When I'M With You

When I'M With You
Chapter 17


"Sebenarnya sebelum Ethan datang ke kantor gue, gue udah ketemu dia."


"Maksudnya??"


Aku masih tidak mengerti dengan semua ini. Akupun langsung menarik tangan Zivana untuk sedikit menjauh dari Ethan.


"Sekarang lo jelasin lebih detail apa maksudnya ini ???" Ujarku dengan nada sedikit penekanan dan bicara pelan.


"Jadi gini, waktu gue lagi jalan mau jenguk ayah tiba tiba gue di bawa sama dua orang laki laki ke sesuatu tempat dan ternyata tempat itu adalah J.P. Morgan Bank, gataunya itu adalah pesuruh Ethan, dan ternyata gue di bawa buat ketemu sama dia itu. Gue di introgasi terus terusan akhirnya gue nyerah gue, huhuhu. Dan emmm... Gue ngaku kalau bukan gue yang dateng ke acara blind date itu, melainkan lo. Dan kenapa gue langsung buru buru pergi setelah nganter ayah pulang sebenernya gue ketemu sama Ethan buat rencanain semua ini, karna kalau gue ga ikutin rencana ini gue bakal di paksa nikah sama DIA!!"


Blablablabla........


Zivana terus berusaha menjelaskan kepadaku. Aku hanya terdiam mendengar semua penjelasan darinya, rasanya aku ingin marah, aku kesal sekali tega banget dia ngelakuin kaya gini sama aku. Haihhhsss, anak ini benar benar menjebak ku, benar benar membuat kepalaku pening!!. Lantas bagaimana nasibku sekarang?? Bisa mati aku, aku bisa mati!! Aaaaaaaaa....(teriak dalam hati sembari memukul-mukul jidat)


"Ya intinya sorry gue engga ada niat buat ngejebak lo begini. Gue terpaksa kaya gini, maafin gue wen... wen lo bicara dong jangan diem aja".


"Lo udah gila ya na??? Kaya gini lo sama aja ngejebak gue masuk ke kandang macan tau ga??"


"Sorry wen"


"Haisss!!! Sepertinya gue harus meminta maaf sama dia, kalau tidak bisa gawat kalau harus berurusan sama dia!!"


Aku langsung menarik kembali tangan Zivana menuju tempat Ethan duduk.


"Tuan Morgan, maafin saya karna saya sudah berbohong sama anda!!" Ucapku sambil membungkuki badan.


"Hahaha, anda itu memang lucu nona Arwen itulah kenapa saya menyukai anda, karna anda itu sangat menarik." Jawabnya sembari mengangkat satu alisnya.


"Apa-apaan laki laki ini!! Apa dia sudah gila!! Sepertinya otaknya sedikit koslet karna kebanyakan bekerja." Gumamku.


"Dan buat anda nona Zivana, saya akan melepaskan anda, saya akan bilang ke om Jordan kalau tidak akan ada pernikahan di antara kita!!" Ucap Ethan kepada Zivana.


"Aisss!! Anda itu sangat menyeramkan benar-benar seperti macan" Ucap Zivana sembari jalan mengumpat di belakangku.


"Apa katamu?? saya seperti macan?? Secretary Sharon tolong kamu antar nona Zivana pulang!" Ucap Ethan kepada secretary sharon.


"Baik, pak. Ayo nona Zivana saya akan mengantarkan anda pulang" Ucap sharon.


"Wen, gue balik ya. Lo... hati hati ya".


"Gue ikut lo balik na, tunggu!!"


sebelum aku melangkahkan kaki mengejar Zivana tiba-tiba saja...


" Tidak, anda tidak boleh kemana-mana nona Arwen. Anda harus tetap disini menemani saya makan malam!!" Ucapnya dengan mata tajam ke arahku.


Andai saja aku seperti kura kura punya tempurung aku akan langsung bisa bersembunyi di dalam tempurung itu, dia terlihat.... Galak sekali tetapi sangat sexyyyy...(KYAAAAAAA). Dan mau tidak mau aku harus menebus dosaku karna sudah membohonginya. Semua ini gara gara Zivana aku terjebak seperti ini dengan macan ini.


To be continued..