
Marianne
Hari pertama menjadi Nyonya Fariz....kebahagiaanku yang tak dapat kulukiskan dengan kata-kata, pelan tapi pasti, satu persatu semua keinginanku terkabul, Tuhan Sangat Baik Kepadaku...
Kebersamaanku dengan Fariz yang sekarang menjadi suamiku hampir 2 tahun,kami melewati Hari bersama tanpa kejelasan status, selama 2 tahun ini Fariz menemuiku kalau dia ingin bercinta, setelah selesai dia langsung akan pergi, gak pernah aku diajak keluar, nonton,melakukan Hal romantis lainnya, karena dari awal memang tidak Ada kesepakatan Kita sebagai pasangan kekasih atau apapun, Kita tidak pernah membahasnya, sebagai kompensasinya setiap aku membutuhkan sesuatu,meminta sesuatu padanya Fariz tidak pernah sekalipun menolaknya...Fariz selalu memenuhi permintaanku.
Aku sangat mencintainya, aku Tak pernah ragu meyakini bahwa dia cinta sejatiku...aku Tak peduli apa yang dia lakukan padaku...walaupun aku tau dia tidak pernah mencintaiku...kuakui, aku egois,katanya kalau mencintai orang sepenuh hati,maka dia akan berkorban apapun untuk kebahagiaan orang yang dia cintai, namun teori itu tidak berlaku untukku, buat aku pribadi..kalau aku mencintai seseorang sepenuh hatiku, maka aku harus memilikinya utuh...karena dengan terbangunnya kebersamaan maka lambat laun dia akan merasakan kebahagiaannya juga, aku berjanji akan melakukan yang terbaik untuknya, Lahir bathin Dan hidupku aku berikan utuh padanya...yang PENTING sebagai awal dari semuanya kini aku telah resmi menjadi istri Seorang CEO walaupun harus dengan berbagai cara untuk dapat meraihnya.
"Kamu istirahat Ann.... mungkin Kita akan tinggal bersama disini..namun aku tidak akan perbah sekamar denganmu", Fariz membawa beberapa baju dari kamarnya yang kini kutempati dan dia dengan segera meninggalkanku, entah kamar Mana yang akan dia tempati, rumah ini punya 7 kamar!
"Fariz....apa maksudnya kamu tidak sekamar denganku?" Aku berlari menyusul Fariz... aku butuh penjelasannya
" Ya Ann, kamu berhasil membawaku ke pernikahan ini,namun jangan harap kamu dapat membuatku mencintaimu...Tak akan pernah terjadi Ann!!! aku menikahimu karena kamu menjebakku dengan kehamilanmu, aku melakukan pernikahan ini sebagai laki2 yang bertanggungjawab, itu semua pertimbangan nya karena Ada janin dalam kandunganmu, aku lakukan untuk bayi itu...sementara aku terlanjur makin membencimu Ann! " bentak Fariz
Fariz tak kuasa lagi menahan emosi yang sempat tertahan beberapa minggu ini...karena baginya hanya Ada Keyla di hatinya... semua yang terjadi ini karena kesalahannya di Masa Lalu, namun peran Marianne lah yang Paling besar dalam kekacauan hidup Fariz sekarang ini.
Marianne hanya bisa terpaku mendengarkan bentakan Fariz, kalau hanya suaranya saja yang meninggi karena amarah, aku masih bisa terima, namun ini isi dari pembicaraannya dia...membuatku gemetar, karena aku tidak menyangka Hari pertama menjadi Mrs.Marianne Fariz adalah Hari dimana aku baru pertama Kali juga menyadari bahwa dia sangat mencintai Keyla, hingga bisa membencimu sedemikian rupa...hatiku lara merana...
Fariz
Demi apapun juga, aku tidak Akan pernah mencintai Marianne yang selama hidupnya hanya diisi keegoisan nya demi meraih apa yang dia inginkan...aku menikahinya karena aku bertanggungjawab pada janin yang dikandung Marianne..walaupun dalam kesepakan lisan antara aku Dan Marianne dari awal selalu membahas, Kita Alan menjaga dan menghindari kehamilan, Kita tidak boleh memiliki anak, karena Kita tidak Akan menikah, aku tidak berniat membangun keluarga dengannya...semua perjanjian lisan itu dia abaikan...dia ingkari...aku merasa dijebak dalam permainan Marianne.
Key...sedang apa kamu disana? Dimana sekarang kamu tinggal Key? Apakah kamu membenciku Key? bahkan aku Tak punya kekuatan untuk menjelaskan keadaan yang terjadi sebenar-benarnya pada Keyla...aku benar-benar merasa Tak berdaya...yang kulihat di luarnya dia seperti tegar Dan baik-baik saja, namun aku sangat tau dia, aku sangat mengerti berapa hancurnya perasaan dia saat tiba-tiba mengharuskannya bukan lagi untuk mundur teratur berpisah dariku, namun harus langsung berbalik kanan Dan tidak menoleh lagi kepada cinta kami...pasti sangat berat, sama seperti yang kurasakan saat ini.
Malam semakin larut...tadi saat makan malam aku teringat Keyla ,karena selama sebulan Keyla disini ,kami selalu makan malam bersama ditemani mbak Yem juga. Suasana damai,indah, santai selalu tercipta karena kehadiran Keyla,namun saat makan malam tadi aku hanya bisa masuk 1 buah Apel ke dalam perutku..tidak Tau kenapa aku langsung mual saat melihat Marianne yang terus mencoba mencari perhatianku dengan gigihnya, Marianne juga mencari perhatian Sarah Dan Mama Laura...di dapur tadi, sambil dia terus mengeluh lelah dan mengusap perut hamilnya, mungkin dia mengharapkan aku, Sarah ataupun Mama akan menanyai kehamilannya ...Marianne ,terlalu banyak drama dalam hidupmu Ann... you're real Drama Queen, Ann!!!!
Sementara di rumah belakang Ada mbak Yema dan Mas Faisal yang keduanya membahas apanyang terjadi
"Aku bingung mas kemana pindahnya non Keyla?" ,tanya Mbak Yema ke suaminya
" Kan tadi perginya dengan Tuan Sam, yah pasti pindahnya ke tempat yang diketahui Tuan Sam, kamu jangan terlalu kefikiran ..Non Keyla itu perempuan kuat dan dia juga cerdas..pasti dia Tau apa yang harus dia lakukan..kamu tenang aja Yem" , pa Faisal mencoba memberikan pengertian pada mbak Yema
" Iya mas, aku hanya bingung aja...karena beberapa Hari yang lalu, tanpa sengaja aku melihat Tuan Fariz memeluk non Keyla sangaaaat lembut, Aku bisa melihat mereka itu punya hubungan spesial mas, makanya kaget tiba-tiba Hari ini mendengar berita pernikahan Tuan Fariz Dan Nona Marianne Dan langsung melihatnya pas mereka sudah meresmikan pernikahannya itu...aku shock mas" ,mbak Yem bercerita panjang lebar pada suaminya itu
" Itulah Yem yang namanya jodoh Ada di Tangan Allah, jodoh adalah Rahasia Illahi, karena yang menurut Kita baik, belum tentu menurut Allah itu baik... InshaAllah non Keyla akan dipertemukan dengan jodohnya, sementara Tuan Fariz yang sudah menikahi Nona Marianne bisa hidup bahagia", pa Faisal selalu membuat mbak Yema terkagum-kagum dengan philosophy hidupnya, semua yang pak Faisal katakan memang benar.
Baru saja mbak Yem mau menyalakan lampu tidur dan hendak mematikan lampu tengah, tiba-tiba suara pintu Ada yang mengetuk ..
" Pak Faisal...Pak Faisal...kamu sudah tidur?"
suara Tuan Fariz mengagetkanku, segera mbak Yem Dan pa Faisal menuju pintu Dan membukanya.
" Maaf menggangumu malam-malam begini pak,mbak... Aku sedang sulit tidur...aku memikirkan Keyla...aku mau minta tolong besok pagi pa Faisal untuk datang ke kantorku dan pastikan besok kamu bertemu Keyla, tanyakan dia sekarang tinggal dimana? jangan bilang Aku yang menanyakan ya ya Pak! " perintah Fariz namun dengan suara yang parau, setelah perintanya itu dia membalikkan badannya dan masuk ke rumah utama
Sementara mbak Yema dan Pak Faisal saling pandang, mereka sama-sama bingung dengan situasi yang aneh ini, perintah dari Tuannya tadi menambah kebingungan mereka,karena setau mereka besok Kantor Fiesta diliburkan, kecuali karyawan Resto Dan Resort.