
"Ini berattt banget tau". Ucap zivana sambil membuka tas itu.
"Lagian lo bawa tas segede gini buat apaan sih??".
"Taraaaaaaa... Gue bawa alat make up sekaligus bawa pakaian buat lo".
"Loh, gue pakai ini aja udah cukup ko. Lagi pula gue juga udah moles ini muka".
"Engga engga, masa penampilan lo kaya gini sih!! Ucap Zivana matanya sambil melihat dari atas ke bawah kepadaku.
"Emangnya salah ya???".
"Heiii, lo lupa kalau penampilan gue ini nyentrik dan lo tuh harus tampil berkelas, harus seelegan mungkin Hahaha"
"Ahhh, bener juga ya". maklum saja aku tidak terbiasa dengan acara makan malam seperti ini.
"Lo liat deh baju ini cantik banget kan???". Ujar Zivana dengan mata yang berbinar binar.
"Iya cantik banget bajunya,na."
"Udah buruan sana lo cobain, kita cuma punya waktu sejam sebelum sampai disana."
Akupun bergegas untuk segera mengganti pakaianku. Dannn....
JRENGGGGGG...
"Gilaa... Bajunya cocok banget buat lo wen. Sumpah lo cantik banget pakai baju ini." Ujar Zivana seraya memuji ku.
"Tapi, gue engga salah pakai baju kaya gini?? lo liat deh bagian belakangnya terlalu terbuka." Ujarku sambil berdiri si depan kaca membolak balik kan badan ke kiri dan ke kanan.
"Engga engga pokoknya lo harus pakai baju ini, sumpah lo cantik banget cocok banget. ok sekarang tinggal kita poles sedikit lagi wajah lo".
"Okayy.. Finishh"
"Aahhhh gila apa ini beneran gue??? Aku berkaca seraya memegangi pipiku rasanya tidak percaya kalau ini diriku dan aku bisa secantik ini dengan makeup yang tidak terlalu mencolok sangat cocok dengan mataku yang keabuan, rambut keriting dan terurai." Gumamku
"Gimana??? Lo panglingkan sama diri lo sendiri??."
"Ahhh iya lo emang jago banget deh dalam hal kaya gini."
"iya dong pastinya. Ok!! Let's go!!! Waktunya kita berangkat, lo udah siap kan wen???"
"Haahhhh ok gue siap, gue juga sudah kasih kabar ke Jerry kalau gue dateng malam ke Rumah Sakit".
Disepanjang jalan menuju restaurant jantungku sedikit deg degan. Astagaaa.. Aku serasa mau ketemu gebetan sih! Deg degannya sampai kaya gini. Tarik nafasss.. Buang.. Tarik nafass.. Buang...Lo harus tenang wen, lo harus tenang, lo pasti bisa!!! Tidak membutuhkan waktu lama untuk menuju tempat L'Ateriel De Joel Robuchon karena jalanan pun sangat lengang. Sesampainya di restaurant aku sedikit tercengang karena restaurant ini sangat mewah. Namanya saja L'Ateriel De Joel Robuchon pastinya ini adalah restaurant yang menyajikan makanan perancis dan nama restaurant ini pasti di ambil dari nama pemiliknya Joel Robuchon dia adalah koki legendaris dari perancis yang di kenal sebagai "Chef of the century". WOW.
"Sudah sampaiiiii..... Good luck ya wen, hehe nanti gue bakal jemput lo lagi disini."
"Okay nanti gue kabarin." Ucapku sambil berjalan memasuki restaurant.
Akupun segera bergegas memasuki reutaurant betapa tercengangnya aku melihat dalam reutaurant ini.
ya maklum saja aku baru pertama kalinya ke restaurant semewah ini karena aku lebih sering makan di resto pinggir jalan bisa di bilang jajanan kaki lima karena makanan disana tidak kalah enaknya ko.. Akupun langsung segera duduk di kursi yang sudah di reservasi oleh Zivana. Waktu menunjukan pukul 06.50 malam Ternyata pria itu belum datang masih ada waktu 10 menit sebelum jam pertemuan kami. Se jam kemudian .. Hahhh gila ya lelaki ini belum datang juga, bisa mati kering aku disini karena kehausan, sudahlah aku pesan minum dulu deh.
{Citron presse} Lavender French Lemonde.
To be continued...