
"Kenapa aku harus ngambek sama suamiku ya?,Toh emang kita kenyataannya belum saling mencintai,meskipun ya sudah melakukan hal itu,tapi..ahh...tak seharusnya aku marah dengan suamiku seperti itu",Hanida melamun di depan meja riasnya.
"Selamat Pagi Hanida,"Satrio muncul dari luar,entah darimana sejak Hanida bangun tadi pagi Satrio sudah tidak ada di kamar.
"Pagi Mas, Mas darimana?"
"Oh,Mas tadi ketemuan sama Pak Hilman,ada sesuatu yang harus Mas Urus sepertinya,"
"Maksudnya?"
"Besok harus ke Bandung, ada urusan sedikit di perusahaan. kamu ga apa apa sendirian disini?"
"Iya Mas,lagian aku juga masih harus belajar banyak disini. ada Bu Lina yang nanti ngajar aku kesini,pasti nanti aku ga kesepian."
"Baiklah,kita akan pindah ke Bandung 1 bulan lagi,jadi tuntaskan belajarmu dalam satu bulan ini"
"Siap Mas"
"Oh iya 2 hari lagi ada makan malam bersama keluarga, kita akan kumpul bersama keluarga kesulthanan. Kamu minta ajarin Bu Lina ya,apa saja yang perlu kamu persiapkan. Karena ini acara rutin 6 bulan sekali, yah seperti reuni keluarga,"
"Oke,mas hati hati ya ke bandungnya? diantar sopir kan?"
"Iya,aku nanti naik pesawat aja kok. Kalau urusan bisnis harus serba cepat"
"Iya,semoga sukses bisnis mas.Aamiin"
Keduanya tersenyum
"Ayo,sarapan dulu"
Keduanya bergegas keluar untuk sarapan.
Hari ini Hanida ditinggal Satrio, suasana rumah sangat sepi,ingin dia bisa mengobrol bersama Ibunda mertuanya,tp tempat mereka terpisah, hanya sesekali dalam seminggu Ibunda Suri berkunjung ke kediaman Pangeran.
Alhamdulillah hari ini jadwal pertama Hanida harus belajar tentang Kesulthanan bersama Bu Lina, jadi Hanida tidak terlalu kesepian. Hanida harus bersiap, mulai dari belajar tentang sejarah, budi pekerti,sopan santun,adat istiadat, bahasa,keputrian,dlsb. Semua itu harus Hanida selesaikan sebelum mereka pindah ke apartemen Pangeran, karena pangeran harus mengurus perusahaan di bandung selama beberapa waktu 1 sampai 2 tahun sebelum dikukuhkan menjadi penerus Raja/Sulthan.
Hari ini jadwal pelajaran Sejarah Kesulthanan, "Masya Allah,sebegini tebalnya?" Hanida terheran heran dengan buku yang diberikan Bu Lina.
"Iya Nyonya,Jenengan harus menghabiskan dan menghafalnya, nanti di akhir pembelajaran ada evaluasi akhir,jika Salah satu saja tidak lulus,maka Jenengan harus belajar lagi mulai dari awal," Hanida hanya bisa melotot kaget,
"kayak di sekolah aja?hufff...", Hanida hanya bisa menunduk pasrah, dia harus mulai membaca buku itu dan menghafalnya. Padahal bagi Hanida pelajaran sejarah adalah pelajaran yang paling tidak disukainya ketika sekolah,terlalu membosankan kalau harus membahas masa lalu.
"apa ga ada remidi gitu Bu, kan kalau di sekolah ada remidi,",Hanida mengiba ke Bu Lina
"Maaf Nyonya,tidak ada,makanya jenengan harus serius belajar"
"Baiklah,"
Tak terasa, Hanida sudah membaca beberapa halaman dan sesekali Bu Lina memberikan pertanyaan kepada Hanida agar dia semakin paham.
Dan Hanida mulai boring
"Bu Lina, aku mau tanya sesuatu?",Hanida berbisik ke Bu lina
"Ada apa nggih?"
"Boleh ga aku kirim pesan sebentar, ada sesuatu yang mau aku kirim ke pangeran",
"Maaf, peraturannya selama belajar tidak boleh bawa hp",
"sebentar aja Bu,5 minit", Hanida mengacungkan 2 jarinya ke Bu Lina
"Maaf Nona"
Hanida tertunduk dan merebahkan kepalanya di meja belajar.Tiba-tiba Hanida ada Ide
"Hiks...Hiks....hiks", Hanida berakting menangis di depan Bi Lina.
"Nyonya kenapa menangis?"
"Aku sangat tidak berguna Bu, aku membuat kesalahan dengan Pangeran,tapi aku belum minta maaf padanya,pasti pengeran sangat sedih dan sedang kecewa padaku,hiks..."
"Hiks,izinkan aku menghubungi pangeran sekali aja Bu", Hanida memohon dan menelungkupkan kedua tangannya di depan dada sambil memasang tampang menyedihkan.
"Baiklah,Bu Lina ambilkan hp Nyonya"
"Terimakasih Bu,"Hanida cengar cengir kegirangan.
Hanida langsung mengirim pesan kepada Pangeran
Hanida:
Aku Minta Maaf,aku ga akan ngulangi ngambek lagi. maaf,aku lupa kalau belum ada cinta di antara kita. maafin aku Pangeran๐๐๐
*Hanida menunggu balasan dari pangeran,
Hening
Pesanpun belum dibaca*
Hanida akhirnya mengirim lagi, foto selfi dirinya
cekrik,,,,dikirim ke Satrio
(Kurang lebih begitulah gambarnya)
Hanida:
Aku sedang belajar bersama Bu Lina.
Tak ada balasan dan pesan belum dibaca
Hanida semakin uring-uringan
"Ada apa lagi Nyonya? sebaiknya kita lanjutkan belajar hari ini."
"sebel Bu, ga ada balasan sama sekali"
"Sebaiknya Nyonya bersabar,mungkin pangeran lagi sibuk"
"Ya udahlah Bu, tapi perut saya lapar bagaimana bisa konsentrasi"
Bu Lina hanya bisa geleng-geleng kepala,sambil memegang kepalanya yang tidak pusing.
"Baiklah kita istirahat 30 menit,setelah itu kita lanjut belajar untuk hari ini"
"Yeee,,,,Hanida bersorak seperti saat ada jam kosong waktu sekolah dulu"
susahnya jadi istri pangeran,
andai ku jadi menikah denganmu Vin,aku pasti ga akan mengalami hal sulit kayak gini.
Hanida berlalu dari ruang belajar,dia lihat hpnya lagi...tetap belum ada pesan masuk.
Hanida :
**Baca Donk,balas donk,aku boring nich๐๐๐
Ah kamu sibuk ya,maaf๐๐
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ**
maaf baru up lagi ya gaess
maaf kalau banyak typo
kasihan yaa Hanida kesepian,wkwkwk