Forever Tampere

Forever Tampere
Pagi Pertama di Tampere


Keyla...bangun!! Kita sudah sampai, apa aku biarkan kamu tidur di Mobil?


serta merta aku terbangun Dan wooooowwww di Mana ini? rumah besar khas Eropa seperti yang kulihat tempo Hari di Helsinki..aku masih belum sepenuhnya On , masih separuh nyawa ,bangkit dari Mobil dan berdecak kagum dengan keindahan arsitektur rumah ini, halaman yang luas, hijau, bersih.


Hey, Key!!! Jangan bengong, ambil kopermu, cepat! , Mata menatap tajam yang masih tetap kurasa dia seperti mau menelanku hidup-hidup


"ya Tuan, baik.." aku angkat koper sendirian, ini asli berat banget...hhhhhh dasar!!! cowo Eropa katanya gentle ,mana?yang ada disini, dia membiarkan aku mengangkat koper sendirian, sementara dia ngeloyor aja pergi entah kemana, saat aku masih disibukkan dengan fikiranku sendiri dan terpukau dengan pemandangan rumah ini sampai tidak menyadari ,tiba-tiba di sebelahku sudah Ada Mr CEO yang super angkuh, setengah membentak dia mengagetkanku,


"Key, kamu kalau banyakan bengong aku benar-benar tinggalin kamu di luar yah! kalau disini kamu perlu bantuan bilang ke aku, seluruh pekerja di rumah sekarang diliburkan, jadi hanya kepadaku kamu bisa minta bantuan!!" selalu dengan penekanan nada dan bentakan khas yang terlontar dari mulutnya, akhirnya setelah seharian bersama,aku mulai memahami sifat dasarnya...moody, berarti aku harus sudah mulai terbiasa dengan bentakannya,anggap aja dia radio butut, masuk telinga Kanan langsung keluar telinga kiri,hahahah


"Iya Tuan" ucapku sambil menatapnya tajam,dan penekanan nada, sebisa mungkin aku ikuti cara bicaranya Fxxy Rxxe di Silet :)


" Key!! jangan panggil aku Tuan, panggil aku Fariz, kamu seumuran Sarah Kan, berarti Kita ga beda jauh hanya terpaut 2 tahun aja koq" ,dengan suara agak melunak Dan sedikiiiiit sekali kulihat Ada senyum tersungging, itu setelah aku tatap tajam ,hmmm...mungkin ini namanya kharisma dari tatapan wanita Indonesia, hehehe...


"baik Fariz, sekarang aku sedang perlu bantuan untuk mengangkat koper yang hitam ,karena itu sangat berat , aku tidak bisa mengangkat ya dari bagasi" dengan suara memohon


"oke,aku ambilkan"


seenteng itu yah dia angkat koper hitamku, lalu langsung dibawa masuk 2 koperku ke dalam rumahnya, aku mengikuti ya dari Belakang sambil tetap takjub melihat arsitektur rumah yang luar biasa indah ini.


"ini rumahku,aku memutuskan untuk menetap tinggal di Tampere sejak 3 tahun lalu,kamu akan tinggal disini, disini juga tinggal tukang Kebun dan asisten rumah, tinggal di rumah Belakang, tapi Hari ini mereka semua libur Dan camping di Nokia,mereka semua dari Indonesia Dan Malaysia, jadi kamu gak akan merasa terasing di Tampere ini" dia bicara padaku sambil terus berjalan,menaiki tangga yang berkelok kelok,rumahnya seperti Ada di istana nya Cinderella, ucapku dalam hati namun aku tetap mendengarkannya dengan seksama sambil senyam senyum termanis yang kupasang, untuk menghindari bentakannya,namun sedetik kemudian..


"Key, kamu tersenyum terus,kamu ga sakit jiwa Kan?"


aaaarrgghhhh.. !!! bener bener nih orang kurang asem banget, muka semanis gini di senyumin malah dikira sakit jiwa, oalaaaah ini makhluk harus aku apain yah?marah aku,ini buat aku kesal to the max.


"nah ini kamar kamu Key, disini" dia membukakan pintu dan menarik kopernya ke dalam kamar, " karena sekarang hanya Ada aku , kamu ingat kamarku yang itu" dia menunjuk pintu kedua setelah kamar yang kutempati ini ,


"itu yah, kalau dari kamarmu jadi terhalang 1 ruangan,kalau Ada apa-apa, kamu ketuk pintu saja,selamat istirahat"


aku menganggukan kepala, Tanda setuju dan masuk ke kamar yang sangat indah ini, semua tertata rapi,bersih,semua furniture sangat bagus,hmmm berkelas sekali selera si CEO ini,dan aku mulai membereskan barang-barangku, memasukan baju ke wardrobe,menata kosmetik di depan meja Rias, perlengkapan mandi ke kamar Mandi, yah...beruntungnya aku Tak perlu sewa apartment , malah dapat kamar gratis sekelas President Suites, yang paling aku fikirkan,dengan begitu gajiku akan utuh dibawa pulang ke Indonesia, karena akan aku jadi modal untuk merintis usaha kembali di Jakarta,semoga..semoga...


setiap mengingat itu, aku kembali ceria dan semangat untuk bekerja.


Suara alarmku berbunyi Tanda waktu Subuh


tiba-tiba terdengar ketukan pintu,


"Wait ...." teriakku dari dalam dan dengan tergesa-gesa aku menuju pintu Dan membukanya, well...tidak Ada siapa-siapa??? aaah bulu kudukku berdiri...tetapi aku melanjutkan kegiatanku, aku fokus untuk sholat subuh, saat aku sedang sholat kudengar ketukan pintu lagi,drug berarti sholatku kurang khusyu nih, masih aja aku dengar ketukan, namun aku tetap melanjutkan sampai selesai sholat ,kemudian aku keluar, ku tengok kanan ,kiri, bawah,atas, tidak Ada orang samasekali,aku tutup pintu kamar dengan segera kulipat mukena dan sajadahku, aku kembali ke tempat tidur, berharap bisa tidur lagi karena memang masih mengantuk,tetapi suara ketukan pintu terdengar lagi, dengan malas aku tetap menuju pintu untuk membukanya,namun..aku keluar tidak Ada orang samasekali..masih hening, dan kuputuskan untuk berlari ke kamar Fariz, aku butuh bantuan.. aku tidak mengetuk pintu kamarnya dulu, aku langsung meneriakkan namanya sambil masuk kamarnya, "Fariiiz..aku takut..." ternyata dia sedang sholat , setelah tuntas dia melihat ke arahku agak bingung dan menghampiriku


"kenapa Key? "


tanpa menjawab pertanyaannya aku langsung memeluk erat Fariz, "aku takut beberapa kali Ada suara ketukan pintu kamarku, aku takut ..karena dilihat Tak Ada orang"


aku benar-benar Tak peduli apa yang Ada dalam fikiran Fariz saat ini, mungkin ini cewek meluk duluan,murahan sekali ya? Bodo amat, aku Tak memikirkan itu, yang jelas aku terlalu ketakutan , ini melihat rumahnya saja yang 1500 meter persegi itu terlalu seram untuk ditempati hanya berapa orang,apalagi saat ini hanya berdua,aku jelas butuh perlindungannya.


"Okay Relax Key, kamu boleh tidur lagi di tempat tidurku, aku akan menjagamu Dan tidur di sofa ini" sambil menunjuk sofa dekat tempat tidurnya


karena ketakutan yang berlebih,key benar-benar tertidur lagi


Alam Fikir Fariz


Dari Sofa,Fariz memperhatikan sosok Keyla, Keyla Tak pernah Tau kalau selama ini Fariz selalu memperhatikan Keyla walau dari jauh, Keyla samasekali tidak menyadari kalau Sarah sejak pertama Kali kenal dengan Keyla selalu menginformasikan semuanya, apapun tentang Keyla ke Fariz.


"Hmmmm Kamu Tak Tau key, aku sudah mengikutimu sejak setahun lalu..kamu Tak Tau peran besarku yang membawamu kemari dengan perantara Sarah,adikku.." gumam Fariz sambil terus memperhatikan wanita kesayangannya.


Kantukku mulai datang, rupanya Hari ini cuaca sangat dingin di luar, membuat kantukku luar biasa, beruntung aku memberikan delegasi semua pekerjaan ke karyawan kalau aku tidak Akan masuk kerja sampai Hari senin


ah ini Sofa terlalu pendek untukku,kakiku harus dilipat tidak bisa selonjoran bebas, terlebih hari ini aku merasa sangat lelah,mungkin karena Kemarin Pulang Pergi ke Helsinki, Dan disana pun Ada berapa meeting penting yang menguras energi


hmmmm mungkin aku akan tidur di sebelahnya, tanpa mengganggunya


Fariz bangkit dari sofa Dan melangkah ke tempat tidur ,dia memunggungi Keyla tidur di tempat tidur yang sama, ia benar-benar merasa lelah Dan ngantuk,tetapi sebelum tertidur dia merasa tangan Keyla memeluk erat pinggangnya.


Entah mimpi apa dalam tidurnya Keyla yang terbiasa memeluk guling Kali ini memeluk Fariz erat Dan Fariz yang memang sejak lama sangat menginginkan Keyla, berfikir inilah kesempatan untuk bermesraan dengan Keyla, Fariz hanya merasa Keyla memberi ruang untuknya,padahal Keyla sendiri tidak dalam keadaan sadar.


ah Key, kamu yang selalu Ada dalam benakku sekarang nyata di sebelahku, kamu yang memotivasi aku untuk bisa bahasa Indonesia,karena kamu aku memutuskan membuka usaha di Bali, semua tentangmu Key..


Namun saat Fikiran Fariz mulai kemana-mana, Keyla mendadak terbangun,dan ...


"ooowww,maaf..maaf Fariz" Keyla menarik tangan di pinggang Fariz,bangkit sambil menahan malu dari tempat tidur setengah meloncat untuk berdiri, Keyla menggerutu dalam hati...Key,kamu begini amat sih, memalukan, karena ketakutan berlebih, ditambah tidur nyaman, sampai mimpi yang aneh,hhhhhh...maluuuuuu...


"it's okay Key..." Dan Fariz menjawab dengan Mata tertutup,hmmm rupanya dia pun tertidur, kalau begitu aku akan tiduran di sofa saja sambil menunggu dia bangun.