
"Key, kalau mau makan siang kamu boleh duluan, aku Ada meeting online dengan Team Bali", Fariz menawariku untuk makan siang duluan.
" Bolehkah aku makan dengan Sam? karena hanya dia kawan akrabku disini", aku meminta izin kepada Fariz
Fariz mengizinkanku untuk makan dengan Sam, aku sangat gembira,walaupun aku sudah memantapkan hati memilih Fariz bukan berarti semua pintu pertemananku tertutup dengan teman laki-laki aku rasa berteman tidak menjadi masalah, yang PENTING Kita tetap komit pada batas-batas kewajaran berteman.
"Sam,Kita makan siang yuk" , aku mengirim pesan Whatsapp pada Sam, Dan Tak lama kemudian notifikasi balasan pesanku dari Sam, "Ayo Key....ga marah Fariz? kami mau makan masakan apa Hari ini?
Aku cepat membalas,
" Enggak marah koq, aku sudah izin Ke Fariz, dia memperbolehkanku jalan denganmu, aku mau masakan Turki"
Aku membayangkan masakan Turki di Efes Grill yang sangat enak itu.
"Oke, sekarang Ayo Kita jalan,aku segera keluar ruangan, aku tunggu kamu di depan pintu lift'
Kami sampai ke depan pintu lift' hampir berbarengan Dan tanpa dikomando kami tertawa bersama.
Mendengar suara lift berbunyi, Marianne segera berlari keluar dari ruangannya, dan langsung masuk Lift yang didalamnya Ada Sam & Keyla sedang tertawa bercanda riang dan bercerita seru.
"ehm.... " , Marianne berdehem dengan maksud mengingatkan bahwa Ada dia selain mereka di lift ini
" Hi Marianne, are you okay?, Tanya Sam
Sejurus kemudian Marianne menjawab bahwa dia tidak baik-baik, karena Ada seorang perempuan yang tidak Tau malu, yang sudah merebut Fariz darinya.
Jleb!!! itu sindiran buatku, aku tidak pernah berfikir kalau orang sini ada yang suka menyindir juga karena yang kutau yang suka sindir menyindir itu Kan kebanyakan emak-emak Indonesia,hehehe
Sam hanya tersenyum mendengar jawaban Marianne..."Good luck for you Marianne", Sam menepuk bahu Marianne sambil berlalu keluar dari pintu lift' menuju Parkiran..Sam Dan Keyla akan makan di Resto Efes Grill,masakan Turki yang sangat Lezat itu.
Sepanjang jalan Sam bercerita soal mama Diana yang setiap Hari menelpon menanyakanku, Mama Diana sangat mengharapkan sabtu ini mereka bisa kembali mengunjunginya ,kata Sam mungkin dia akan mengajak Serta Fariz juga supaya bisa jalan bersama ke rumah Sam
"Sounds good....good ideas Sam, yaaaaaa ajak aja Fariz,siapa Tau dia bisa gabung", aku mengomentari pernyataan Sam
Dalam hati aku senang mendengarnya, berarti Sam secara gak langsung dia mendukung hubungan kami...ah Sam, kamu sahabat yang baik, terima kasih..ucapku dalam hati, Terima Kasih dukungannya Sam...aku berdo'a semoga kamu bisa menemukan soulmate my yang kelak akan menjadi kekasih hatimu, aku tulus mendo'akannya.
Marianne ternyata diam-diam mengikuti Sam Dan Keyla selain untuk makan siang,dia berharap bisa menemukan sesuatu, terutama kesalahan Keyla saat pergi bersama Sam, namun tampaknya dia harus melanjutkan rasa kecewa nya, terpaksa menelan oil terpahit,karena dia tidak menemukan sesuatu yang aneh dengan mereka, mereka tampak begitu akrab dengan suasana yang riang gembira,mereka terlihat merasa nyaman satu sama lainnya,Dan tidak berlebihan,tidak Ada yang mencurigakan jadi usaha Marianne Hari ini gagal total, Dan Marianne memilih duduk jauh di ujung, supaya tidak terlihat mereka.
Sam & Keyla menyelesaikan makan siangnya dan mereka segera kembali ke kantor, memastikan Mobil Sam sudah melaju, baru Marianne melakukan pembayaran Dan meninggalkan resto Efes, dia menaiki Mobil Dan melaju ke arah yang sama, balik ke kantor.
" Key,makan apa kamu dengan Sam?" ,Tanya Fariz sambil tersenyum
"di Efes makanan Turki" ,jawabku
lalu Fariz melanjutkan pembicaraannya, "*Kalau bulan depan Resto Kita sudah siap menu Indonesia, dijamin kamu Akan seeing makan di Fiesta"
"Tentu saja...bahkan mungkin aku bawa pulang ke rumah untuk makan makanku, Fariz,hahahaha*"
Lho..Lho..lho kenapa Fariz Makin mendekat, hmmm pasti aku jadi korban kejailannya lagi , aku akan tangkis... saat dia mau mengecup bibirku, aku segera menunduk, walhasil dia menciumi ujung rambutku, hahahaha...aku bahagia saat berhasil Lolos dari kejahilan hakiki.Fariz
"Awas ya Key....tunggu pembalasanku nanti malam di rumah" Fariz segera membalikan badannya
Dan sekarang aku yang ketakutan membayangkan pembalasan nanti malam di rumah? apa maksudnya? ih syereem..mendingan di kecup sekarang, gal Ada pengaruhna cuman sebentar...aku berlari ke arahnya mendekapnya dari belakang
"Tunggu...jangan lakukan pembalasan nanti malam, Ayo sekarang aja, sini ciumi aku" aku memohon pada Fariz supaya dia tidak bertindak aneh2 nanti malam, Fariz segera membalikan badannya Dan tertawa keras
"Hahahaha....kena lagi kamu aku jahili, diancam segitu langsung panik, becanda sayaaaang, Lucu kamu Key" Fariz mengacak rambutku, mencium keningku Dan balik ke ruangannya
"Aku akan makan siang dulu Key, tadi aku sudah minta Catherine mengantarkan makan siangku ke ruangan"
Aaaaah aku lega....rupanya Dia bercanda, dia senang sekali menjahiliku,aku dibuat senyam senyum sendiri jadinya...antara malu...bahagia...bercampur jadi satu, Fariz..Fariz...Ada aja CEO Aku yang satu itu.
"Sayang, aku akan selalu menjagamu, aku tidak akan merusak Masa depanmu yang Alan menjadi amsa depan Kita, aku janji Dan aku pastikan tidak akan Ada sesuatu yang akan aku lakukan padamu yang dilarang terjadi sebelum kamu sah menjadi istriku, faham ya? Aku baca Pesan masuk dari Fariz Dan aku tersenyum lega dengan isi pesannya, padahal dia sedang Ada di ruangan sebelahku, bahkan terkoneksi,namun dia memilih mengirim pesan,mungkin supaya aku baca berkali-kali.
"iya Sayang, terima kasih....aku Makin cinta kamu" jawabku singkat namun cukup romantis, mewakili perasaanku padanya
"nanti malam aku akan membicarakan Marianne padamu, aku tidak ingin Ada prasangka diantara Kita, aku ingin terbuka padamu tentang semuanya, kamu harus janji akan tetap mencintaiku setelah aku cerita semua?"
Pesan Whatsapp kembali masuk dari Fariz.
" Iya Sayang..aku janji"
Teringat dulu saat jaman ABG ..Masa-masa sekolah di SMA, kata semua teman-teman kalau mau betah dan semangat belajar di kelas,yah harus punya pacar di kelas, kalau mau semangat di ekskul..yah punya pacar jugs di ekskul, kalau mau semangat tetap terjaga di tempat kursus, yah punya pacarlah di tempat kursus...hahahah teorinyang ngaco,namun membuatku selalu tertawa kalau teringan Teman yang selalu membahas itu di setiap kesempatan.
Kalau sekarang aku hanya butuh semangat di tempat kerja Dan di rumah...ternyata benar teori temanku itu...punya Fariz di rumah Dan di Kantor membuat semangatku Naik berlipat Ganda...Dan hidupku lebih bahagia
Cinta itu sulit untuk dilukiskan dalam kata-kata, namun sangat mudah dirasakan oleh orang yang memberi Dan menerimanya dengan tulus (Keyla)