Forever Tampere

Forever Tampere
Senja di Viikinsaari Island


3 jam berlalu, aku hanya meneruskan lamunanku di sofa kamar sang CEO


"Key...kamu gak lapar?" suara Fariz membuyarkan lamunanku


"aku menunggu kamu bangun, aku takut kesasar mau nyari dapur", aku jawab sekenanya


" Hahahaha...kamu tuh yah, ini rumah bukan hutan, Masa iya kesasar, apa kamu masih ketakutan karena Ada yang ketukin pintu kamu tadi pagi, Oh iya Key, aku mau buat pengakuan....dini Hari tadi aku yang iseng ketuk pintu kamar kamu, hahahahaha ....." Fariz tertawa terbahak-bahak


"Apaaaaa....??!!!! aku ketakutan setengah mati, kukira hantu Tampere mencoba berkenalan padaku" sungutku marah


eiiiitttsss tapi sebentar....aku koq baru melihat pemandangan yang luar biasa... liat dia senyum lepas dan terlihat sangat bahagia tertawa bebas dengan riangnya, aku berfikir..ternyata dengan senyumnya dia terlihat lebih mempesona 100 x lipat dibanding saat dia pasang muka cool,gal dasar aku terus memperhatikan dia, sambil mengingat Dan membandingkan wajahnya saat cool, oh Tuhan...betapa angkuhnya dia, saat menatap pun aku tetap merasa dia Alan menelanku hidup-hidup, hahahaa....kamu fikir kamu se imut pizza 1 slice Key.....


Lalu dia bangkit dari tempat tidur, dia menggerakkan badannya, kepala, tangan, lutut kaki Dan pinggang , dia ambil gerakan-gerakan ringan, memutar, jongkok, lalu push up, sit up..ooooh ya ya ya...ternyata itu kebiasaan bangun paginya, pantas badannya tegap terjaga, kalau kebiasaan aku bangun...ke toilet, lanjut ke dapur dong Cari makan yang bisa diolah...nongkrong deh di meja makan sampai kenyang.


"Key, kamu gak mau ke toilet gitu? cuci muka,Mandi, kamu pasti bau! Mana tidurmu ngorok key...Ayo gerak, Kan aku sudah bilang aku yang isengin kamu ketuk pintu,balik ke kamarmu,gak ada Alasan kamu ketakutan lagi...aku jamin, gak Ada hantu di rumah ini " suara Fariz dengan nada meninggi.


Suaranya yang menggelegar kembali membuatku ciut ...Ya Tuhan, tolonglah hambaMu ini, kenapa dia begitu cepat berubah, belum lama dia tertawa senang kenapa sekarang pasang muka jutek lagi hhhhhh...gatau lah, memang amannya aku buru-buru balik ke kamar.


aku melangkah menuju pintu keluar, aku akan ke kamarku ..mau cepet-cepet Mandi, makan, duh perut koq gak bisa santai sih, bunyi bunyi gitu...mungkin bukan hanya keroncongan tapi Ada pesta dangdutan di perutku.


"*Key, mau kemana kamu?"


" Ke kamarku ....aku mau Mandi"


"Enak aja!! kesini dulu pamit yang baik padaku*..." Fariz melambaikan tangannya


aku menghampirinya " Ada apa tuan Fariz? oia, aku minta izin keluar kamarmu Tuan, aku akan menuju kamarku, karena aku butuh Mandi, butuh kesehatan badan Dan fikiran, Tuan...mohon izin" kubungkukan badanku


Fariz memelukku erat, " Nah harus gini izinnya, Kan tadi kamu meluk pinggangku kuat-kuat, Masa sekarang pergi gitu aja"


" oooouucchhh...lepas ...Fariz!!! maaf, tadi saat tidur aku ga sadar", aku merengek.


"hahahaha..okay,okay ...just kidding, please go to your bedroom, then take a shower"


" okay, thank you Fariz" aku tersenyum sendiri, ah orang yang sangat aneh, an extra ordinary


Sejuknya Shower ala Nature of Finland


aku bergegas ke kamar Dan tergesa-gesa ke kamar Mandi,aku mau menyegarkan fikiran, ini bathroom benar-benar dirancang dengan eksklusif, kamar Mandi ini perpaduan modern dan Alam yang kental..yang membuatku merasa Ada di suasana Alam pegunungan, dedaunan hijau, shower nya seperti berasa dialiri dari air terjun Alami, tetapi melihat sebelah Kanan isi kamar mandi dirancang begitu serba modern, Ada jacuzzi Pula...atapnya serasa langsung melihat langit , karena efek tembus pandang dengan motif langit...segarnyaaaa, Mandi sambil mengkhayal itu nikmaaat, sambil bersenandung kecil, nikmat Tuhan Mana lagi yang mau dustakan, Keyla...


Tak terasa sudah hampir sejam aku melaksanakan ritual di kamar Mandi, asking betahnya disini.


aku mencari beberapa pakaian yang sudah tersusun tapi di lemari Dan aku memilih untuk memakai t-shirt putih kesayanganku dipadukan dengan jeans, itu sudah jadi baju wajib hari-hari santaiku, simple dan nyaman.


duduk di meja rias, memandang pantulan wajahku di cermin , aku oleskan moisturizer dilanjutkan dengan sapuan powder brush, lalu aku oleskan liptint pada bibirku, supaya terlihat lebih segar, kutatap lagi mukaku sendiri didepan cermin dan terlihat sudah lebih tapi dan segar...oke, siap menuju dapur, sebelum CEO mendengar konser dangdutan di perutku, aku harus segera ambil sarapan yang terlambat ini.


Menuruni tangga Dan aku menuju ke ruang Dapur, sejenak aku tertegun melihat dapurnya CEO ini, semua tertata rapi Dan sangat bersih, samapi aku berfikir ini dapurnya untuk digunakan atau hanya untuk pajangan, soalnya kalau di dapurku setidaknya terlihat lah Ada noda minyak sedikit di kompor, atau Ada lap-lap yang sedikit Kotor yang habis digunakan, nah..disini ga ada sama sekali, wajar Kan kalau aku tebak ini hanya dapur pajangan.


"Key, hobi utamamu ternyata bengong ya", seseorang mengagetkanku sambil menepuk bahuku", hhhhhmmmm CEO lagi


"Ok, kamu duduk aja Key, aku akan menyiapkan sarapan telat Kita, oia sudah sarapan nanti Kita pergi ya, Kita makan diluar saja untuk lunch dan dinner"


Fariz dengan cekatan membuat omelette, mungkin menyesuaikan lidahku, Ada pancake dengan syrup gula, dan buah-buahan, Tak lupa dia menuangkan jus jambu di gelasku Dan segelas air mineral.


Ternyata Fariz benar-benar sangat baik, no wonder dia anaknya Mama Laura, bedanya hanya satu, Fariz sering mendadak jutek,hehehe.


kami berdua memakan sarapan yang telat waktunya dengan tidak berbicara, hanya tangan dan mata masing-masing konsen ke handphone.


Aku membereskan semua bekas sarapan kami berdua, setelah semuanya bersih dan kembali seperti semula sebagai dapur pajangan, aku meninggalkan ruangan itu,


"Key, siap-siap ya, aku akan mengajak ke Viikinsaari Island, kamu harus tau kesana dulu karena kamu akan tinggal di Tampere", Fariz mengingatkanku untuk bersiap-siap.


Aku kembali kamar, mengambil sneakers Adidas putih Dan memakainya,lalu Tak lupa bawa Topi ,memakai syal Dan jacket, tas tangan aku periksa isinya, oke semua, aku sudah tapi, cuss pergi...Viikinsaari aku penasaran dengan tempat itu, Shima berkali-kali menceritakannya.


"Ayo Key, Kita jalan"


" iya, aku sudah siap"


Kami menuruni tangga menuju pintu keluar Dan menaiki Mobil.


Mobil melaju pelan, Fariz memberitaukan aku tempat-tempat yang terlewati, aku selalu dibuat takjub dengan bersihnya Eropa,tertata rapi, bangunan tua berderet tapi semua terawat, sungguh pemandangan yang sangat indah sepanjang jalan.


"Selamat Datang di Viikinsaari, Key"


" woooow indah sekali Fariz...aku sangat kagum dengan keindahan Alam Finland"


" *Ya Key, Tampere ininkota terbesar Ketiga di Finland setelah Helsinki Dan Espoo,namun Tampere ini sebagai pusat budaya Dan ekonomi Finland"


"Thank you For bring me here, Fariz"


"You deserve it, Key*"


Mobil di parkir di tempat parkir yang telah disediakan dan kami berjalan mengelilingi Viikinsaari Island, lumayan juga setelah berjalan hampir 2 jam,kaki terasa pegal dan Fariz membawaku ke resto kapal untuk lunch sambil beristirahat sejenak.


Hingga senja kami masih di Viikinsaari ,aku yang terlampau senang karena banyak menemukan spot indah yang kujadikan obyek photo , semua keindahan Viikinsaari kuabadikan di kameraku.



Restoran di Viikinsaari island, Tampere


Dalam perjalanan pulang , aku merasa sangat lelah, namun kegembiraanku Tak dapat kulukiskan dengan kata


"Fariz, thank you for today, I'm so excited" sambil memejamkan Maya, kantuk mulai menyerangku.


" you're wellcome Key" , Fariz mengacak rambutku, " tidurlah key, nanti aku bangunkan pas sampai"