
Setelah semalam Kita pesta Barbeque,paginharinya aku diajak jogging oleh Sam, Kita jalan ke danau Dan hutan, Ya Tuhan....disini sangat indah, terlalu indah ciptaanMU Tuhan...sampai aku kehabisan kata2 mengucap Puji Syukur atas kesempatan luar biasa ini
Pukul 4 sore aku Dan Sam pamitan ke mama Diana Kita akan segera pulang kembali ke Tampere, karena besok pagi masuk kerja aku harus mempersiapkan segala sesuatu, apalagi setiap senin akan ada meeting semua Manajer untuk report Dan evaluasi hasil kerja seminggu Dan plan untuk minggu berjalan.
Mama Diana begitu sedih melepas kepergian aku Dan Sam,
" Cobalah Sam ajak Keyla setiap sabtu ya", pinta mama Diana pada Sam, aku tersenyum merespons permintaan mama Diana.
Sepanjang perjalanan Kita bercerita seru, selalu Ada Bahan pembicaraan spontan antara kami, Sam menanyakan apa minyak wangi Favorite ku, aku jawab sekenanya,
" Tergantung keuangan Sam, tapi aku suka parfum lawas Paris dari YSL atau CKOne, selera vintage hehehe"
"okay, Kita mampir sebentar ya me Stockmann Tampere ya Key ,janji sebentar koq"
aku menganggukkan kepala Tanda setuju.
Pukul 5 sudah sampai di Stockmann, ternyata Nokia ke Tampere hanya sekitar 1 jam, kemarin agak lama, karena Kita mampir di kedai Pizza Dan coffee shop
Masuk ke Parkiran Stockmann di basement Dan Kita menuju ke lantai dasar, gak Tau apa yang mau dibeli,aku hanya mengikuti Sam di belakangnya, Sam menuju gerai kosmetik, dalam hati aku membanthin konyol,waduh Sam memakai kosmetik juga?
Namun belum tuntas lamunanku, dia meminta SPG memberikannya Parfum Paris YSL 2 botol kemasan 50 ml, masih kaget aku sudah ditawari untuk memilih lipstick YSL juga
"Ah enggak lah Sam, aku malu, parfum saja sudah sangat Mahal" bukan maksud menolak rezeki, tapi aku benar-benar malu kalau harus dibelikan macam-macam
" Aku marah nih kalau kamu menolak,aku memberikan ini ikhlas sebagai Tanda persahabatan Kita", setengah memaksa Sam mengulangi perkataannya
Dan akhirnya aku memilih 2 lipstick berwarna pink dan coklat dari brand YSL, aaaah kalau beli sendiri aku berfikir seribu Kali, harganya sekarang luar biasa Mahal.
Setelah menyelesaikan pembayaran, aku menjinjing paperbag YSL yang isinya parfum Dan lipstick ini, beruntungnya aku,rezeki anak Sholeh, Alhamdulillah ...
"Sam,terima kasih atas semuanya kemarin Dan Hari ini, aku suka semua",Sahutku saat aku menaiki Mobil di Parkiran basement Stockmann
" Key, santai aja, kamu Kan sahabatku, aku akan selalu mendukungmu", Sam mengacak rambutku sambil tersenyum.
Selalu nyaman saat dengan Sam, dia begitu memahami perasaan perempuan lebih baik dari Fariz...lho koq aku membandingkan mereka? segera kutepis fikiran aneh itu.
Memasuki gerbang rumah Fariz, koq aku deg-degan ya ? aku takut dimarahi Fariz dari sabtu aku pergi sampai sekarang dia tidak sedikitpun dia menanyakan aku dimana.
Belum aku turun dari mobil, aku sudah melihat pintu utama dibuka, wah..wah..wah ...aku dalam bahaya !!! aku membayangkan dia akan mengusirku, OMG bagaimana kalau itu terjadi?!! aku harus tinggal dimana?? Fikiranku benar-benar kacau saat ini, aku tak pernah memikirkan kemungkinan ini sebelum pergi ke Nokia kemarin.
Ya Tuhan....dia yang kutakutkan muncul dari dalam, dan surprise....!!! dia menyambut kami dengan tersenyum
aku gak salah liat Kan??
"Sam....Key...yah Kalian ga mengajakku ke Nokia, padahal aku kangen Mama Diana", Fariz mencairkan suasana yang sebelumnya agak tegang.
"oh Sorry banget Fariz, aku gal sempat izin sama kamu, tadinya aku mau ngajak kamu untuk ikut pesta barbeque ,tapi aku bertemu Marianne Dan dia bilang Hari minggu ini kamu mau jalan dengannya, jadi aku urungkan buat mengajakmu, sorry ya..."
Sam menjelaskan dengan detail.
Ooooh ternyata Fariz jalan dengan Marianne, pantas saja enggak sempat chat samasekali, biasanya se cuek nya dia, dia masih suka nanya udah makan belum? ini gak ada samasekali, hmmmm...yasudah lah..apalah Saya hanya remahan ayam geprek
Sam pamit langsung, karena dia ingin segera beristirahat di apartment nya, katanya apartment nya dia belum sempat dibersihkan dari minggu lalu.
"iya Fariz, aku masuk kamar dulu, nanti aku ke bawah*"
aku segera meninggalkan Fariz menuju kamar, aku menghindari banyak pertanyaan dari dia, sementara Fariz menahan diri dulu untuk tidak bertanya banyak sekarang pada Keyla, biarkan Keyla beristirahat dulu sebetulnya banyak yang mau ditanyakan Fariz, tapi dia tidak mau terkesan menginterogasi Keyla.
Keyla
Masuk kamar aku langsung rebahan di tempat tidur, aduh lumayan juga pegel banget kaki ini setelah lama gak Olah Raga, pas tadi lari pagi di Nokia hampir 2 jam, luar biasa .
Aku membayangkan pemandangan tadi di Nokia...danau...hutan...ah indah sekali Eropa , semua elemen masyarakat di Eropa ini mempunyai kesadaran tinggi dalam menjaga keseimbangan Alam...di jalan aku gak melihat sampah berserakan begitupun di semua rumah, pengelolaan sampahnya terorganisir dengan baik...Indonesia harus banyak belajar dalam pengelolaan sampah.
Terdengar ketukan suara ke pintu kamarku, aku segera membuka pintu, ternyata mbak Yema memanggilku untuk segera makan malam, katanya dia sudah selesai bikin Nasi Goreng Pedas.. twink twink..aku membayangkan Nasi Goreng khas Indonesia...aku segera membenahi diri, aku ganti baju dengan piyama nyamanku, aku menyapukan bedak tipis dan mengoleskan lipstick pink lalu menyemprotkan sedikit parfum yang tadi di beli..hmmm segar
Aku menuruni tangga mengikuti mbak Yem menuju dapur, dibawah sudah Ada Fariz menungguku untuk makan malam bersama
"Silahkan Tuan, non Kayla mau minum apa?", Tanya mbak Yem ramah
" air putih aja mbak, terima kasih ya"
"Makan yang banyak Key,mbak Yema sudah membuatkanmu Nasi Goreng yang pedas, jangan terlalu suka makan pedas Key, nanti perutmu sakit", Fariz sangat lembut bicara padaku
Ternyata ketakutanku tadi benar-benar berbeda dari kenyataan, syukurkah Fariz tidak marah, kalau dia marah padaku, aku tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya, mulai saat ini aku harus lebih baik lagi, lebih menghargai Fariz.
Selesai makan , mbak Yem membereskan semuanya Dan segera pamit kembali ke rumah belakang
"Ada lagi yang di perlukan Tuan?", Tanya Mbak Yem
"Sudah cukup mbak Yem, silahkan istirahat, pa Faisal sudah menunggumu, mbak", Fariz tertawa
Aku dan mbak Yem ikut tertawa.
"Key, ngapain aja kamu di Nokia?", Glekk, akhirnya aku ditanya juga, duh aku harus hati-hati menjawabnya.
" *Mama Diana menyiapkan barbeque pas malem minggu, Hari minggu nya aku olahraga lari ke danau Dan hutan yang dekat rumah Sam"
" Kamu suka Key*?" Tanya Fariz
"*Yah aku suka suasananya Alami dan sangat bersih"
" Ok key, silahkan kamu kalau mau istirahat*", Fariz mempersilahkan aku untuk istirahat.
Aku mengangguk lalu keluar dari ruang makan, aku menaiki tangga untuk segera ke kamar, menghindari banyak pertanyaan lagi dari Fariz.
Ternyata Fariz mengikutiku, mungkin dia juga ingin segera istirahat.
Aku membuka pintu kamar, kubalikkan badanku untuk menutup dan mengunci pintu kamar, Fariz sudah ada persis di pintu kamarku, dia menatapku tajam, membungkukkan kepala lalu mencium keningku, aku masih sangat kaget menerima perlakuan Fariz.
"Selamat Malam Key"
Fariz berjalan menuju kamarnya masih dengan hati yang resah...Galau...