
* Dari tadi Bunga dan teman-temannya sibuk dengan kegiatan mereka sendiri tanpa Bunga sadari ada sosok pria yang selama ini dia idamkan didekatnya
" Kelompok 8 mari kita berkumpul " ujar Sinta, Bunga kaget melihat sosok pria yang satu kelompok dengannya
" Ade,kamu sekolah disini juga?"
tanya Bunga yang melihat Ade sekelompok dengannya, betapa senangnya Bunga sekarang karena Ade ada di sana
"iya" hanya itu yang keluar dari mulut Ade
"Aku senang banget kita bisa satu sekolah lagi, aku pikir kamu sekolah ditempat lain" ujar Bunga sambil tersenyum, karena setelah kelulusan dari SMP, Bunga tidak ada bertemu dengan Ade karena Ade dan keluarganya pergi liburan ke London
Eca dan Dea yang melihat sahabat mereka yang menghampiri pujan hatinya itu hanya bisa diam saja, padahal mereka tau cinta yang diberikan bunga tidak pernah dibalas oleh Ade
"Ohh " lalu Ade pergi meninggalkan Bunga
Dea dan Eca menghampiri Bunga yang tertegun
"Loe masih Cinta sama dia? gak bosan ya ngejar- ngejar dia terus" tanya Dea yang penasaran terbuat dari apa hati sahabatnya itu, setelah 5 tahun mengejar Ade tanpa balasan sedikit pun
"mmm" dibalas anggukan oleh Bunga,dia merasa malu kalau sampai ada orang yang tau kalau selama ini dia telah mengejar dan berusaha mendapatkan hati Ade selama 5 tahun
" Gue cariin loe yang baru disini, dan yang lebih baik dari Ade " ucap Eca
" Gue masih nunggu dia, kalian harus doakan gue supaya jadian dong sama dia " pinta Bunga pada sahabatnya dengan muka berharap
flash back
Sosok Ade adalah penyemangat bagi Bunga untuk menjalani hari-harinya, karena ia dari kecil sudah kenal dan dekat dengan Ade,walaupun Ade selalu bersikap dingin kepadanya.
Ade bersikap dingin kepadanya karena Ade tidak mencintainya, dan Ade sudah memiliki pujaan hatinya, ia tidak mau memberi Bunga sekedar harapan.
sebelum mereka lahir ( Ade dan Bunga) orang tua mereka sudah bersahabat dari lama oleh sebab itu mereka dekat dan yang lebih sering mengunjungi tentunya Bunga,
Bunga hampir tiap minggu main kerumah Ade, walaupun Ade tidak ada dirumah, ia akan tetap kesana karena Bunga juga sangat dekat dengan mamanya Ade yaitu mama Hani
*******
Sebelum papa Bunga meninggal,papa Ade pernah berjanji kepada papa Bunga
" Masuk Jar," pak Handoyo menyuruh sahabatnya masuk kedalam ruang kerjanya yang ada di kantor
Pak Handoyo adalah papanya bunga yang sudah bersahabat dengan pak fajar papanya ade
"Gimana kabarmu yo? apa sudah membaik" tanya pak Fajar kepada sahabatnya. pak Fajar tau kalau pak handoyo mempunyai penyakit jantung
"Makanya aku memanggilmu kesini Jar, aku mau menitipkan salah satu anakku kepadamu" tutur pak Handoyo
"Maksudmu gimana Yo?" pak Fajar yang tidak tau apa maksud dari sahabatnya itu
"Aku mau menjodohkan anakku dengan putramu, jika mereka sudah SMA nanti kita bisa menikahkan mereka, kamu tau kondisiku kan Jar?
"Aku tau, kamu juga harus semangat untuk hidup, apa kamu tidak mau melihat anakmu menikah Yo...!"
"Tentu aku mau, seandainya aku tidak bisa,tolong kamu yang mengurusi pernikahan anak kita nanti" ucap pak Handoyo lirih
"Baiklah aku setuju, dan aku berjanji akan menikahkan anak kita nanti jika sudah tiba waktunya" sambil menatap sahabatnya
Setelah berbincang sekian lama, Pak Fajar pun pamit untuk pulang dan diantar pak Handoyo sampai ke parkiran kantornya
"Jaga kesehatan mu " ucap pak Fajar dan langsung pergi kembali kerumahnya
Pak Handoyo yang mendengar jawaban sahabatnya tadi merasa lega dan tersenyum, dan dia pun langsung pulang.