Adelia Maheswari

Adelia Maheswari
Episode #13


Pagi ini Yuda sudah berangkat ke kantor lebih awal karena ingin bertemu dengan Adel.Sementara itu Adel juga sudah berangkat pagi-pagi sekali karena banyak hal yang harus dia urus.Disaat Adel sibuk dengan tulisan tiba-tiba pintu terbuka dan menampakkan sosok Yuda.


"Selamat pagi sayang".Sapa Yuda.


"Pagi".Jawab Adel ketus.


"Masih marah?".Tanya Yuda.


"Gakk".Adel mengerucutkan bibirnya.


"Kok ketus gitu?".Goda Yuda.


"Eh bodo amat".Kata Adel ketus.


"Jangan marah dong sayang?".Rengek Yuda.


"Salah sendiri enggak bisa nepati janji".Jawab Adel masih terus memfokuskan pada berkasnya.


"Ya kan aku ada urusan sayang".Yuda masih berusaha membujuk Adel.


"Seenggaknya kasih aku kabar".Jawab Adel mulai melunak.


"Maafkan aku sayang,Aku janji ini tidak akan terulang lagi".Janji Yuda.


"Ya sudah sana kembali ke mejamu!".Kata Adel.


Cupp..


"Terima kasih sayang".Kata Yuda berlalu menuju mejanya.


Sedangkan Adel masih mematung akibat ulah dari kekasihnya itu.


"Dasar gila".Ngedumel Adel.


@@@


Siang itu Adel bersama dengan Novi,teman kantornya sedang makan siang di warung makan seberani kantor.Tak sengaja Adel menangkap sosok laki-laki sama persis dengan Yuda sedang berjalan dengan perempuan cantik yang sedang mengandeng lengan Yuda.


"Bukanya itu Yuda?".Gumam Adel.


"Kenapa Dell??".Tanya Novi sambil mengikuti arah mata Adel.


"Ehh itu bukannya bos kita ya?".Tanya Novi lagi.


" Tauu".Jawab Adel ketus.


"Kamu kenapa sih,ketus amat??".Tanya Novi.


"Enggak kok..Yuk kita balik!".Ajak Adel.


Mereka pun segera kembali ke kantor.Sesampainya di kantor,Adel segera mengecek keberadaan Yuda.Namun dia tak menemukan orang itu.Segera dia mencoba telfon namun HP nya tidak aktif.Adel jadi semakin yakin jika yang tadi dia lihat adalah Yuda.Namun kali ini Adel masih berfikir positif dulu,dia tidak mau menuduh yang enggak enggak tanpa ada bukti.


**


Sementara itu Yuda.


"Kamu enggak makan siang?".Tanya Adel.


"Sebentar sayang,aku masih banyak kerjaan ".Jawab Yuda.


"Ya sudah,aku ke luar dulu".Kata Adel.


"Iyaa.. hati-hati sayang".Yuda kembali dengan berkas berkasnya.


Beberapa saat kemudian pintu kembali diketok oleh seseorang.


"Ya masuk saja".Jawan Yuda dari dalam.


"Apa kau sangat sibuk hari ini?".Suara itu terdengar merdu.


Yuda segera mendonggakan kepalanya.


"Citra??Ngapain kamu kesini?".Yuda terkejut dengan kedatangan Citra.


"Ya mau ajakin kamu makan kahh...mau ngapain lagi".Jeals Citra. "Enggak nyangka ya,ternyata kamu sudah menjadi CEO?". Lanjut Citra. "Kantornya juga mewah lagi,Ehh ini meja siapa ??Kok ada meja kerja lain disini??".Tambah Citra.


"Ya beginilah aku sekarang selalu disibukkan dengan pekerjaan kantor.Dan itu adalah meja sekretaris aku,a ku sengaja memindahkannya agar aku mudah mengetahui jadwal ku dan lainnya dari sekretaris ku".Jawab Yuda.


"Ya sudah ayok kita makan siang!".Ajak Citra


"Maaf Citra,hari ini aku tidak bisa makan bersama mu.Kamu lihat?Masih banyak yang harus aku urus".Tolak Yuda halus.


"Yahhh...Padahal aku sengaja datang kesini dan aku sengaja mempending jadwal ku agar aku bisa makan siang dengan mu.Lagian kan sudah lama aku tidak makan siang bersama mu".Kata Citra merajuk.


Melihat Citra bersedih,Yuda menjadi tidak tega untuk menolak ajakan Citra.Padahal dia tadi menolak ajakan kekasihnya.


Disinilah mereka sekarang ,disebuah restoran mewah karena memang perminyakan Citra dan Yuda hanya mengiyakan saja.


"Kamu mau pesan apa Yuda?".Tanya Citra.


"Terserah kamu aja" Jawab Yuda.


Setelah memesan makanan mereka berbincang-bincang.Tak lama setelah itu makanannya datang,mereka segera menyantapnya.


"Kamu sudah kenyang Citra??Kalau sudah kenyang aku kembali ke kantor,masih banyak hal yang aku urus".Tanya Yuda.


"Apakah kamu mau menemui kekasih mu itu?".Tanya Citra agak sedikit berbeda.


"Itu salah satunya.Ya sudah aku pergi dulu,maaf aku tak bisa mengantarkan mu".Kata Yuda.


'seperti apa kekasih mu itu Yuda??Dan aku tak kan membiarkan dia mendapatkan mu!Hanya aku yang akan mendapatkan mu dan juga harta mu'.


@@@ dikantor


Yuda segera menuju keruangnya.


"Dari mana?"Tanya adek ketus.


"Ehh itu dari lobii...Ya dari lobi".Jawab Yuda gugup.


"Aku berharap kau menjawab pernyataan ku dengan jujur".Ketus Adel.


Yuda hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal,sedangkan Adel menatap Yuda dengan curiga namun Adel tetap bersikap netral.


Sore ini Adel sudah ingin pulang,ketika dia akan memasuki mobil tiba-tiba ada yang mencekal lengannya.


"Apa kau marah pada?".Tanya orang itu.


"Tapi kenapa dari tadi kau mendiamkan aku?".Tanya nya lagi.


"Aku tidak mendiamkan mu". Jawab Adel.


"Tapi sikap mu dengan ku berubah sejak selesai makan siang tadi".Yaaa orang itu adalah Yuda.


"Kata siapa?".Tanya Adel lagi.


"Kata aku.Kamu beneran enggak marah kan??".Yuda memastikan.


"Enggak".Jawab Adel.


"Kalau begitu nanti jam 8 aku menjemput mu.Kita akan pergi bersama".Kata Yuda.


Cupp


Yuda mengecup kening Adel lalu pergi.Sedangkan adel masih berdiri ditempatnya.


@@@


Sesampainya di rumah,Yuda segera membersihkan dirinya setelah itu dia menuju ruang makan untuk makan malam.


"Sayang,nanti jam 8 Citra mau kesini.Katanya mau ajak kamu makan malam.Sudah lama kan kalian tidak makan malam romantis bersama?? Jangan lupa bicarakan soal hubungan kalian untuk lebih serius lagi.Bunda dan Ayah sudah tudak sanar untuk menimang cucu".Seketika ucapan Bunda membuat Yuda tersedak.


"Uhukk Uhukkk!!".


"Kamu ini kenapa sih Yud??!Hati hati dong kalau makan itu!".Ujar Bunda.


"Maaf Bunda,tapi hari ini aku ada janji dengan seseorang.Jadinuntuk urusan makan malam Bunda saja yang makan malam dengan Citra.Dan satu lagi...Aku bukan kekasih Citra,aku sudah punya kekasih sendiri Bunda dan itu bukan Citra".Jawab Yuda lalu melanjutkan makan malamnya.


Tanpa mereka sadari dibalik pintu seseorang mendengar perkataan mereka,dia sangat sakit mendengar kata-kata Yuda.


'Apakah dia tidak mencintai ku?? Tidakkk!!!Dia tidak boleh menjadi milik wanita sialan itu,Yuda harus menjadi milikku apapun caranya'.


"Malam Tante dan Om?Selamat malam Yuda".Sapa Citra menyapa semua orang yang ada di ruang tamu.


"Katanya jam 8 kamu sampai sini?Kok ini sudah sampai saja??Tidak sabar untuk makan dengan Yuda yaa??".Goda Bunda.


"Ah Bunda bisa aja".Jawab Citra malu malu.


"Maaf semuanya aku harus pergi,malam ini aku ada janji dengan kekasih ku".Kata Yuda hekdak meninggalkan ruang makan.


"Mau kemana kamu??Disini ada kekasih kamu Yuda...kamu mau makan malam dengan siapa?".Tanya Bunda dengan geram.


"Citra itu bukan kekasih ku Bunda..Aku sudah punya kekasih namanya Adel dia sekretaris aku dikantor".Jawab Yuda masih kekeh.


"Ohh jadi kamu pindahin meja sekretaris kamu menjadi satu ruang dengan kamu itu karena dia kekasih kamu iyaa!?".Tanya Adel marah.


"Kalau iya kanapa?? Kapan kamu menjadi kekasih ku?? Tolong saat ini aku masih Abik sama kamu,tolong sekarang kamu jelasin sama Bunda kalau kamu dan aku itu tidak ada hubungan apapun".Yuda sudah sangat marah.


"Kamu buat berapa sekretaris kamu itu??Atau sekretaris mu menggoda kamu Yuda,sehingga kamu bisa berhubungan dengannya!".Kata Bunda geram.


"hiks hiks hiks!!..Tante Yuda jahat Tante,dia sudah melupakan janjinya dulu untuk terus bersama ku hiks hiks hiks...".Drama Citra.


"Udahh sekarang kamu pergi makan malam Dengan Citra dan ingat,kamu tidak boleh dekat dekat dengan sekretaris kamu itu!".Marah Bunda.


Yuda sangat marah sekali karena ulah Citra.Yuda tidak mengira bahwa Citra sungguh orang yang menjijikkan,dia bukan Citra yang Yuda kenal dulu.Mau tidak mau Yuda mengikuti ucapan Bundanya untuk makan malam dengan Citra.Sedangkan Citra sangat bahagia karena dia akan pergi dengan orang yang dia suka.Jangan lupa bahwa orang tua Yuda sudah berada di pihaknya,tinggal mengurus Yuda saja yang keras kepala itu.


"Sebentar!".Yuda menyingkirkan tangan yang bertengger di lengan Yuda.


"Kamu mau kemana sihh?". Tanya Citra manja.


"Bukan urusan kamu!".Jawab Yuda ketus.


Citra hanya bisa menahan rasa sebaiknya kepada kekasih Yuda.Karena Citra yakin bahwa saat ini Yuda sedang berusaha menghubungi kekasihnya itu.


"Hallo sayang,Maaf malam ini aku tidak bisa pergi bersama mu karena ada urusan penting".Kata Yuda.


"Urusan apa?".Tanya Adel dengan ketus.


"Ya pokoknya urusannya mendasari sekali jadi maaf sayang lain kali aku akan mengajak mu pergi".Yuda masih was was kalau kekasihnya itu marah karena baru aaja mereka baikan masak harus marahan lagi.


"Ya sudah terserah!".Sambungan langsung terputus karena Adel sangat kecewa dengan Yuda.aydah kedua kalinya dia membatalkan janjinya dengan alasan yang tidak logis.


"Astagaaaa....Kenapa jadi begini sihh!!".Kata Yuda bingung.


jangan lupa vote,like,dan comen