LOVE IN THE DARK

LOVE IN THE DARK
LITD 09


"Nak maafin mama sayang, mama tidak bisa membawamu pergi" Seorang wanita mencium kening dan pipi bayi yang cantik dan mungil. Dia meletakkan diatas mobil mewah kawasan parkiran mall terbesar dikota, dengan meninggalkan sebuah kalung di dalam bedong dan sepucuk kertas wasiat.


Wanita itu menunggu kehadiran pemilik mobil. Wanita itu menunggu di dalam mobil yang terparkir tepat didepannya. "Aku harus memastikan dia mengambilnya."


Tidak lama kemudian seorang lelaki kembali dengan seorang sopir. Lelaki itu tidak lain adalah Johan Wijaya.


"Tuan diatas mobil ada keranjang"


"Mungkin itu pemilik mobil sebelah "Johan


"Tuan ada suara bayi" Seno sopir pribadi Johan mengambil keranjang dan menunjukkan kepada Johan.


"Anak siapa ini.?" Johan membuka keranjang bayi tersebut, terdapat satu botol susu yang telah disiapkan untuknya.


"Susunya masih hangat pasti orang tuanya belum jauh dari sini" Johan memperhatikan keadaan sekitar.


"Tidak ada siapapun disini" Johan melihat kalung liontin berbentuk bintang berwarna biru langit yang terbuat dari permata dan sepucuk surat. "Seno tolong belikan susu formula dan keperluan bayi ini sekarang"


"Baik tuan" Seno kembali ke mall untuk membeli keperluan bayi.


Johan membuka surat yang tersimpan di keranjang bayi tersebut."Tas. . Tasya ?"


*Untuk tuan Johan Wijaya


Tuan maafkan saya sebelumnya sudah pergi dan tidak memberikan kabar lagi sampai saat ini saya memberikan surat ini.


Pada malam jamuan itu saya dan tuan mabuk berat, kita melakukan hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan.


Setelah dua bulan saya baru menyadari bahwa saya hamil. Saya ingin sekali memberitahu keadaan saya saat itu, namun saya tidak berani merusak rumah tangga tuan Johan.


Saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai sekretarismu dan mengurus kandungan saya sendiri sampai lahir. Tapi pihak keluarga saya belum ada yang mengetahui tentang ini, saya tidak bisa menjaganya jika keluarga saya mengetahuinya saya khawatir anak ini tidak akan hidup sampai saat ini.


Saya mohon dengan sangat. Tolong rawatlah dia, sebagai ayahnya.


Terimakasih.


Tasya*.


"Sangat cantik, seperti ibunya, mulai sekarang kamu adalah putri kecil ku yang manis" Johan mencium kening bayi


"Tania Wijaya. Aku akan memberi nama mu Tania Wijaya" Johan mencium bayi itu berulang-ulang.


Air mata menetes dikelopak mata Tasya dia tidak menyangka Johan akan tersenyum melihat anaknya. Tasya melajukan mobil melewati Johan dan pergi dengan perasaan yang sedikit lebih tenang. "Aku percaya padamu Johan"


Tidak lama kemudian Seno kembali dengan berbagai macam keperluan bayi meletakkan dibagasi dan siap untuk mengantarkan tuan Johan pulang.


"Seno tolong nanti jika istri saya menanyakan anak ini kamu bilang ya anak ini ditemukan diatas kotak tempat sampah pinggir parkiran mall. Aku ingin membesarkan anak ini sebagai anakku"


Seno hanya terdiam "Seno aku minta tolong untuk yang pertama kalinya untuk berbohong kepada istriku hanya kali ini saja."


"Baiklah. .Tuan sesuai yang tuan inginkan"


***


"Sayang kamu belum tidur nak?" Kecupan manis untuk seorang balita yang mungil. Laras mencium Candy anak pertamanya dengan perasaan kebahagiaan. Sebagai seorang ibu kebahagiaan sangat luar biasa saat melihat anaknya yang menggemaskan bertingkah lucu.


Terdengar suara mobil Laras tau betul itu adalah mobil suaminya, Laras langsung menggendong Candy untuk menyambut kedatangan suaminya didepan pintu "Sayang Dady pulang ayok kita beri kejutan" sambil mencium putri kecilnya yang cantik.


Johan membuka pintu "Yeeey Dady pulang sayang" Suara Laras dengan lantang menyambut kedatangan Johan.


Senyuman Laras membeku ketika melihat Johan menggendong seorang bayi, tatapan Laras yang begitu hangat dengan senyuman seketika berubah menjadi tatapan tajam.


\=\=\=//\=\=\=


Piuu Piuu jangan lupa untuk like komen shere dan vote. . .😘😘😘


Salam buat pembaca yang manis. . .


Semanis cintaku padamu. . .


Ah yang manis mah gul πŸ˜†πŸ˜†


😍😍RatnaLin 😍😍