When I'M With You

When I'M With You
Chapter 20


"Jadi.... Kamu kenapa tidak ikut kumpul-kumpul nanti?? Kan acaranya jadi malam kamu sudah pulang kan??." Dia membuka obrolan saat kami makan siang di dekat tempat kerjaku.


"Yah aku tetap tidak bisa ikut, sayang banget memang kapan lagi kan kita kumpul kaya waktu di kampus. Tapi aku harus segera pulang karena ayah sendirian di rumah."


"Loh, memangnya om kenapa??"


"Seminggu yang lalu ayah habis operasi bypass jantung."


"Ya ampun terus bagaimana keadaannya sekarang??" Tanyanya dengan nada khawatir.


"Ya, operasinya berjalan dengan baik dan ayah pun semakin membaik cuma tidak boleh terlalu lelah."


"Syukurlah, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan om, nanti aku bakal mampir ke rumah kamu ya sekalian jenguk, boleh kan??"


"Ya boleh dong!! Ayah juga pasti senang bisa di jenguk senior."


"Kamu itu selalu ceria ya, engga ada yang berubah dari dulu malah semakin cantik dan terlihat dewasa sekarang."


"Ahh, senior bisa saja aku kan jadi malu, hihi."


"Ngomong-ngomong kamu pulang jam berapa biar aku jemput nanti?".


"Mmm.. Tidak usah ka, nanti merepotkan."


"Ya enggalah aku sekalian jenguk om nanti."


"Baiklah, nanti aku pulang jam 4 sore."


"Ok, aku akan jemput kamu nanti jam 4."


"Ngomong-ngomong kamu sudah punya pacar belum??" Tanya senior serius kepadaku.


"Mmmm..." Belum sempat aku menjawab senior pun langsung menjawab pertanyaanya sendiri.


"Pasti ga punya kan ??? Kamu kan sangat senang menjomblo, hahaha."


"Huhh!!! Dari dulu ga pernah berubah ya selalu saja senang meledekku." Pasang muka cemberut.


"Padahal dari dulu yang aku suka cuma senior, tapi senior engga pernah peka sama perasaanku." Berbicara dalam hati.


"Hahaha iya iya maaf ya."


Senior terkekeh melihat muka masamku dan tak lupa sambil mengacak acak rambutku.


"Sudah puas kakak menertawakanku?!. Ya aku sih bukannya ga mau pacaran tapi masih banyak yang harus aku kejar mungkin memang tidak punya waktu buat pacaran. Kalau kakak sudah punya kah ??."


"Belum."


"Sebenarnya dari waktu kuliah dulu aku sudah menyukai seseorang sampai sekarang pun masih menyukainya tapi aku tidak berani mengungkapkannya."


Wahhh... Ternyata semasa kuliah dulu ada yang disukai kakak, apa jangan jangan dia juga suka sama aku ya??? Ahhh.. Jangan kege'eran dulu kamu wen!!!


"Wah, sudah lama sekali ya?? Kira kira siapa orangnya kak???"


"Kepo banget deh kamu wen, hihihi" jawab senior sambil terkekeh.


"Tau ahh!!! Terserah kakak aja deh."


"Hahaha, duh jangan ngambek dong jadi jelek tau!"


Dan lagi-lagi kakak kembali mengacak-acak rambutku.


"Ihh!! Kakak bisa ga sih ga ngacak-ngacak rambutku."


"Abis aku jadi gemes liat muka cemberut kamu."


Ga terasa waktu istirahatku hampir habis padahal masih kepengen ngobrol panjang lebar sama senior, sudah lama sekali ga kaya gini. Rasanya aku ingin waktu berhenti sebentar saja, aku masih ingin terus memandanginya, bercanda tawa dengannya.


"Heiii, ko kamu malah bengong sih??"


"Ahh, waktu jam istirahatku hampir habis aku harus segera kembali ke toko."


"Baiklah, sampai jumpa nanti jam 4 ya."


"Ahh ya baiklah."


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"Arwen....." Terdengar suara Zivana memanggilku.


"Hahh, lo na, kok lo ada disini?? loh, ini bukannya mobil senior??"


"Iya, gue sama kak logan kesini buat jemput lo, katanya lo udah janjian tadi?"


"Ahh, iya dia mau jenguk ayah sekalian katanya, terus dimana senior??"


"Tuh disana, dia lagi terima telfon penting sepertinya."


"Haii.. sorry ya kalian jadi nungguin aku, yuk kita langsung jalan saja ya."


To Be Continued....