
Kutarik nafas dalam-dalam, ah.. ternyata ini sudah Hari Selasa siang tepat pukul 12 siang, berarti waktu Jakarta sudah pukul 4 sore, Kita berbeda 4 jam ,kemarin aku berangkat dari Bandara Soetta pukul 9 malam ,transit di Istanbul Turki, lelah perjalanan 18 jam,namun beruntung aku tidak terlalu merasa jetlag berlebih, atau belum?
Immigrasi Finland sangat tertata apik, Tak Ada antrian yang mengular, semua serba cepat, kalau sudah urusan custom, biasanya nyaliku mendadak ciut, petugas immigrasi yang cantik-cantik dan ganteng- ganteng itu selalu punya pertanyan yang tidak bisa Kita duga sebelumnya, tapi aku Kan datang baik-baik Mr,Mrs,harus diterima dengan baik dong,please..!
Oke, semua pemeriksaan selesai,XRay Aman, koper ku sudah di klaim,aku melenggang ke pintu keluar.
Fokusku sekarang hanya mencari orang yang dikirim Sarah untuk menjemputku ,karena Sarah sedang bekerja dia akan menemuiku nanti pukul 4 sore, aku berjalan sambil membaca satu persatu kertas karton yang di bawa para penjemput, John,Caren,Paul,Irene,Hasan,Julia..sampai aku menemukan namaku, yeeeey......
"KEYLA Wellcome to Finland", aku bersorak girang, karena kekuatiranku yang Tak berdasar sebelumnya, langsung sirna.
"Tervetuloa Suomeen"
"Hyvää iltapäivää Keyla"
sambut ramah seorang ibu paruh baya padaku sambil merentangkan tangan,aku membalas pelukan yang ternyata ibunya Sarah, dan aku Tak Tau harus menjawab apa karena dia berbicara Finnish Dan aku Bahasa Sunda,oooppss, I mean speak English little little sih I can,but Finnish, Oh No...berbicara saja ga bisa, apalagi pas baca tulisan Suomi, Oh Tuhan, itu mengingatkanku tulisan Bahasa Sunda ha na can ra ka... aku menyerah kawan :)
Menghapus keraguanku, Mama Laura, ibunya Sarah mengeluarkan kamus digital ya, sehingga aku bisa berkomunikasi dengannya menggunakan bahasa Inggris. Ternyata memang orang Eropa apalagi yang sudah berumur rata-rata tidak bisa berbicara bahasa Inggris dengan baik, aku harus bisa bahasa Finland untuk dasar setidaknya.
Menuju Parkiran dan setelah semua dirasa Aman , mama Laura mengendarai kendaraan sendiri, wuih keren juga nih Oma 60 taun masih bisa ngebut, aku fikir di umur yang sama kelak aku akan melakukan yang sama... meninggalkan bandara Helsinki dibawa Oleh Mama Laura entah kemana tujuannya, yang jelas Samar-samar memahami Bahasa Inggris dia dengan dibantu gerakan ala bahasa tarzan, Kita akan mencari makan,dia bilang akan mengajakku ke Resto terbaik di Helsinki.
Telepon Mama Laura berdering kencang, Serta merta mama Laura menghentikan laju kendaraannya untuk menepi ke pinggir jalan,Sarah menelpon untuk berbicara denganku,
" Keyla, finally you reached Helsinki, welcome dear sister, I am so happy for you, maybe I will joint with you and mom on 4 pm, see you later, bye" Telepon ditutup Dan lagi-lagi aku merasa, aku sangat beruntung dipertemukan dengan mereka,kejutan selanjutnya ternyata Sarah Dan Mama Laura memberiku hadiah sebagai ucapan Selamat Datang di Finland, aku diajak menginap di Hotel Hilton Helsinki 2 Malam
Sejenak aku dapat melupakan nestapaku di Jakarta, beruntungnya aku dipertemukan orang-orang baik,puji syukur padaMu Ya Allah, Alhamdulillah
"Keyla are you ready for new life?" ,Mama Laura beritanya padaku
Dalam benakku aku yakin bahwa Sarah sudah menceritakan semua pada ibunya
"Yess,mam, I'm ready..is a must,mam" aku berkata dengan nada lirih, karena saat aku bicara, yang melintas depan mata adalah perjalananku yang membuatku Jungkir balik, hhmmmm kehidupan..begitu sulit aku bertahan di satu titik, roda itu harus berputar. baru 2 jam menginjakkan kaki di Finland, fikiranku begitu terpatri di Jakarta.
"it's okay mam, almost all of my friends call me Key" aku berusaha menyembunyikan genangan air Mata di pelupuk mataku.
"How's your feeling now? are you okay? " Masih menatapku dengan penuh rasa belas kasih Dan jiwa keibuan yang nyata terasa.
"I am so blessed mam, I owe you an apologize, I just feel sad a little bit, cos you and Sarah are so nice to me, thank you so much for your kindness" aku jawab dari hati yang terdalam, dengan bahasa Inggris alakadarnya .
Taraaaaa!!!! Oouuuh Hotel Hilton Helsinki, mama Laura memutuskan makan di hotel saja supaya aku bisa segera beristirahat, menuju hotel Hilton Helsinki ini semua pepohonan rindang,hijau Dan terawat, aku melewati perumahan khas bergaya Eropa dengan bangungan kokoh yang menjulang tinggi , jendela besar berikut ikonik rumah Eropa dengan cerobong asap, halaman semua dedaunan hijau , luas Dan bersih...
" Mam, I see the house of ambassador of Indonesia here" aku berteriak ke mama Laura, karena aku melihat pintu dengan lambang burung Garuda, yang ternyata itu Rumah Duta Besar, dekat sekali dengan Hotel Hilton,dalam hati kecilku setidaknya di Finland sini pasti Ada orang Indonesia, hahaha, ya iya lah
Mama Laura tersenyum melihat tingkahku, mungkin dia fikir ini bocah berapa taun yah? hahaha...susah mengendalikan kegembiraanku
Hotel Hilton Helsinki
Makanan enak sih, sehat banget, tapi koq ya aku sangat rindu bebek goreng sambal pedas,nasi berlimpah, huuuft, wake up Keyla, it's your new life, kamu harus bisa bersahabat dengan makanan sehat, kamu harus mulai bisa beradaptasi sejak Hari pertama dengan makanan karena isi perutmu menentukan segalanya, dari sebanyak itu sajian makanku...yang Paling aku suka yah buah- buahan Dan kopi espresso di cangkir imut,aaaah Finland, please be nice to me
pukul 4:30 Sarah datang ke kamar hotel, Kita bercengkrama,bercerita tanpa jeda dari A sampai Z, entahlah aku merasa dia seperti saudaraku, walau ini pertemuan pertama tapi aku merasa Kita sudah saling lama mengenal, mama Laura pun sangat baik, Sarah yang ayahnya asli Mesir tapi sudah meninggal dunia sepuluh tahun lalu, Dan ibunya asli Finland, Sarah mempunyai kaka laki-laki yang bernama Fariz, Sarah tidak menceritakan Kakaknya Dan aku pun tidak Ada keberanian untuk bertanya, karena bagaimanapun Sarah tetap wanita Eropa yang sangat menjaga privacy nya kecuali dia yang cerita , sejauh ini aku hampir menceritakan semua tentangku sehingga Sarah memberiku penawaran untuk coba bekerja di Finland, serangkain panjang perjuangan untuk bangkit dari keterpurukan yang mendalam, berjuang kembali menata asa yang terberai, berjuang mendapatkan visa, dan banyak Hal lain.
usia Sarah Dan aku hanya terpaut 4 bulan, Kita Lahir di tahun yang sama, aku,walaupun tinggal di Indonesia dari Masa remaja rasanya tidak pernah ketinggalan berita Dan trend, untuk itu banyak kesukaanku yang sama.
Finland terima kasih sudah menerima kehadiranku.
Helsinki, perkenalkan aku dari Jakarta, Indonesia
Sarah,Mama Laura Terima Kasih atas sambutan hangatnya.