
Pagi ini pukul 10 Agenda meeting dengan para Manajer dengan Topik utama dari 2 divisi yaitu Update Penambahan Room di Fiesta Resort,dari divisi Restaurant, schedule baru untuk 4 minggu weekend jasa catering dan Penambahan Menu baru di Resto Regular Fiesta, tampaknya akan lebih panjang waktu meeting yang diperlukan, semoga aku tidak mengantuk, rasanya aku masih saja merasa lelah, mungkin karena kemarin aku jogging terlalu bersemangat, sedangkan warming up kurang cukup.
Good morning everybody,Thank you for your presence here,on time, the main topic for our meeting is......bla bla bla......
Fariz menjabarkan agenda meeting dengan lugas dan jelas, semua Manajer melaporkan hasil kerja Dan evaluasi dari lapangan
Progress untuk Penambahan Room Resort dalam proses finishing, 14 Hari ke depan semua siap, Ada 20 lokal baru yang bisa disewakan, estimasi siap disewakan di awal bulan depan, sekitar 3 minggu dari sekarang
Report dari bagian Restaurant untuk Catering, selama 4 Weekend ini, Hari sabtu Dan Minggu Full booked Ada yang 1000 porsi, 2000 porsi Dan terbanyak 5000 porsi , 4 Hari Sabtu Dan 4 Hari Minggu..Ada pesta pertunagan, Ada pesta Pernikahan, Ada pesta Anniversary... banyak sekali orang suka berpesta disini
Sedangkan untuk Fiesta Resto Regular Ada beberapa Penambahan menu.
" Catherine, i really like to eat an Indonesian Fried Rice, would you like to find a new chef specialist for Heritage Indonesian Foods?
maybe in the corner of the main area you can arrange there's available for Indonesian corner, if you need some furnitures just discussing with the Finance Manager"
Semua Manajer langsung memandang ke arahku, Sam tersenyum ke arahku Dan meninggikan alis kanannya saat merespons perintah CEO Fariz, aku balas tersenyum padanya.
Catherine adalah Restaurant Manager di Fiesta cabang Tampere, dia menjawab dengan mantap
" Okay Sir, I will do my best, I will find that chef very soon"
Fariz terlihat begitu puas dengan kinerja team nya dan mendengar hasil Laporan Kerja dari Para Manajer pendukung Bisnisnya yang menggurita.
" Okay thank you everybody ...good job for all of you, stay safe...stay healthy..keep going on, see you next week" Kalimat penutup dari Fariz
Semua meninggalkan Ruangan, hanya tinggal Aku, Fariz ,Sam dan Marianne.
Ini sudah memasuki waktu makan siang.
Aku Tau Sam akan mengajakku makan siang bersama seperti yang sudah biasa dia lakukan selama seminggu ke belakang.
Sam berjalan mendekat untuk menghampiriku tiba-tiba tanganku ditarik oleh Fariz, Dan Sam menghentikan langkahnya sebelum sampai ke mejaku.
" Ke Ruanganku dulu. key, Ada laporan yang harus di email segera ke Fiesta Helsinki", sambil tanganku ditariknya kasar untuk segera meninggalkan Ruangan meeting, Fariz seolah mengacuhkan keberadaan Marianne Dan Sam disana, yang hanya bisa tertegun melihat atraksi Fariz pada Keyla, dia acuh berjalan lurus ke depan dengan langkah cepat, aku yang ditariknya menoleh ke belakang dengan sejuta tanya, dan Sam hanya memberikan kode dengan mengangkat bahu, yang berarti dia pun tak tau harus berbuat apa.
hmmmmm gini amat Fariz,Ada apa tiba-tiba menarik tanganku dengan kasar saat di ruang meeting? apa karena dia tau bahwa jam makan siang ini pasti aku akan pergi makan keluar dengan Sam? tapi dia Kan bisa bicara baik-baik , kenapa dia tega menarik tanganku dengan setengah memaksa , ini jari jemariku agak ngilu, kesakitan,huh! pegangan tangannya berasa akan meremukkan tanganku, aku agak cemberut..Sangat kesal ... sampai ke ruangan dia tutup pintu dengan membantingnya agak keras, BRAAAK !!! aku pun melonjak terkejut...Ya Tuhan, kenapa dia berubah lagi menjadi kasar? aku merasa sedih Dan kecewa, sangat jauh perlakuannya padaku dibandingkan dengan Sam , dia memperlakukanku sangat baik, santun, penuh kelembutan namun bisa membawa suasana ceria yang membuat kami tertawa bersama, Tak terasa aku menitikkan airmata ,aku Tak kuasa lagi menahannya, karena aku Paling sakit kalau diperlakukan kasar seperti ini, apalagi Ada orang lain yang melihatnya.
Fariz
Setelah Keyla duduk di Kursi depan meja Fariz, Fariz melihat genangan airmata di Mata Keyla, dia merasa sangat bersalah.
Ya Tuhan..aku membuat Keyla menangis, aku membuatnya sangat menderita, mungkin dia malu atau kesakitan dengan kasarnya aku tadi, aku tidak dapat menahan diri saat memikirkan Keyla akan menyukai Sam..maafkan aku Keyla, kamu harus jadi milikku seutuhnya, aku akan membuatku bahagia namun bersabarlah sebentar lagi, aku harus mengakhiri hubungan tanpa status dengan Marianne, please Key...bersabar sebentar...aku berjalan mendekati Keyla..dia menunduk terlalu dalam,aku dongakkan dagunya Keyla , ternyata aku melihat bulir air Mata sudah membasahi pipinya..
"Maafkan aku Key..." , aku menghapus airmata di pipinya dengan sapu tanganku,aku membelai halus rambutnya..."maaf key, sikapku sudah menyakitimu"
aku benar benar hilang Kendali tadi karena cemburu yang teramat besar.
aku bimbing dia untuk berdiri...aku memeluknya erat, membenamkan kepalanya ke dadaku,dia menangis tersedu-sedu, terdengar pilu.... kemeja putihku terasa dingin oleh airmatanya....ahhhhh aku sangat menyesal..melihat begini aku jauh merasa lebih sakit , kenapa aku bisa berbuat kasar padanya? padahal aku sangat mengasihinya...Maafkan aku Key
"Maafkan aku Sayang...aku terlalu cemburu melihatmu begitu akrab dengan Sam, maafkan aku ... aku memendam rasa ini padamu sejak lama, kamu mungkin Tak pernah Tau key apa yang sesungguhnya terjadi...aku begitu mencintaimu, aku menunggu waktu yang Paling tepat untuk mengutarakannya langsung, namun melihatmu semakin akrab dengan Sam aku harus bicarakan ini"
Akhirnya Fariz benar-benar mengutarakan isi hatinya pada Keyla sekarang, padahal sejujurnya ini bukan waktu yang tepat, mengingat Fariz belum menjelaskannya pada Marianne.
Pelukan Fariz Makin erat, dia belai Dan ciumi rambut wangi Keyla, dia tidak ingin kehilangan moment,dia tidak mau Keyla lepas dari pelukannya, Dia tidak mau Keyla menjadi milik Sam.
Lama kelamaan suara tangis Keyla mereda, pertanda Keyla sudah lebih tenang, waktu sekarang sudah menunjukan pukul 1 siang, berarti hampir setengah jam mereka di Ruangan Fariz
"Sayang, kamu sudah merasa lapar? Tapi matamu terlihat sembab, aku telpon Catherine aja ya, supaya dia menyuruh Pegawai Resto untuk mengirimi makanan kesini, kamu mau makan apa?" , dengan lembut Fariz mencium kening Keyla
" French fries , chicken steak Dan jus jambu aja" sahut key sembari tersenyum.
Keyla merasa takjub dengan kata-kata Fariz, walau belum jelas makna kata per kata namun cintanya Fariz sebetulnya sudah terasa sejak pertama ke Tampere dan dalam halu nya dia selalu melamunkan Fariz.
" Sudah normal lagi ya kamu...sekarang milih makannya berat semua" ,Fariz sangat gemas melihat mata Keyla mengerjap namun terlihat sembab, Tak bisa menahan lagi Fariz mencium kening Dan meluncur ke bibir, di kecupnya bibir Keyla.
Keyla mendorong badan Fariz, untuk menghindari aksi yang berlebih.sambil tertawa....Fariz pun ikut tertawa,lalu mengacak rambut Keyla.
Sambil menunggu makanan datang, aku membantu membereskan berkas yang masih berserakan di meja Fariz.
Kalau cinta sudah datang menghampiri,cukup kenali Dan rasakan keindahannya, Jangan simpan kata-kata cintamu sebelum terlambat.Kita Tak pernah Tau apa yang terjadi dalam hidup Kita di menit berikutnya (Fariz)