
Kau datang membawa warna dalam hidupku
Mengubah sendu menjadi rindu
Hingga sedih tak ku rasakan lagi
Kau sanggup obati luka ku di masa lalu
Kau ubah segalanya menjadi indah
Membuatku kembali merasakan gairah
Rasa rindu padamu semakin melemahkanku
Kau ibarat candu dalam hidup ku
Hingga aku tak bisa hidup tanpamu
Namun, saat jarak kau bentangkan
Kala gundah kau ciptakan
Tak ada lagi kata dan sapa yang biasa kau ucapkan
Kau menjauh tanpa alasan
Ingin ku bertanya padamu
Sengajakah kau melakukan ini padaku?
Apa salahku?
Tak ingatkah dulu ada janji yang pernah kau ucapkan padaku
Sampai detik ini aku masih memegang kata-katamu itu
Ingin aku membencimu
Namun rindu selalu mengalahkan ku
Sekuat tenaga ku coba melupakan semua
Tapi sialnya rindu itu tetap ada
Hingga kini aku masih disini
Sendiri di tempat yang pernah kau singgahi
Berjuang menyembuhkan hati
Yang entah sengaja atau tidak kau lukai lagi
*****
Gawaimu takan pernah berbunyi lagi
Tenangmu takan pernah ku ganggu lagi
Aku putuskan untuk tak lagi menghubungimu
Sampai nanti saat dimana aku tau, kau masih mengingatku atau tidak
Untaian kata yang sering ku kirimkan dulu takan pernah lagi kau dapatkan
Biar rindu ini aku rasakan sendiri
Aku masih tetap disini ditempat yang tak pernah disinggahi orang lain, selain dirimu, itupun dulu, karena kini kau tak pernah datang kembali
Tenangmu bersamanya takan pernah lagi ku usik
karena diam dan abaimu cukup untuk menjawab semua pertanyaan yang aku ajukan pada semesta
Mungkin ini sebuah keputusan namun bukan untuk mengakhiri hubungan
Rasa ku tetap seperti yang dulu, tapi kini semua aku simpan dihati, sebab kau tak lagi perduli
Ceriamu bersamanya
Bahagiamu bersamanya
Bukan lagi denganku
*****
Bukankah ini yang kau mau
Kau inginkan kita berpisah tapi kau enggan melepaskan aku lebih dulu
Kau buat aku lelah bertahan dengan segala kerinduan
Kau buat aku sakit menahan rasa cinta yang terpendam
Kamu cerdik
Kamu pintar
Memanfaatkan kelemahanku untuk menggapai bahagiamu sendiri
*****
Rindu yang telah lama di bungkus kenangan
Menjadi angan angan saban malam
Menangis tersenyum seolah menjadi senandung yang mengiringi kidung kidung ku
Sedang apa kau disana?...
Pernah kah terlintas di fikiranmu aku walau hanya sekejap saja...
Bagaimana alur cerita ini?
aku yang jadi korban namun aku yang menerima hukuman
Rindu seolah menjadi cambuk cinta suci seolah olah menjadi jeratan.. "sakit"
*****
Aku merindukan mu yang dulu
Yang pernah membuat ku tersenyum sebelum tidur ku
Aku merindukan mu yang dahulu yang tatapannya membuat ku tersipu-sipu malu
Aku merindukan dirimu yang dahulu
Kini hanya tersisa bekas-bekas rindu
Tiada lagi garis senyumanmu dan tak ada lagi sayup indah matamu
Kini hanya bekas-bekas cerita tentang dirimu
Sudah terlalu lama waktu menyapu semuanya
Kisah diantara kita mungkin sudah kau lupa
Namun aku tetap memeluknya
Dalam hati maupun rasa
Hanya ada kenangan disini dari puing-puing kenangan yang kau tinggalkan
Kucoba kumpulkan kembali untuk sekedar kusimpan dan kuputar ulang semuai ini
Disaat hati tengah merindukan
Meskipun tersa indah dan teramat menyesakkan dada
Dulu begitu indah mendengar suaramu sudah menenangkan dada
Memandang wajah mu adalah kepuasan rasa
Namun takdir begitu singkat bercerita
Hinga akhirnya kau beranjak pergi tinggalkan luka
Betapa bodohnya aku masih menjaga kenangan masa lalu padahal ini semua seakan membunuh ku
Padahal kau pun telah bahagia dengan langkah mu
Mampu apa diriku sayang ..?
Melupakan dirmu saja aku sudah tak karuan
Mungkin hanya dapat kusimpan kenangan
Sehingga aku bisa tenang
Seraya mencintaimu dan memiliki dirmu dalam nagan dan bayangan.