
********
Bukan hanya Rafi yang terkejut, Dea dan Eca juga tidak percaya dengan apa yang mereka dengar
" Gue gak percaya " ucap Eca kepada Dea
Dea dan Eca selama ini tau kalau Ade selalu mengacuhkan Bunga, bagaimana bisa Ade mau menikah dengan Bunga.
Masih banyak tanda tanya yang ada dipikiran mereka
" Ada hubungan apa sebenarnya antara Bunga dan Ade? " tanya Rafi
" Aku juga ragu mau cerita kak, nanti kakak tanya Bunga aja," jawab Dea
Dokter prov
" Apa Bunga baik- baik aja dok?" tanya Rafi
" sekarang udah lebih baik, apa belakangan ini dia ada masalah?" tanya dokter
" Iya dok "
" Jangan membuat dia sampai stress, kayaknya dia habis nangis seharian, makanya mata dia bengkak dan sedikit iritasi
" Makasih ya dok, apa boleh saya jenguk dia?"
" silahkan, nanti setelah minum obat, dia sudah boleh pulang"
" Makasih dok, saya permisi dulu"
Lalu Ade keluar dari ruangan dokter dan menceritakan keadaan Bunga kepada teman- temannya termasuk Rafi
" Sekarang Bunga udah boleh dijenguk" tutur Ade
" yok " ajak Eca sambil masuk ke dalam kamar dimana Bunga dirawat
Bunga melihat sahabatnya masuk dan dibelakangnya ada Rafi dan juga Ade
" Makasih ya" ucap Bunga sambil tersenyum
" Lo bikin kita Khawatir aja" ucap Dea yang memegang tangan Bunga
" Gue gak papa, cuma capek aja" ucap Bunga yang melihat Rafi dan Ade yang dari tadi terus menatapnya
" Kamu mau makan gak ?" tanya Rafi dan duduk disamping ranjang Bunga
" Nanti aja kak, makasih ya udah bawa aku kesini" ucap Bunga sambik tersenyum
Ade dari tadi hanya diam dan memperhatikan Bunga. Hatinya sakit kalau melihat Bunga tersenyum kepada lelaki lain
" Ca, anterin gue kekamar mandi " ucap Bunga sambil duduk
Tiba- tiba Ade mendekat dan langsung menggendong Bunga ala bridal style, Rafi yang melihatnya merasa kesal dengan perbuatan Ade
" Udah lo diam aja " ucap Ade
Setelah sampai di kamar mandi, Ade menurunkan Bunga dan keluar
" Barusan Ade gendong gue?" ucap Bunga yang senang karena di gendong Ade dan seketika rasa sakit hatinya kepada Ade sudah hilang karena perlakuannya terhadap Bunga
Ketika Ade ingin menggendongnya lagi untuk kembali ketempat tidur,
" Aku gak papa kok " ucap Bunga
" Kalian pulang aja, biar Bunga gue yang antar" ucap Ade kepada Rafi dan sahabatnya Bunga
" Lo gak papa kami tinggal kan?" ucap Dea
" Iyaa, makasih ya "
" Aku juga balik ya, kalau ada apa2 kamu kabari aku langsung " ucap Rafi
" Makasih kak, aku udah baikan kok " jawab Bunga
Setelah mereka pamit, kini hanya tinggal Ade yang menjaga Bunga
" Lo gak boleh banyak pikiran kata dokter " ucap Ade sambil memainkan ponselnya
" Iyaa, " ucap Bunga
" Lo mau apa? biar gue beliin " tanya Ade
" Mau makan nasi goreng sama beliin aku roti ya " ucap Bunga, dan sedikit menjaili Ade
" Tunggu disini "
" Kok dia baik banget sekarang " gumam Bunga
Setelah mendengar permintaan Bunga, Ade langsung membelinya di kantin Rumah Sakit
Ade melihat seseorang yang dia kenal
" Lo ngapain disini ?" tanya Ade
" Gak ada urusannya sama lo " jawab Jasmine
Ade sangat benci kepada Jasmine, karena Jasmine sangat keterlaluan terhadap Bunga semasa mereka SMP.
Lalu Jasmine pergi dan Ade terus melihatnya dengan perasaan kesal karena dia melihat Jasmine lagi dan takut kalau Jasmine membuat masalah lagi dengan Bunga
Setelah selesai membeli makanannya, Ade langsung menuju kamar Bunga
" Tadi ada orang kesini ?" tanya Ade yang takut Bunga kenapa2 setelah melihat Jasmine diluar tadi
Bunga menggelengkan kepalanya dan melihat Ade yang membawa bungkusan makanan.