Forever Tampere

Forever Tampere
New Hope, New Page,New Life


Tidurku semalam sebenarnya tidak nyenyak, beberapa Kali aku terjaga, namun tidak membuat aku urung bahagia untuk pagi ini, namun sebaliknya aku sangat bersemangat walau Matahari masih enggan memperlihatkan sinarnya, semangatku tetap menggelora...semalam kulalui pergulatan bathinku...aku merasa Ada sesuatu yang salah denganku...dengan perasaanku...


Merunut ke belakang, aku adalah tipe perempuan yang sangat pemilih, dari dulu aku tuh sangat susah akrab dengan pria, sangat susah jatuh cinta...Masa sekolahku dulu, aku lalui Tanpa cerita dengan satu pun pria, entah kawan sekelas, kawan se sekolah, atau kakak-kakak kelas, seperti banyak cerita teman-teman lainnya, tapi tidak denganku ..tidak pernah ada lelaki spesial dalam cerita romansa Masa Remajaku, bukan tidak Ada yang menaksirku...untuk Hal ini, aku malah sering mendengar dari kawanku dulu kalau Si A naksir padaku , Si B, Si C dan banyak lagi siapa-siapanya, Tak pernah my ingat satu pun , terus dulu aku juga sering tiba-tiba menerima Surat di meja kelasku,Ada yang menyertakan nama pengirimnya ada pula anonim, hehehe..


Lucu juga yah,kelakuan bocah dulu, zamannya cinta monyet..untungnya latar belakang keluargaku yang sangat disiplin dalam segala Hal membentuk karakter aku kuat terutama dalam berprinsip, seperti dulu ku tasbihkan bahwa aku tidak akan perbah berpacaran selama masa sekolahku, dan itu sukses aku lakukan dengan baik..aku bersyukur sejak remaja Aku sudah memegang teguh prinsip.


Bersyukur karena Masa-masa itu aku isi dengan kegiatan yang bermanfaat , kegiatan yang sangat positif yang membentuk Aku menjadi pribadi yang kreatif dan mandiri.


Memasuki Masa kuliah hari-hariku pun aku lewati dengan berbagai kegiatan positif, aku suka melakukannya walaupun tidak ada cerita romansa, aku tidak merasakan kekurangan, hidupku selalu bahagia, hingga akhirnya pada saat Gladi Resik Prosesi wisuda secara tidak sengaja aku bertemu dengan Seorang pria yang turut hadir dari jajaran Alumni di Universitas kami, dialah yang kelak menjadi tunanganku, bernama Rafly Ardiansyah.


Menurut Rafly, dia memperhatikan aku sejak lama, Dia adalah kakak kelasku 2 tingkat di atasku saat Kuliah di Jurusan dan kampus yang sama,jujur aku tidak pernah merasa diperhatikannya, bagaimana tau kalau Tak pernah bertegur Sapa, Tak saling mengenal,mungkin kalau bertemu pernah, hanya menjadi tidak ngeh karena tidak kenal.


Tidak salah kalau ada pepatah bijak mengatakan Tak kenal maka Tak sayang, setelah Rafly lulus kuliah dia bekerja di sebuah Bank BUMN yang letaknya masih di area kampus ku.


Setelah perkenalanku yang pertama di acara Gladi Resik Wisuda Aku,kami menjadi lebih sering bertemu , entah dia main ke rumahku di sabtu sore, atau Aku yang berkunjung pas jam istirahat ke tempat dia bekerja, untuk sekedar makan siang bersama, semua berjalan tanpa pernah Kita rencanakan...semua mengalir bagai air.


Waktu begitu cepat berlalu,Tak terasa saat itu Aku membina hubungan dengan Rafly sudah 5 tahun, dalam kurun waktu 5 tahun itu dia fokus bekerja dan mengumpulkan hasil kerja kerasnya untuk mulai mencicil rumah,yang dulu dia katakan padaku Rumah Masa Depan Kita...hmmmm demikian juga denganku... aku yang sejak lama memang berniat langsung terjun di dunia bisnis, memulai dengan membuka Cafe sebulan setelah Wisuda, jadi aku tidak pernah bekerja di perusahaan lain, aku berfikir ilmuku di Manajemen memang Akan aku aplikasikan dalam perusahaanku sendiri, Cafe ku di mulai dari kecil dan perkembangannya cukup baik , mulai banyak penggemarnya, tidak lain karena aku mengangkat kopi lokal terbaik sebagai menu utama dan team kami sukses meraciknya dengan baik, aku selalu pastikan cita rasa Dan aroma Asli Kopi Indonesia tetap terjaga.


"Key..Keylaaa...kamu sudah bangun? kamu mau mulai jam berapa ke Unit mu? , suara Sam sambil mengetuk pintu,membuyarkan lamunan panjangku


Ya Tuhan, berapa lama aku melamun Dan kembali ke masa lalu?


" okay..okay...I'm ready Sam..." , aku segera menggeret koperku keluar kamar.


" Good Job My Sweet Girl...kamu sangat bersemangat rupanya, kamu memang ingin segera membereskan unitmu karena mau meninggalkanku disini yah? , Sam tersenyum menggodaku dengan mengedipkan sebelah matanya.


" Well...well...kamu mulai tease me, sekarang berani yah,mentang-mentang kamu akan pergi"


Hahahaha....Kita berdua tertawa bersama, selalu kegembiraan yang Kita ciptakan bersama


Berjalan bersama dengan masing-masing menggeret koperku, yang size nya lebih jumbo ditarik Sam, sementara Aku memegang yang lebih kecil...kita menuju lantai 5... setelah Sam membantu menggeret koper ku sampai ke dalam, Sam langsung berpamitan, karena minggu ini adalah waktu yang sudah dijadwalkan akan masuk Furniture baru ke Resort Fiesta yang sedang finishing, dia harus memastikan Furniture yang masuk tidak Ada yang disfungsi, karena ini merupakan tanggungjawab Sam.


" Take care dear..bereskan sampai tuntas yah, jadi saat aku datang kapanpun itu, pastikan unit mu sudah rapi..terus ingat kalau Ada sesuatu, kamu Tau Kan siapa yang harus kamu hubungi..." Sam menunjuk ke dirinya sendiri,lalu mengacak rambutku dan pergi...


Aku mulai membereskan Apartement ku dengan senang hati....disini aku memulai dengan harapan baru, lembaran baru, hidupku yang baru...


New Hope, New Page, New Life...


Dimulai dari penataan kamarku....warna putih Dan Abu-abu memang mendominasi Apartement ini, sebetulnya kombinasi warna itu terlihat sangat elegant, tapi bagiku untuk kamar pribadi, aku lebih menyukai warna yang dapat membangkitkan semangatku, Aku tidak terlalu suka dengan Hal yang terlalu Kaku, makanya kemarin aku membeli beberapa hiasan dinding yang warnanya di dominasi pink Dan biru muda, warna Aku banget..kemudian blanket Aku pilih warna pink, polos, sarung banyak cushion juga do dominasi warna pink Dan biru muda.... melihat kamarku lebih colourful, rasanya merefleksikan hidupku yang sangat berwarna, dengan rasa campur-campur seperti permen nano-nano.


Semua isi koper sudah berpindah ke lemari, sementara sepatu tersedia Rak kaca sepatu dekat laundry, sudah kutata semua disana, untuk kosmetik Aku Tata rapi di meja rias, penempatan personal care untuk di kamar Mandi sudah aku simpan di 2 kamar Mandi.


2 Koper kosong Aku taruh di ruangan kecil, space ini memang Gudangnya untuk Unit ku, namun gudang yang sangat bersih dan rapih.


Puas dengan kreativitas ku di dalam kamar pribadi,Aku pindah ke kamar selanjutnya... disini Aku memilih beragam hiasan Dan ornamen lainnya dengan warna yang di dominasi oleh warna hijau daun ... ternyata untuk membuat ruangan berbeda, pemilihan warna saja sudah menunjukan perubahan yang signifikan.


Dilanjutkan membereskan Ruang Tamu, kemudian dapur...sangat menguras energi 5 jam bebenah itu sesuatu....Selamat Malam semua, Aku sekarang sudah terkapar di kamar, sampai Jumpa esok pagi....


.