
Saat memasuki pintu utama, beberapa pasang Maya memperhatikanku, Hari ini aku berangkat kerja diantar Pak Faisal karena Fariz sudah berangkat sejak pukul 7:30 dia tidak memberitau aku mau kemana dulu sepagi itu? Aku bukan tidak peduli padanya, namun aku tidak ingin mengekangnya, toh kami baru menjalin Asmara beberapa minggu, jalani saja fikirku..biar mengalir seperti air, natural..
Beberapa pasang Mata menatap Dan mereka berbicara bahasa Finnish, ah peduli amat..aku tidak menghiraukannya, terserahlah apa yang mereka fikirkan, yang PENTING aku tidak merugikan mereka.
Aku memasuki pintu lift kutekan tombol lantai 3... TRING pintu lift terbuka..Dan aku mengurungkan niat untuk keluar, karena tepat depan pintu lift aku mendengar suara yang cukup keras dari Marianne ke Fariz , I'm pregnant Fariz and you know well it's your baby
Seketika kepalaku pening , berputar dan terasa sangat berat...aku melangkah mundur Dan kakiku hampir ambruk namun Sam dengan cepat segera masuk ke dalam lift menahanku, pintu lift tertutup dan aku merangkul Sam menangis di bahunya... Sam membawaku ke lantai dasar Dan keluar Kantor membimbingku sampai ke dalam mobilnya.
" Aku turut prihatin Key, tadi malam di grup HRD Fiesta Dan Group Manager, Marianne memposting hasil USG ...dia sudah Hamil 4 bulan, karena tubuh dia sangat langsing, jadi tidak begitu terlihat kalau dia sedang Hamil, apalagi dia selalu memakai blazer tebal, jadi tidak Ada yang menyangka kalau dia Hamil", Sam menjelaskan apa yang terjadi
Aku menghela nafas panjang, semalam Fariz bilang sudah berhenti berhubungan 3 bulan lalu, tetapi Marianne sudah Hamil 4 bulan, sudah dapat dipastikan bayi dalam kandungan Marianne adalah anak Fariz.. Ya Tuhan....sanggupkah aku menahan sakit kedua kalinya? karena aku bukan wanita egois, tentu aku akan mundur..aku tidak akan meneruskan hubungan dengan Fariz ,bahkan aku sudah berfikir cepat...aku akan meninggalkan rumahnya untuk dapat menyewa apartment sendiri, aku utarakan niatku pada Sam,
" Sam , aku ingin tinggal mandiri menyewa apartment...aku akan meninggalkan rumah Fariz, suasananya akan sangat sulit ..mungkin kalau sekarang Marianne Hamil bukan tidak mungkin Fariz akan mengajak Marianne ke rumahnya untuk tinggal disana bahkan mungkin mereka akan segera menikah" aku berbicara pada Sam dengan suara berat..terbata-bata
" Tenang dulu Keyla, aku Akan selalu mendukungmu..banyak apartment disewakan disini, aku akan Bantu mencarikannya" Sam mencoba menenangkanku...
"Thank you Sam, you're the best" , aku masih menyenderkan kepala ke bahunya, aku benar-benar butuh kekuatan.
Sakit hati untuk kedua kalinya lebih terasa berat dibandingkan sakit yang Pertama, sungguh...Kali ini hatiku sangat hancur sehancur-hancurnya.
Sementara di Lantai 3 gedung Fiesta, setelah dua anak manusia ini lama berargumen akhirnya masing-masing masuk ke ruang kerjanya, karena bagaimanapun kepentingan perusahaan harus tetap menjadi prioritas, Mata Marianne masih sembab...begitu Pula dengan Fariz yang saat masuk ke ruangan dengan muka ditekuk ,terlihat menyimpan beban berat dalam menghadapi permasalahannya.
Marianne
Tadinya aku ingin memberitaukan surprise tentang kehamilanku hanya pada Fariz di usia kandungan ke 4 bulan, karena saat inilah aku sudah mulai merasa perubahan badanku yang melebar Dan sudah sulit menyembunyikan kehamilanku, tetapi Fariz tidak pernah memberiku kesempatan untuk berbicara secara personal, dia selalu menghentikan pembicaraan saat kami sudah masuk ke ranah pribadi, aku sengaja memperlihatkan kemesraanku dengan Fariz pada Keyla saat Hari pertama dia bergabung, karena intuisi ku sangat tajam, Keyla lah yang mampu merebut hati Fariz.
Dugaanku hampir Tak pernah salah ...
Sejujurnya ini murni kesalahanku, aku sengaja tidak meminum pil anti Hamil sejak 6 Bulan lalu, ternyata 2 bulan berikutnya aku langsung hamil, aku memang menginginkan kehamilan ini,karena aku sangat mencintai Fariz, walau aku Tau dia tidak pernah mencintaiku dengan tulus, aku hanya mengandalkan badanku untuk mendapatkan hatinya, namun itu tidak pernah terjadi, aku hanya merasa dicintai saat dia memerlukan tubuhku..Oh My God, aku merasa Hina, namun aku sangat Tak berdaya, rasaku padanya tidak mampu aku kendalikan..
Saat ini dia ambil resiko menyebarkan aib sendiri sekaligus aibnya Fariz di ruang lingkup Fiesta melalui group WhatsApp aku upload dan share hasil USG ku.
Hanya akan Ada 2 kemungkinan, yang pertama dia akan marah besar namun dia tetap bertanggungjawab dan Akan menemaniku setidaknya sampai waktunya aku melahirkan nanti ( hanya ini yang kuharap) atau kemungkinan yang ke dua akan muncul, dia akan marah besar dengan langsung memecatku dan meninggalkanku dalam nestapa yang mendalam.
Entahlah apa yang akan terjadi nanti, yang terpenting aku sudah berani mengungkapkan Fakta yang sebenarnya .
Fariz
Kepalaku rasanya seperti mau pecah, tadi pagi saat aku beradu argument dengan Marianne aku sekilas melihat Keyla berdiri mematung dalam lift,pintu lift terbuka pun dia tidak jadi keluar dan masuk ke ruangannya namun dia lebih memilih untuk pergi ditemani oleh Sam, menghindari aku Dan Marianne yang sedang bertikai .
Hhhhhhhmmmm...setidaknya, aku masih bisa meyakini kalau Keyla ditemani orang yang tepat..dia sudah mengambil langkah yang tepat meninggalkanku tadi
Ya Tuhan...Maafkan semua dosaku, aku telah menyakiti Keyla, aku sangat mencintai Dan menyayanginya, bahkan semalam kami bertukar fikiran dan berbicara dari hati ke hati, Keyla menyatakan dia mampu menerima kesalahanku di Masa lalu, aku sudah merancang Masa depan indah untuk aku Dan Keyla, sudah kubayangkan Kita tinggal di Tampere, namun setiap winter aku akan berkantor di Bali, aaaaaahhhh semua menjadi buyar, rencanaku menjadi berantakan karena aku yakin Keyla yang baik hati akan menyuruhku bertanggungjawab dengan menikahi Marianne saat dia Tau kondisi Marianne yang sedang mengandung anakku.
Aku tidak berani memikirkan apa yang terjadi selanjutnya .
Yang jelas besok aku dan Marianne akan pergi ke Dokter Specialist Obgyn untuk mengetahui langsung hasil USG Dan penjelasan lainnya.
"Maafkan aku sayangku, aku kehilangan kata-kata untuk berbicara, aku hanya memastikan kamu ada dimana sekarang? Hari ini kamu boleh beristirahat di rumah ...sampai kamu merasa siap masuk lagi untuk bekerja, Gajimu tidak akan Ada pemotongan karena absen, maafkan aku...aku tidak kembali ke rumah dulu sementara, aku akan menempati apartment Sarah, jaga diri kamu baik-baik,aku yang selalu akan mencintaimu, Fariz."
Keyla menerima pesan panjang di WhatsApp dari Fariz, Keyla tidak berkenan menjawabnya, Sam sedang mengantar Keyla pulang ke rumah Fariz, Keyla meminta waktu untuk dirinya sendiri, dia perlu menenangkan diri dalam keheningan.
Yang Tabah Keyla...