Forever Tampere

Forever Tampere
Mendadak Liburan


Finland di akhir Desember terasa semakin dingin. Untukku yang sejak lahir tinggal di negara tropis, menjadi lebih aware dalam menjaga ketahanan tubuh, aku konsumsi suplemen dan Asupan makanan sehat lainnya diperhatikan dengan Ekstra, mengingat lagi entah sudah ke berapa kali di Winter Season ini aku mendapat Flue, rupanya tak cukup mempan underwear Heat Tech Uniqlo.


Beruntung minggu ini masuk kerja hanya hari Senin, Libur Natal dan akhir tahun mulai besok tanggal 24. Kembali masuk tanggal 2 januari 2020 hari Kamis minggu depan, senangnya hatiku bisa tinggal di rumah saja,mau mencoba masakan Indonesia terus, bisa bangun lebih siang. Keyla melamunkan rencana libur panjang Natal Tahun Baru ini, beda dengan kebanyakan Kawan kerjanya yang sudah banyak menyiapkan rencana liburan ke Luar Kota bahkan luar Negeri.


"Keyla, jangan lupa ini meeting Manager terakhir di tahun Ini, jangan ada yang terlambat, jangan lupa ingatkan Catherine dan Team Restaurant Fiesta apa sudah siap tempatnya? , ucap Fariz


"Baik, saya akan segera menghubungi Catherine."


Hari ini meeting mingguan terakhir para Manager di tahun 2019, Dan Fariz meminta Catherine untuk menyiapkan Tempat meeting di Restaurant Fiesta dan akan diakhiri dengan makan Siang bersama, karena Team Manajemen masuk kembali bekerja di awal tahun 2020.


" Hallo Ms Catherine, please confirm about the place , everything is okay?


" Of Course Ms Keyla, we are ready"


Aku segera mengabarkan ke Fariz


" Semua sudah siap Tuan Fariz", ucapku


"Okay, Ayo kita jalan sekarang Key,dan tolong bawa Brosur Resort itu Key!" Fariz memberikan perintah padaku.


Kami berjalan keluar, di waktu yang bersamaan Sam dan Marianne keluar dari Ruangannya, kami bersama di dalam lift menuju restaurant Fiesta.


Setelah pembahasan yang lumayan beraneka ragam,apalagi perkantoran akan libur lumayan panjang, Fariz tadi mengajak semua Team Management tetap mesupport Team operasional di lapangan, karena Fiesta Group bisnis utamanya Resort dan Restoran,justru menjadi tempat tujuan para wisatawan, baik domestik maupun Tourist.


Dan di meeting kali ini Marianne mengumumkan Perpisahannya dengan rekan Kerja, bukan hanya mengambil cuti melahirkan, tetapi dia memutuskan resign, dia akan fokus mengurus bayinya nanti.


"Hello everybody, I just want to give you the update news from me, from the deepest of my heart I say thank you very much for all the supports especially for me as HRD, forgive me for all mistakes, today is the last day I work in Fiesta, it because I decide to focus on my birth and care for my baby, Mr Ramirez from Espoo Branch will be HRD Manager, here he is! and he will start on 2 January 2020, thank you,all of you are amazing, I am so blessed to know you guys, love you all "


Semua menyalami Marianne, yang memutuskan untuk Resign, aku fikir dia sangat cerdas memilih untuk fokus mengurus bayi dan rumah tangganya, aku yakin suatu saat nanti Fariz akan mencintainya.


Lalu di akhir pertemuan Fariz menutup acara


"Thank You Guys, I wish you all the best, be happy in your holiday, stay safe and see you next year, let's lunch party, bye ."


Suara tepuk tangan mengakhiri pertemuan Rutin mingguan yang kali ini diselenggarakan berbeda.


Banyak hidangan yang di sediakan oleh Catherine dan semua rasanya Luar Biasa, aku memilih duduk semeja berdua dengan Sam.


kulihat di belakang Sam, Fariz duduk dengan Marianne dan Mr Ramirez yang tadi hadir dan diperkenalkan sebagai Manager HRD Fiesta Pusat.


"Key, kamu Ada tempat yang mau kamu kunjungi saat liburan panjang? , Sam membuka percakapan Di sela waktu makan siang ini


" Ada! Tentu Saja Ada Sam" ,sahutku cepat


" Katakan padaku, kamu mau kemana? " ,Sam penasaran dengan jawabanku


" Ya Sam,aku mau ke kamar dan ke dapur di apartment ku setiap hari, aku mau mencoba resep masakan baru." Aku jawab dengan sebenarnya.


"Iya, kamu bisa lakukan itu 2 hari,selebihnya kamu pergi denganku ya." Pinta Sam setengah memaksa namun mata Penuh harap.


"Iya, aku akan pergi denganmu kalau kamu bawa aku ke Estonia. " Aku asal menjawab


"Okay kita ke Estonia Key!" Teriak Sam.


"What? no.. no..no.. just kidding Sam, hahaha."


Aku dan Sam tertawa terbahak terlalu Kencang, hingga Teman yang lain spontan menoleh ke meja kami.


Setelah acara makan siang semua diperbolehkan meninggalkan restoran dan kembali ke kantor hanya untuk membawa tas, kemudian dipersilahkan pulang.


Saat aku sedang membereskan beberapa dokumen dan bersiap diri untuk pulang, Sam mengetuk pintu Ruang Kerjaku.


"Key, aku tidak bisa pulang bareng kamu, aku diminta Fariz untuk menemani Marianne dan Ramirez ke Resort, karena disana ada pesta perpisahan untuk Team HRD," Ucap Sam.


"It's okay Sam, aku tau arah pulang dan rute bus umum, tenang saja,kamu temani mereka!"


" See you tomorrow Key, bye." Sam menghilang di balik pintu ruanganku.


Tak sampai 5 menit Sam meninggalkan ruanganku, aku melihat pintu dari ruangan Fariz terbuka, Fariz menghampiriku,


" Key, aku antarkan kamu pulang, ada hal penting yang ingin kubicarakan, lagipula aku kan belum menerima undangan ke tempat


barumu Key, aku ingin berkunjung sekarang."


Apa yang Fariz ucapkan barusan, lebih dekat ke perintah bukan ajakan atau pertanyaan, dan aku selalu tidak bisa melawannya kalau dia sudah bicara setegas itu.


"Key... kamu malah melamun, gimana sekarang sudah siap pulang? Ayo jalan sekarang " , sahut Fariz


" I..iii yaa... " Tiba -tiba saja aku merasa seperti kehilangan Suara, karena dalam benakku beribu tanya berkeliaran.


Apa yang akan dia bicarakan? sebegitu pentingnya kah sampai bicara dia sangat tegas bernada perintah seperti itu.


Kami menaiki mobil Fariz, kulihat sekilas tadi beberapa karyawan Fiesta menatap kami berdua dengan pandangan yang curious tingkat tinggi, hmm....mungkin itu perasaanku saja atau memang demikian adanya.


"Key, kamu mau kemana Long Holiday Ini? kamu sudah ada rencana? " , Fariz mulai bertanya


" Jujur saja, aku hanya ingin di apartment aku untuk memasak, ada beberapa resep baru", aku tertawa bermaksud untuk mencairkan suasana, kalau diingat kembali sejak Fariz menikah, kami seperti menjadi 2 orang yang tidak pernah mengenal satu dengan lainnya.


" Key, aku diminta mengantarmu ke Helsinki oleh Mama Laura dan Sarah, mereka mau mengajakmu liburan, mereka sudah mempersiapkan semuanya, Sarah tidak menelponmu karena dia tidak mau mendengar kamu menolak ajakannya, jadinya aku yang diharuskan mengantarmu ke Helsinki "


" Oh iya? padahal tadi Sarah menelponku, mau kemana yah mereka kira - kira , kamu tau, Fariz?


" Aku tidak tau, tapi yang pasti mereka akan berangkat besok siang, jadi aku akan mengantarmu malam ini, aku akan menunggu, sementara kamu packing aku akan menonton TV Di ruang TV mu yah"


Tentu saja aku tidak akan bisa menolak, apalagi Sarah yang mengajakku, sampai kapanpun aku akan selalu berusaha memberi yang terbaik untuknya, dia yang sudah meraih tanganku ketika aku terjatuh.