
Sampai juga di rumah, aku langsung menuju kamar Dan mandiiiii merefresh badan Dan otakku...Hari ini seperti biasa Tampere yang selalu adem, sebelum kantuk menyerang, aku pilih Mandi dulu setelah itu aku akan ke bawah, Hari ini aku belum minum kopi, rasanya Ada yang kurang komplit kalau belum minum kopi..
Tadi di Mobil, Fariz bilang padaku untuk kedua kalinya setelah makan malam dia mau bicara sejujurnya tentang dia dan Marianne, aku hanya akan mendengarkan darinya ,aku tidak akan mencari Tau sendiri, karena aku lebih mempercayai Fariz.
"Non Keyla,mbak sudah siapkan makan malam buat nanti, tinggal mbak olah, Mbak bikin Nasi goreng Pedas Dan bakwan jagung kesukaan Non", tiba2 mbak Yem memberitau aku menu makan malam,aku suka sekali masakan mbak Yema....rasanya serba pas.
"Terima kasih mbak, aku sekarang mau bikin Kopi dulu, gak Tau nih mbak, jam segini aku sudah mengantuk, perlu kesegaran kopi",kataku ke mbak Yem Dan mbak Yema dengan gesit langsung membuatkan kopi espresso untukku, aku duduk di Kursi makan, sambil makan ginger cookies , dari belakangku kudengar suara Fariz
" hmmmmm wangi, kamu minum kopi petang gini Key? nanti kamu gabisa tidur lho..."
"Gak ngaruh sih kalau ke kantuk...hanya bisa menahan kantuk sebentar, Kan kamu akan bicara soal itu abis dinner", aku tersenyum
"Mbak Yem, sekarang aja buatin makanannya mbak, gak apa-apa makan malam lebih awal, oia Mana pa Faisal mbak? Fariz menghampiri Mbak Yema yang sedang mengupas bawang untuk Nasi goreng
" Mbak bikin Nasi goreng Dan bakwan jagung Tuan, oia mas Faisal tadi sedang memasang lampu di Taman belakang Dan di rumah belakang Tuan, Ada 2 lampu yang mati", mbak Yema menjawab pertanyaan Fariz
"ooooh, oke lah kalau begitu, aku hanya mau mengingatkan Pa Faisal kalau Mobil yang di Garasi tolong besok di bawa ke bengkel untuk service bulanan mbak, sudah waktunya"
Fariz meminta tolong pada Mbak Yema untuk menyampaikan pesannya pada suaminya itu
"baik Tuan ,Akan Saya sampaikan ke mas Faisal nanti"
Mbak Yema sangat gesit membuat Nasi goreng, membuat bakwan jagung... kerjanya dia cepat, bersih,apik,resik, sangat cocok bekerja di keluarga kaya seperti Fariz ini, cekatan kerjanya .
hmmm wanginya menggelitik perutku...Tak sabar aku ingin melahap Nasi goreng itu, aneh lho..tadi itu aku belum merasa lapar, tapi diam disini dengan menghisap aroma rempah Dan bumbu lainnya....perutku langsung hajatan dangdutan usus-ususku ini, huhuhuhu....
Beres juga masakan mbak Yema, aku Bantu menghidangkaan di meja, aku ambil piring untukku Dan Fariz, aku ambil sendok Nasi Dan menuangkan ya di piring Fariz ..dilengkapi dengan urusan ketimun Dan tomat, toppingnya telor ceplok Dan bawang goreng, ah coba ada kerupuk blek pasti lebih nikmat, disini aku hanya menemukan semacam kripik ikan untuk teman kriuknya...
Sedang dikasih makan...suasana dapur jadi langsung sepi, terdengar hanya suara sendok Dan piring....semua menikmati makanannya
setelah selesai aku Bantu merapihkan meja, Dan mbak Yema segera membersihkan piring Dan bekas masak tadi.
Aku melanjutkan kopi tadi yang tidak sempat dihabsikan..gak apa apa sdh agak dingin namun tetap terasa masih nikmat.
Fariz berjalan ke ruang TV Dan aku mengikutinya, " Kamu mau nonton key?" , Tanya Fariz
"enggak ah, lagi gak kepengen nonton film, tapi boleh lah kalau music" Fariz mencari saluran musik...aku minta dia pilih dari youtube aja...aku minta lagu lawas, karena malam gini lagu lawas berasa menyenangkan..
Gak sadar saat melihat klip lagu-lagu dari Whitney Houston aku ikut bersenandung
When I'm more than I thought I could be
When all of my dreams are a heartbeat away
And the answers are all up to me
Give me one moment in time
When I'm racing with destiny
Then in that one moment of time
I will feel
I will feel eternity
" Woooow that's so amazing ....you have beautiful voice, Oh God...you are great singer, Keyla" Fariz memuji suaraku saat menyanyikan lagu one moment in Time, hahahha aku tertawa, yah karena aku Kan penyanyi kamar Mandi...kalau suaraku terdengar merdu itu mah rezeki,tapi aku nyanyi untuk hobi aja sih.
Fariz merapatkan duduknya denganku...sambil mendengar lagu-lagu Fariz bilang dia akan menceritakan semua tentang Marianne.
"Marianne mulai bergabung di Fiesta Group itu 2 tahun lalu, sebagai Manajer HRD, sama seperti sekarang, dia diterima bergabung karena kapabilitas Dan pengalamannya yang memenuhi syarat,sejak awal bergabung dia berusaha untuk selalu mendekatiku, namun aku selalu bisa menghalau urusan pribadi, semua komunikasi pribadi aku hindari sampai suatu waktu tepat 1 bulan dia bergabung sesuatu terjadi"
Fariz menghela nafas dalam-dalam Dan membuangnya, menghentikan ceritanya sejenak ,dia melirik ke sampingku, aku mendengarkan dengan seksama, kemudian dia melanjutkan ceritanya lagi
"Kamu gak bertanya key sesuatu yang terjadi itu apa?" ,dia menatapku dalam
" aku hanya menebak, tapi aku kuatir salah, lebih baik kamu saja jelaskan dengan gamblang, jadi aku tidak menduga-duga Dan berprasangka" aku mencoba tersenyum, walaupun aku faham banget lah, secara umurku juga Kan sekarang 29 tahun, cukup dewasa untuk mengetahui
" Yah aku setiap Hari mendapat godaan , akhirnya setelah sebulan dia bergabung aku melakukan hubungan yang terlarang itu, namun dari awal aku tekankan, aku melakukannya atas dasar suka sama suka, tidak Ada hubungan apapun, kami bersepakat dia memasang pengaman agar tidak Hamil,aku melakukannya hanya dengan Marianne , berlangsung selama Dua tahun, hanya aku hentikan sejak 3 bulan lalu, karena aku begitu terpesona Dan jatuh hati hanya dengan melihat fotonya pada pandangan pertama ...Dan itu kamu Key " kembali Fariz menghela nafas
" Beberapa Kali Marianne menginginkan kejelasan status, sebagai pria yang bertanggungjawab tahun lalu aku meyakinkan diri untuk memilih Marianne sebagai pendamping hidupku, karena memang Kita telah bersama...namun, saat dikenalkan ke mama Dan keluarga, Marianne ditolak oleh keluarga kami, karena ibunya Marianne sebagai perusak Rumah Tangga adiknya mama, jadi tidak Ada restu untuk Marianne..Marianne Tau Dan aku bilang padanya menikah tidak mungkin buatku keluarga adalah yang utama, namun Marianne bersikeras dia tetapilih untuk menjalani hubungan tanpa status...Dan kita berjanji masing-masing akan mundur Dan menghentikan hubungan pribadi saat aku Dan dia menemukan sosok yang tepat untuk menjadi pasangan hidup...namun rupanya sampai saat ini dia masih terobsesi untuk menikah denganku, itu into ceritanya, aku utarakan semua tidak Ada yang ditutupi", Faris meraih kepalaku ke dadanya dia meminta maaf atas kekhilafan dulu, dia berharap aku dapat menerimanya, rasanya memang menyesakkan dada, tapi aku sudah meyakinkan hati aku akan mempertahankan hubungan yang baru dibina ini karena aku Tau Fariz pria yang baik dari keluarga baik-baik,aku akan membuat Kita berdua menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
" Tentu Sayang, aku akan tetap mencintaiku,karena Tak Ada manusia yang luput dari kesalahan, kesalahan Masa lalumu harus kamu jadikan cermin...kamu harus belajar dari Sana, sekarang mulailah sesuatu dengan sebaik2 nya",aku tersenyum menatap Mata Haru Fariz
"Terima Kasih sayang...aku lega sekarang, Ayo Key kamu tidur sekarang"
Fariz mengecup kening Dan bibirku ,lalu kami berdua menaiki tangga Dan masuk ke kamar kami masing-masing.