Chasing Love That Is Certain

Chasing Love That Is Certain
eps 34


Saat sampai dirumah, Bunga langsung memarkir mobilnya dan masuk ke dalam rumah


"Bi, tolong bibi simpan ya kuenya soalnya mau kasih kejutan nanti malam untuk mama" pinta Bunga


"Iya mba" bibi mengambil kuenya dan pergi ke dapur untuk menyimpannya


Bunga langsung menaiki tangga menuju kamarnya


"kak, lo udah beli kue? tanya Cindy yang sedang berbaring di atas tempat tidurnya Bunga


"Udah, lo jangan sampai ketiduran nanti ya" ucap Bunga kepada Cindy,


"Kalau gue ketiduran, lo bangunin gue dong"


"Kalau lo tidur, gue sama mama aja yang ngerayainnya"


Cindy kesal mendengar jawaban dari Bunga


"Oh ya kak, lo nanti mau tinggal dimana setelah nikah sama kak Ade?"


"Gue terserah Adenya aja" jawab Bunga


"Bilangin sama kak Ade kalau lo maunya tinggal disini" Cindy tidak mau berpisah dengan kakaknya


"Iya, nanti gue coba" Bunga langsung menuju kamar mandinya untuk bersih- bersih


Setelah selesai bersih- bersih, Bunga juga ikut berbaring di sebelah Cindy. Bunga mengambil ponselnya dan ingin menghubungi Ade


Tuuut tuut


Ade tidak menjawab panggilan dari Bunga.


"Ngapain dia nelpon" gumam Ade


Bunga merasa kesal karena Ade tidak mengangkat telpon darinya


"Kok gue tiba- tiba kangen ya sama Ade" gumam Bunga sambil tersenyum


"Lo kenapa kak?" tanya Cindy yang melihat kakaknya senyam- senyum sendiri


"Mau tau aja" jawab Bunga sambil menepuk pantat Cindy, dan ia langsung berlari keluar kamar


"Yaaa!!!" Cindy berteriak karena kesakitan


Bu Yana telah pulang, dan saat ini mereka sedang makan malam bersama. Setelah makan malam, mereka semua tidur. Karena perayaan ulang tahun bu Yana nanti pada saat jam 12:00 Wib


"Bi bi" panggil Bunga


"Bi, kita mau rayain ulang tahunnya mama" Cindy juga ikut membangunkan bibi


"Mmmmm, iya mba" jawab bibi dengan mata yang sedikit terbuka


Bibi sudah bangun dan sekarang ikut Bunga dan juga Cindy untuk merayakan ulang tahun bu Yana


Mereka sekarang sudah berada di depan pintu kamar bu Yana


"Ssttt" bibi menyuruh Bunga dan Cindy untuk tidak bersuara


"Sekarang masuk ya" ucap Bunga karena sudah pukul 23:58 Wib


Bu Yana biasanya tidak pernah mengunci pintu kamarnya kalau tidur


"Happy birthday to you, happy birthday to you" Bunga, Cindy dan bibi menyanyikan lagu selamat ulang tahun ke pada bu Yana. Sontak bu Yana langsung terbangun sambil mengucek matanya dan tersenyum


"Maa ayo tiup lilin" ucap Cindy yang mendekat le arah mamanya, sementara Bunga sedang memegang kuenya


Bu Yana meniup lilinnya dan memeluk mereka satu persatu termasuk bibi


"Makasih ya, makasih bi" ucap bu Yana


"Sama- sama buk" ucap bibi


"Makasih ya sayang" bu Yana memeluk Bunga dan Cindy, lalu mencium kedua putrinya tersebut


"Semoga kita selamanya bersama, dan semoga mama bahagia selalu" ucap Bunga mencium pipi bu Yana


"Semoga bentar lagi mama jadi nenek" goda Cindy, dan langsur di lempar bantal oleh Bunga


Bu Yana dan bibi hanya tertawa mendengar perkataan Cindy


"Aminnnn, yokk potong kue" ajak bu Yana yang mengambil pisau dan memotong kuenya


Suapan pertama diberikan bu Yana kepada Bunga, lalu Cindy. Bibi juga di berikan kue oleh bu Yana


"Makasih ya bi, udah selalu nemenin anak- anak dan saya" bu Yana langsung memeluk bibi


Bibi Yati sudah lama ikut keluarga bu Yana, semenjak Bunga berusia 7 tahun. Bibi juga sudah sangat menyayangi keluarga bu Yana seperti keluarganya sendiri


Setelah selesai acara potong kue, mereka mengobrol sebentar, lalu kembali tidur