When I'M With You

When I'M With You
Chapter 18


"Ta..pi ta..pi yang di jodohkan dengan anda bukan saya melainkan Zivana kenapa harus saya yang menemani anda makan malam". Tanyaku kepadanya.


"Anda tanya kenapa?? Karna saya maunya anda yang menemani saya!!"


Lagi lagi aku mendapatkan tatapan mata seperti itu, seperti aku ingin disantap hidup-hidup.


"Aihhh!! Yasudahlah hanya makan malam saja kan? Saya akan menemani anda makan malam untuk menebus dosa saya karna telah membohongi anda."


***There's a moment of silence***


"Kenapa anda diam saja nona Arwen?? Sepertinya permintaan maaf anda tidak tulus?? Ucap Ethan sembari mengelap mulutnya yang telah selasai makan"


"Aahh.. Tidak, saya tulus ko meminta maaf kepada anda. Saya hanya... Mmm, sedang menikmati makanan ini dan sepertinya makan malam ini sudah selesai, saya akan langsung segera pulang, tuan Ethan".


"Biar saya antar anda pulang".


"Tidak tidak perlu saya akan pulang..."


"Apa anda lupa supir anda sudah pulang tadi??". Belum selesai aku berbicara dia langsung memotong pembicaraanku.


"Apa maksudnya supirku?? Ahh..maksud anda Zivana??"


"Ya, dia kan yang menjadi supir anda di pertemuan kita sebelumnya??"


"Apa anda benar benar sudah tau segalanya??" Tanyaku.


"Ya, saya sudah tau segalanya, semua tentang anda".


"Hahhh!! Anda benar benar mencari tau informasi tentang saya??"


"Ya, tentu saja. Saya harus mengetahui jelas yang akan menjadi calon istri saya nanti".


"Apa maksud anda?? Calon istri?? siapa yang akan mau menjadi istri anda?? "


"Ya, anda nona Arwen!!"


"Sudah ayoo kita pulang biar saya antar anda sekalian". Ucapnya sambil memegang tanganku yang sedang mengelap mukanya yang tersembur air olehku.


"ahhh..Tidak perlu tuan saya akan naik taxi, tidak perlu merepotkan anda." Ucapku sambil menarik tanganku.


"Mm.. Apa anda lupa perkataan anda di pertemuan kita sebelumnya?? Anda bilang apabila kita bertemu lagi, anda akan membiarkan saya mengantar anda pulang".


"Aissh!! Anda itu sangat susah di kalahkan ya tuan. Hahh..Baiklah saya akan ikut dengan anda."


Dan akhirnya akupun ikut naik mobilnya. Di sepanjang perjalanan pulang kami pun tidak ada obrolan sama sekali, dan rasa kantuk pun datang, hoaammmm.. Aku ngantuk sekali, sepertinya aku terlalu lelah karna beberapa hari ini aku kurang istirahat.


sejam kemudian...


"Tidur anda nyenyak sekali nona." Ucap Ethan


"Ahhh...maafkan saya, saya ketiduran". Aku terkejut pada saat membuka mata wajahnya dekat sekali dengan wajahku.


"Kenapa anda bengong?? Anda sudah sampai nona Arwen, apa anda mau ikut saya pulang??" Ucapnya yang sedang menggodaku.


"Ahhhh.. Tidak, tidak saya akan segera turun. Terima kasih tuan"


"Baiklah, sampai jumpa besok."


"Ya, sampai jumpa besok, tuan"


Seketika aku sadar dengan apa yang aku ucapkan barusan. Apa maksudnya sampai jumpa besok?? Kamu sudah gila Arwen, kamu sudah gila!!! Jangan terlalu di fikirkan itu cuma sekedar kata kata saja. Ah ya, tapi bagaimana dia tau aku tinggal disini?? Haihhh.. Pasti ulah Zivana... Liat saja besok akan aku jadikan res-resan rempeyek dia!! Hiihhh 😤😤


🌵🌵🌵🌵🌵


Ga terasa, sudah seminggu aku cuti bekerja, besok sudah mulai masuk bekerja lagi, ayah pun sudah lebih baik sekarang aku sedikit tenang untuk meninggalkannya. Dan menurut rumor yang beredar, senior akan kembali besok ke negara ini. Seperti apa ya rupanya dia sekarang?? Sudah lama sekali tidak bertemu dengannya. Pasti dia semakin tampan. Sayang sekali besok aku sudah mulai bekerja lagi jadi tidak bisa ikut kumpul-kumpul.


To be continued...