Forever Tampere

Forever Tampere
Marianne's Attack


Pagi ini aku tidak diantarkan oleh Pa Faisal, karena Fariz mengajakku untuk berangkat bersama,katanya dia tidak Ada agenda lainnya dulu, tapi langsung menuju Kantor.


Bukan aku tak peduli dengan hubungan Fariz dengan Marianne, terus terang sebetulnya masih Ada ganjalan sedikit tentangnya, aku mau mengetahui dengan jelas,namun aku tidak Akan mencari tau dari siapapun, aku hanya akan mendengarkan penjelasan Fariz, aku sudah membuka hati untuknya dan sudah seharusnya aku mempercayai apa yang diucapkan Fariz nanti tentang kejelasan hubungan dengan Marianne, aku hanya akan menunggu saatnya, aku yakin Fariz pun merasakan kebimbanganku.


Saat Mobil memasuki Parkiran di space yang sudah di sediakan untuk CEO, aku melihat sekilas Mobil Sam sudah terparkir, aku turun dari mobil, Fariz menggandengku, namun dari belakang kudengar suara Marianne Dan langkah kakinya menuju ke arah kami,


"Good Morning Fariz, why you didn't come to my apartment? your breakfast still available and I decided to bring it,you can take a breakfast in your office room", Marianne tidak menghiraukan keberadaanku di sampling Fariz, dia membetulkan dasi yang menurut Saya sudah sangat rapi.


Hmmmm aneh sekali perempuan, tidak menghargaiku yang jelas digandeng oleh Fariz....


Fariz menepis tangan Marianne


" No need it Marianne, I already took breakfast at home, eat your food for yourself,okay...!" ,Fariz menggandeng tanganku dan mempercepat langkah,segera masuk ke Kantor Dan meninggalkan Marianne yang masih menyimpan amarah di pelataran Parkir.


Sam sejak tadi memperhatikan mereka bertiga dari dalam Mobilnya, lalu menghampiri Marianne sekalian memang dia ingin segera masuk ke ruangannya,


Sam


" Marianne, what are you doing? please be nice to Keyla, don't try to disturb their relationship, I know exactly they have pure love each others", Sam mencoba mengingatkan Marianne dengan kata penekanan untuk di ingat Marianne.


Sam tau benar sifat buruk Marianne , dia tidak Akan menyerah begitu saja, dia terlalu terobsesi untuk memiliki Fariz seutuhnya , dia akan menghalalkan segala cara untuk meraih keinginannya, salahnya Fariz dia tidak bisa menghalau lebih lama rayuan maut Marianne sebelumnya, sangat sangat disayangkan, tapi apa mau dikata, semua sudah terjadi, penyesalan pun tidak Ada artinya, saatnya harus sudah mencari solusi terbaik untuk semuanya, ini PR terbesar untuk Fariz saat ini, apabila Fariz tetap dengan niatnya ingin terus bersama Keyla.


Aku bahagia Keyla bisa bersama Fariz, namun tetap dalam hati kecilku, aku masih mengharapkan Ada celah untukku di hati Keyla, karena Sam merasakan kepribadian Keyla sangat menyenangkan, pembawaannya yang ceria membuat suasana selalu riang saat ada Keyla, tadinya Sam penasaran dengan Keyla murni karena dia mirip Raina, pujaan hatinya di Masa lalu, namun sekarang sudah berubah, aku menyukai pribadi Keyla.


" That's not your business ,Sam!!! ", Marianne setengah berteriak, saat dia baru menyadari perkataan Sam seolah mengandung ancaman untuknya sekaligus Perlindungan untuk Keyla.


Sam terus melenggang menuju Kantor, akhirnya Marianne pun melakukan Hal yang sama,mengingat dia tidak mau mempertaruhkan namanya sebagai HRD Manager, sekarang sudah Makin banyak Staff yang lalu lalang ,karena jam Kerja mulai 5 menit lagi.


Sam dan Marianne memasuki lift yang sama, mereka tidak saling bicara,begitupun saat lift sudah terbuka, masing-masing keluar menuju ruangannya.


Keyla


Wajar juga sih Marianne marah padaku, mungkin dia berfikir aku merebut Fariz darinya, dia sudah pernah memperlihatkan adegan ciuman mesra dengan Fariz saat pertama Kali aku menginjakkan kaki di kantor, itu Tak lain untuk mengumumkan dirinya punya hubungan special dengan Fariz.


Fariz


Flashback 2 years ago


"Hi,let me introduce myself, I'm Marianne, I got an invitation for job interview in your company from jobs.fi.", seorang perempuan Eropa merupakan kandidat ketiga pengisi lowongan bergabung Manajer HRD memasuki ruanganku Dan menganggukan mukanya, menghampiri ke meja kerjaku.Aki membaca Curriculum Vitae Marianne yang di kirim lengkap di email dari Jobs.Fi.


Pengalamannya bagus, dia pernah menjadi Assistant Manager di Hilton Group


"ok great, thank you for coming and Nice to meet you, I'm Fariz..sit down,please", aku menunjuk Kursi di hadapanku Dan meneruskan Desi wawancara kerja.


Seorang Wanita yang sangat cantik , melihat wajahnya sekilas amat sempurna mirip boneka, hidung mancung,Mata coklat terang dengan sorotan tajam,bibir mungil merah merona , rambut digerai curly dengan warna coklat kemerahan , badan langsing proporsional dengan tingginya, yang aku perkirakan 165cm, tidak terlampau tinggi untuk orang Eropa.


Secara pribadi aku merasa kurang nyaman dengan Gaya bicaranya yang menurutku terlalu berlebihan, dia selalu membasahi bibirnya Dan menyibakkan rambutnya, terkesan seperti wanita penggoda,namun aku disini berlaku secara professional, aku melihatnya mempunyai potensi lebih baik dibandingkan 2 kandidat lainnya, pengalaman kerjanya sangat mumpuni.


Aku memutuskan Marianne yang akan mengisi jabatan HRD Manager ,menggantikan Posisi Daniel yang memilih resign dan kembali ke Negaranya di Korea Selatan.


Setelah wawancara kerja itu seminggu kemudian, Marianne bergabung resmi menjadi Manajer HRD di Fiesta Group,Dalam Meeting Mingguan, di Hari Senin aku perkenalkan dia kepada Manajer lainnya.


Kami sering berinteraksi secara professional, aku tidak pernah membuka komunikasi secara personal dengan semua karyawanku, kecuali dengan Sam,sahabatku sejak kecil.


Sampai di suatu sore, saat Marianne tepat bekerja sebulan di kantorku dia mengetuk pintu ruanganku Dan aku mempersilahkannya untuk masuk.


" Mr Fariz, thank you for your appreciate, I received salary and bonuses into my account, I promise I will do my best for this company", dia bicara padaku sambil berjalan ke arahku dan membisikkan sesuatu tepat ke telingaku , " I like you so much, you are so handsome and attract me" lalu dia mencium pipiku...


Agak surprised! Wanita Eropa ini cukup berani, fikirku dalam hati ,saat itu juga aku tidak berfikir panjang, wajar, sebagai seorang lelaki dewasa yang normal, aku tergoda, aku tarik badannya untuk duduk di pangkuanku...aku balas menciumi pipinya kemudian menuju bibir mungilnya , dia menyambut dan membalas ciumanku dengan panas dan lebih menggebu-gebu dengan Posisi dia tetap di pangkuanku, dia menggerakan badannya terus ,membuat semuanya menjadi lebih memanas,setelah lebih dari satu jam aku tersadar Kita sudah melakukan yang seharusnya tidak dilakukan oleh kami apalagi di ruanganku.


Dan kejadian seperti itu terus berulang setiap Ada kesempatan.


Aaaaah....andai saja aku tidak tergoda dengan godaannya Marianne sejak pertama, tentu sekarang aku dengan Keyla tidak Akan ada gambaran yang berarti, aku benar-benar menyesalinya,namun bagaimanapun semua sudah terjadi, aku hanya akan memperbaiki semuanya, mudah2an Marianne berbesar hati menerima keputusanku Dan Keyla pun dapat berbesar hati menerima kesalahanku di Masa lalu.


Jadikan Masa Lalu sebagai Pembelajaran untuk menjadi diri yang lebih baik lagi( Fariz)