
Adel sangat bersyukur karena kini keluarnya sudah bisa menerima Adel dengan tulus.Walaupun awalnya Candra merasa tidak terima dengan apa yang dilakukan Yuda kepada Adel hingga saat ini juga Candra ingin mencari dan mengajar Yuda namun itu segera di hentikan oleh Tia.
Saat ini keluarga Adel sedang berkumpul.Suasana juga rame karena ada tiga Malaika kecil mereka yaitu si twins Varo dan Vara juga ada Calvin anak Tia dan Candra.Mama dan Papa tidak bisa membendung kebahagiaannya saat ini.Dinama di masa tuanya mereka masih bisa berkumpul dengan anak dan cucunya.
"Bagaimana dengan kelanjutan butik mu Nak?".Tanya Mama.
"Aku sudah menyuruh orang kepercayaan ku untuk menangani masalah buruk yang ada di luar negeri.Dan untuk toko yang disini akan aku kelola bersama Kakak ipar ku tersayang".Jawab Adel bahagia.
"Iya Ma,aku dan Adel akan mengurusnya.Sayang sekali kalau terbengkalai lagi".Imbuh Tia.
"Kalau Mama dan Papa terserah kalian saja".Papa juga ikut menyetujuinya.
"Boleh asal jangan mengabaikan suami mu ini sayang?". Candra menggoda istrinya.
"Iyaa".Jawab Tia sambil memutar bola matanya malas.
@@@ ( Yuda )
"Bagaimana??Apa lo sudah mendapatkan apa yang gue minta?".Tanya Yuda kepada Arga yang tengah melakukan penyelidikan tentang Citra.
"Iyaa".Arga menyerahkan beberapa foto Citra saat Citra sedang mesuk ke dalam salah satu kamar hotel dengan seorang pria.
"Apa Lo tau siapa pria itu?".Tanya Yuda lagi.
"Dari data yang gue peroleh,pria itu adalah kekasih Citra.Namanya Aldi.Dia merupakan manager bagian keuangan.Dan untuk masalah menggelap dana perusahaan itu juga ulah dia yang sudah direncanakan bersmaa dengan Citra.Mereka berdua sudah merencanakan untuk menguras kekayaan Abiyatsa dan berusaha untuk menyingkirkan keluarga Abiyatsa".Jelas Arga dengan pas.
"Lo tau kan apa yang harus Lo lakukan bersama anak buah mu?". Pertanyaan yang sangat dingin.Beginilah jika sifa psikopat Yuda muncul.Dia tidak segan-segan menghabisi orang yang telah mengkhianatinya dengan cara yang sadis.
"Gue tau itu".Lalu Arga pergi meninggalkan Yuda di ruangannya.
Semua rahasia Citra sudah terbongkar dan kini saatnya Yuda membuka kedok Citra dihadapan semua orang.
'Tak akan lama lagi sayang,tunggulah aku lalu kita akan bahagia dengan anak-anak kita'
Ya,Yuda sudah tau keberadaan Adel dan anak-anaknya dari kedua sahabat Yuda.Mereka menceritakan semua kisah Adel.Yuda yang mendengar pun merasakan apa yang Adel rasakan.Dimana Adel harus memperjuangkan anak-anaknya dan tentu saja dengan keadaan hari yang tidak baik-baik saja.
"Hallo,ada apa Tuan?".Tanya di seberang sana.
"Bawa Citra dan Aldi ke tempat biasanya.Jangan sampai ada yang tau tentang ini.Kalian harus maen bersih!".Ucap Yuda.
"Siap Tuan!?".
"Aku tidak akan membiarkan mu lolos!". Ucapan Yuda sangat dingin dan menyeramkan.
Lalu Yuda menelepon pengacaranya untuk mengurus surat perceraian Yuda dengan Citra.
"Semua hampir selesai,tinggal menunggu hasilnya".
@@@
Diruangan yang pengap dan ada banyak senjata tajam dan senjata api.Suasana yang mencekam dan sedikit bau anyir mengisi ruangan itu.Disana sudah tergeletak dua orang dengan tangan dan kaki terikat serta keadaan yang sangat mengerikan.Mereka sudah tidak sadarkan diri akibat obat bius yang diberikan.
Byurrrr!!!!...
"Bangun kalian!!".Teriak salah satu penjaga sambil menyiramkan air kepada keduanya.
Keduanya pun tersadarkan.
"Apa apaan ini!! Lepaskan aku!!".Teriak Citra.
Aldi pun sama halnya dengan Citra yang terus meronta-ronta mencoba melepas diri.
"Diam!!!".Bentak penjaga itu.
Keduanya pun terdiam mendengar bentakan penjaga yang sangat menyeramkan.
"Kalian ini siapa?!Berani beraninya kalian melakukan hal ini keadaan ku!!! Lepaskan!!!".Teriak Citra namun diabaikan oleh penjaga tadi.
"Kalian belum tau aku ini siapa!!Aku ini istri dari CEO terkenal!!Jangan sekali kali menyentuh ku!!".Citra terus berteriak.Sedangkan Aldi diam namun dia no terus berusaha melepas ikatan ditangannya sampai tangannya lecet karena tergesek tali.
"Bagus istriku yang tersayang?".Yuda dengan senyum devil mendekati Citra dan Aldi.
"Yudaa".
"Tuan Bos".
Keduanya kaget ketika melihat Yuda juga ada di ruangan tersebut.
"Sayang,tolongin aku?!!Mereka menangkap dan mengikat ku.Lihatlah!..Aku sampai terluka!".Ujar Citra kepada Yuda dengan nada yang manja dan itu membuat Yuda jengah.
"Uluhh uluhh uluhh Citra ku sayang...Kasian sekali kamu?!...Tapi aku tidak peduli!".Kata Yuda tersenyum licik.
"Maaf kan saya bos?!...Tolong jangan pecat saya". Ucap Aldi memohon.
"Jadi kamu dalang dari semua ini Yuda!!".Citra yang awal mulanya tenang karena kehadiran Yuda,sekarang nyalinya menciut.
"Kalau iyaa???".Tanya Yuda.
"Satunya tukang korupsi dan satunya lagi tukang selingkuh.Sama sama penghianat dan gila harta".Ucapan Yuda berhasil membuat keduanya tercengang.
"Maksud kamu apa Yuda!!".Dengan Citra.
"Ohhh...Rupanya tidak bisa di jelaskan dengan cara baik-baik".Yuda kemudian menghidupkan monitor yang sudah disediakan.Tak lama kemudian,terpampang jelas aksi Citra dan Aldi yang sedang melakukan hubungan badan di salah satu hotel bintang lima.
"Itu enggak benar Yuda!Jangan percaya begitu saja dengan apa yang kamu lihat tanpa mengetahui kebenarannya!".Sergah Citra masih saja mengelak walau dalam hatinya dia sudah merasa was-was.
"Kebenaran apa??Aku tidak pernah menyentuh mu selama ini karena aku jijik melihat kelakuan kamu sebelum kamu menjadi istri ku!".Kata Yuda memulai meninggikan suaranya.
Sedangkan Aldi hanya menunduk diam karena memenag dia mengakui kesalahannya.Percuma saja dia melawan karena yang saat ini dihadapinya adalah bosnya sendiri dan Aldi paham apa yang akan dilakukan Yuda jika ada seseorang yang mengkhianatinya.
"Dan kamu sudah berhasil menghasut keluarga ku.Perlahan lahan kamu akan merebut harta Abiyatsa setelah itu kamu akan menyingkirkan keluarga Abiyatsa satu persatu bukan??". Pertanyaan Yuda berhasil membuat Aldi dan Citra tercengang.
"Aku sangat takjub mendengar rencana abal abal mu itu istri ku".Tambah Yuda.
"Tapi sebelum kamu menghancurkan semua keluarga Abiyatsa,kamu dulu yang akan aku hancurkan bersama keluargamu!!".Kata Yuda.
"Kau juga harus merasakan bagaimana rasanya dicampakkan,dihina,dihianati,di injak injak harga dirinya,bagamana rasanya hidup menderita?!!!!".Yuda Semaki menjadi jadi.
"Siapa yang kau maksud!!!". Citra dengan berani memotong ucapan Yuda.
"Dia kekasih ku!".Sentak Yuda.
"Ohhh... Rupanya kamu masih berhubungan dengan jal*** sialan itu??!!...Jadi kita impas!..Kalau kamu menuduh ke selingkuh itu benar, tapi kamu juga selingkuh jadi kita sama-sama penghianat bukan??". Citra tersenyum licik.
"Tentu saja aku tidak sepertimu.Setelah aku menikah dengan mu..Aku bahkan tidak pernah mendengar kabar dari Adel maupun teman-temannya.Jadi siapa yang selingkuh??".
"Mana ada maling yang mau ngaku!".Citra semakin menjadi-jadi.
"Ohh rupanya kamu mau bermain-main dengan ku sayang?".Yuda mulai mendekat.
"Pengawal!!Bawa baj***** ini ke ruang bawah tanah!!.Lakukan apa yang seharusnya kalian lakukan.Lalu masukkan dia kedalam penjara.Jangan lupa hancurkan keluarganya!!".Ucap Yuda sadis.
"Tolong saya Pak Bos,jangan hukum saya.Saya melakukan ini karena saya terpaksa dan saya menyukai Citra begitu pun sebaliknya.Semakin hari Citra semakin gencar mendekati saya dan menggoda saya.Seekor kucing yang tidak akan menolak jika dikasih ikan.Begitupun dengan saya.Penggelapan dana juga saya lakukan atas bujukan Citra".Jelas Aldi dengan badan gemetar.
"Kamu apa apaan sihh!!..Mana mungkin aku menggoda mu!!". Citra marah.
"Ringan kan hukuman baj***** ini!!...Karena sudah berkata jujur!".Titah Yuda.
"Dan untuk ja**** ini biar aku yang mengurusnya!".
Aldi segera ditangani oleh anak buah Yuda.Sedangkan Citra dia ditangani oleh Yuda.
@@@
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA...
JANGAN LUPA LIKE,COMENT,DAN VOTE CERITA KU YA...