Forever Tampere

Forever Tampere
Saturday Night


Tidak Ada yang istimewa, hari-hariku bekerja seperti biasa,namun bedanya sekarang setiap makan siang, aku berasa main petak umpet dengan Fariz, Fariz tidak menyadari kalau setiap makan siang aku pergi dengan Sam, Sam mengajakku berkeliling mencoba kantin-kantin murah khas Finland, aku mulai cocok dengan masakan di Tampere, apalagi untuk masakan Turki, seringkali aku pilih untuk makan disana.


Dan secara tidak sengaja, seolah Marianne ikut mendukung pertemanan baikku dengan Sam, dia selalu punya Cara untuk menahan Fariz di saat aku sudah terlihat Aman untuk bisa pergi dengan Sam,hahaha..Good Job Marianne, karena jujur aku lebih nyaman jalan Dan makan dengan Sam dibandingkan dengan Fariz, tidak Tau kenapa saat berjalan dengan Fariz terlalu banyak sorot Mata yang menatapku, aku merasa tidak nyaman bukan dengan sosok Fariz sendiri, tetapi lebih kepada tatapan orang-orang itu, mungkin karena Fariz cukup dikenal sebagai pebisnis muda yang sukses di Tampere ini, jadi begitu banyak Mata yang memperhatikan setiap geraknya.


Hari ini sabtu dan Sam akan mengajakku ke Nokia sepulang kerja, Sam aslinya berasal dari Nokia, dia akan mengajakku ke danau Dan besok pagi jogging di Hutan dekat rumahnya, dia akan mengenalkan aku pada ibunya,aku sudah berkomunikasi via Telepon dengan ibunya Sam yang juga mahir berbahasa Indonesia, Sam bersemangat memberitau lokasi yang akan Kita kunjungi nanti,aku tersenyum, aku selalu gembira saat dengan Sam karena Kita sama-sama apa adanya NO jaim - jaim Club, Kita bebas tertawa lepas saat melihat sesuatu yang konyol muncul diantara Kita, hahaha.


Ting Tong..Ting Tong... Bel rumah berbunyi pukul 5 sore, aku sudah sampai rumah setengah jam yang lalu, aku sudah mengemasi barang yang akan aku bawa ke Nokia


" mbak Yem, aku akan pergi ke Nokia dengan Sam, aku mau Tau Nokia, karena mbak Yem minggu lalu meninggalkan Saya disini untuk liburan di Nokia" , aku bicara pada mbak Yem yang sedang membersihkan dapur.


" Baik Non..apa Tuan sudah Tau non?", Tanya Mbak Yem sembari mengingatkanku


"Aku gak izin pada beliau mbak, tapi tolong sampaikan ya, kalau aku izin dulu aku pasti tidak akan dikasih izin mbak,tolong ya..", aku memasang muka melas pada mbak Yema, berharap kalau nanti Ada apa- apa dia turut membantuku.


"oke non, mbak Faham koq, non pasti bosan kerja Dan di rumah terus, iya tenang aja, nanti mbak bilang ke Tuan", mbak Yem menenangkanku Dan mampu membuatku tersenyum lega.


"siiiiippp..makasih mbak Yem", aku peluk mbak Yem dan menuju pintu


"Lama amat buka pintu ya key" Sapa Sam


"oia Sorry Sam, aku skalian pamit ke mbak Yem Dan bawa barangku" ,. aku jelaskan kenapa jadi agak lama ngebukain pintunya.


Kami berjalan menuju mobil Sam dan mbak Yema sudah mengunci rumah dengan aman


Saat keluar gerbang, Mobil Fariz masuk,


aku agak gemetar, takut dia marah, kurasa pasti dia melihatku, namun yang ku takutkan tidak terjadi, aku menoleh ke halaman rumah, dia tetap masuk Dan menghentikan mobilnya di depan pintu, Mobil Sam sudah melaju ke jalan raya.


Fariz


Apa yang harus aku lakukan supaya Key tidak berdekatan lagi dengan Sam? Aku menyayanginya, aku mempunyai harapan suatu saat aku akan menikahinya, namun aku bukan laki2 brengsek juga, aku harus dengan gentle melepas Marianne terlebih dahulu, karena aku dan Marianne memang tidak mempunyai hubungan resmi sebagai kekasih, hubungan kami tanpa status, tapi yah sebagai pria dewasa, dia lah yang menemaniku selama ini, walaupun aku Tau itu salah, semua sudah terlanjur, aku dan Marianne bersama dalam hubungan Tanpa status selama 2 tahun, dia selalu melayaniku dengan baik, terutama dalam urusan dewasa, dan yang Marianne terima lebih dari cukup, aku memback up semua ekonominya termasuk mensejahterakan keluarganya,namun untuk menikahinya, aku tidak pernah merasa cukup mencintai dia, aku hanya membutuhkan tubuhnya untuk menyakitkan hasrat kelelakianku saja,hmmmm...aku benar-benar harus mulai merubah ini, aku sudah sangat jatuh hati pada Keyla,perempuan yang lemah namun sok kuat, aku Tau dia punya trauma yang mendalam soal hubungan dengan pria, baru Kali ini aku galau...apalagi tadi aku melihat dia pergi dengan Sam.


ya Tuhan, kenapa menjadi seperti ini??


"Hello Keyla,senang bertemu denganmu, dulu sahabatnya Sam, Raina sering menginap disini juga, ya Tuhan..kamu seperti kembaran Raina, pantas saja Sam begitu senang saat menemukanmu" mama Diana nama ibunya Sam, dia memelukku Dan mengajakku masuk ke dalam rumahnya.


Rumahnya sangat indah, luasnya sama dengan rumah Fariz di Tampere, rupanya Sam juga berasal dari keluarga kaya Raya, terlihat dari arsitektur rumah,halaman yang sangat luas,Mobil yang terparkir berjejer,semua merk berkelas..semua serba lux...hmmm ternyata Sam sangat humble, tidak pernah memperlihatkan bahwa dia seorang yang kaya Raya , memang aku Tau dia di Tampere tinggal di apartment elite juga tetapi diluar ekspektasiku kalau rumahnya di Nokia semewah ini,kenapa aku selalu dipertemukan dengan orang-orang dari kalangan elite begini? jadinya Kan aku banyak terbengong-bengong kawan...hehehe


Ayahnya Sam sudah lama meninggal, jadi yang tinggal di rumah ini hanya mama Diana Dan para assisten rumah tangga Dan sopir.


Sam anak tunggal.


"Mudah2an ya Key, Sam segera menikah, mama ingin sekali punya cucu, semoga istrinya Sam mau tinggal dengan mama disini,mama kesepian, Sam disuruh .melanjutkan perusahaannya,malah bergabung dengan sahabatnya di Fiesta", mama Diana panjang lebar bercerita padaku tentang Sam, tentang keluarganya, tentang Usahanya yang sekarang dijalankan oleh adik-adiknya mama Diana, karena Sam tidak mau melanjutkan.


Usahanya di bidang konveksi, katanya banyak pekerjanya berasal dari Vietnam.


Asia memang TOP yah kalau jadi operasional,banyak sekali warga Asia yang tersebar di seluruh negara sebagai operator perusahaan.


Menghabiskan malam minggu yang menyenangkan dengan Sam, mama Diana Dan para pekerja... pesta Barbeque di Taman, dengan iringan lagu Sublime -Santeria


I don't practice Santeria, I ain't got no crystal ball


I had a million dollars but I'd, I'd spend it all


If I could find that Heina and that Sancho that she's found


I'd pop a cap in Sancho and I'd slap her down


kami bersenang-senang tidak Ada jarak..antara majikan Dan pekerja, mama Diana benar-benar sangat baik


Indahnya malam ini, terima kasih Tuhan atas semua kebahagiaan ini, berangsur kesedihanku, nestapaku mengucap, perlahan tapi pasti kehidupan baruku sudah dimulai.


Sementara di Tampere, Fariz merasakan kegalauan yang luar biasa, berkali-kali dia melihat keluar jendela, sekilas dia melihat jam di dinding, menunjukan pukul 11 malam, sedang apa Keyla di Nokia? apa yang mereka lakukan berdua... aaaaaahhhh kenapa aku tadi tidak menyusulnya saat aku Tau dari mbak Yem bahwa Keyla dijemput Sam untuk pergi ke Nokia...hhmmmm serba salah kini dia, maju kena mundur kena...semoga kamu bisa merasakan perasaanku yang sebenarnya key, aku cinta kamu..aku sangat menyayangimu key.