akan pernah melepaskannya.
"Yudaa lepaskan!!Aku sesak".Kata Adel.
"Maaf sayang aku terlalu bahagia".Jelas Yuda sambil tersenyum.
"Aku masuk ke dalam dulu".Kata Adel lalu pergi untuk menyembunyikan pipi merahnya.
"Ya tuhann hari ini aku sangat bahagia". Kaya Yuda.
Keesokan harinya Adel sudah berada didalam mobil didepan kantornya,dia berangkat ke kantor dijemput Yuda.Walaupun status mereka belum jelas namun mereka sudah saling tau bahwa mereka saling mencintai hanya saja masih belum lanjut ke tingkat yang lebih jelas.
"Aku masuk dulu,nanti ada yang lihat".Kata Adel ingin beranjak keluar namun Yuda segera mencekal lengan Adel.
"Barengan".Jawab Yuda.
"Bukannya bagaimana tapi aku takut jika mereka berkata yang tidak-tidak kepada kita".Jelas Adel.
"Tapi itu tidak benar sayang".Jawab Yuda.
"Tapi apakah mereka tau?".Tanya Adel.
"Apakah aku perlu mengumumkan hubungan kita?".Yuda balik bertanya.
"Memang apa hubungan kita saat ini?".Adek juga tanya balik.
"You are mine".Jawab Yuda mendekatkan wajahnya ke wajah Adel.Seketika Adel menjadi tegang karena wajahnya begitu dekat dengan wajah Yuda.
"Dan itu sudah jelas".Sambung Yuda.
"Tolong jauhkan wajah mu itu dari ku".Kata Adel gugup.
"Aku suka wajah mu yang merona itu".Kata Yuda.
Adel segera keluar dari mobil Yuda lalu berjalan menuju kantor.Karena memang hari ini jadwal untuk Yuda sangat padat sekalu.Banyak klien yang harus ditemuinya sehingga waktu untuk mereka berdua berkurang.
terimakasih telah membaca
jangan lupa like,vote,dan coment